Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Rencana Rumah Penerima Bansos di Magetan Dipasangi Stiker 

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 13
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Sosial (Kadinsos) Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan — Rencana pemasangan stiker pada rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penyaluran bantuan sosial (bansos) mulai dibahas serius oleh Pemerintah Kabupaten Magetan. Namun, kebijakan tersebut masih melalui pertimbangan matang, terutama terkait dampak psikologis bagi warga penerima.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Magetan, Parminto Budi Utomo, mengatakan bahwa proses koordinasi tengah berjalan, baik dengan pemerintah provinsi maupun pusat. Menurutnya, sejumlah daerah telah menerapkan kebijakan serupa, namun hasil dan respons masyarakat berbeda-beda.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bojonegoro, Pacitan, dan Madiun. Polanya tidak sama. Menteri juga sudah menyatakan bahwa proses stikerisasi diserahkan ke daerah. Kami masih perlu koordinasi yang lebih intens,” ujarnya.

Parminto menilai bahwa secara prinsip, stikerisasi berpotensi menjadi alat kontrol efektif agar bansos tepat sasaran. Namun ia menegaskan bahwa pemerintah harus cermat membaca kondisi psikologis masyarakat.

“Ada nilai positif sebagai kontrol sosial. Tapi kami juga mempertimbangkan apakah mudaratnya lebih besar atau tidak. Beberapa laporan menunjukkan dampak psikis, terutama pada anak-anak, ketika rumah mereka ditempeli label keluarga miskin. Ada kasus indikasi bullying di sekolah,” tambahnya.

Dinsos Magetan memastikan belum melakukan sosialisasi karena kebijakan belum difinalkan. Pihaknya menunggu hasil rapat internal bersama pimpinan, termasuk Bupati dan OPD terkait, sebelum mengambil langkah lebih jauh.

“Belum berani sosialisasi sebelum merapatkan barisan. Kami terus mencari masukan, termasuk dari desa, lurah, dan pihak eksternal. Jangan sampai kami gegabah,” tegas Parminto.

Meski demikian, ia mengungkapkan adanya informasi bahwa beberapa desa telah mulai menerapkan stikerisasi atas kebijakan internal masing-masing. Namun Dinsos belum menerima laporan resmi mengenai desa mana saja yang sudah berjalan.

Dari data yang disampaikan Kadinsos, jumlah penerima bansos di Magetan mencapai 341 ribu jiwa, dengan sekitar 289 ribu Kepala Keluarga (KK) masuk kategori KPM. Jika kebijakan stikerisasi disetujui, maka jumlah rumah yang harus diberi tanda diperkirakan berada pada kisaran yang sama.

Pemkab Magetan menargetkan keputusan final dapat dibahas pada Perubahan Anggaran 2026. Kadinsos menegaskan bahwa stikerisasi membutuhkan anggaran khusus, sehingga mekanisme penganggarannya harus jelas.

“Kalau nanti dalam rapat disepakati dan tidak banyak menimbulkan masalah, kami jalan. Tapi semua tetap harus terukur, termasuk tulisannya jangan terlalu menuduh atau memberikan stigma,” tutup Parminto.(Kus/Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terjadi Insiden Dekat Waduk Saradan, Polisi Amankan Situasi dan Giring Massa Keluar Madiun

    Terjadi Insiden Dekat Waduk Saradan, Polisi Amankan Situasi dan Giring Massa Keluar Madiun

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah video berdurasi 19 detik beredar di media sosial memperlihatkan rombongan konvoi sepeda motor mengejar seseorang di pinggir waduk. Insiden tersebut terjadi di kawasan wisata Waduk Saradan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, pada Minggu Siang (06/07/2025), bertepatan dengan kegiatan Suran Agung. Polisi yang berada di barisan belakang rombongan langsung mendatangi lokasi […]

    Bagikan
  • Silaturahmi Danrem 081/DSJ Bersama 2 Tokoh Agama di Madiun

    Silaturahmi Danrem 081/DSJ Bersama 2 Tokoh Agama di Madiun

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto berkunjung ke kediaman Gus Mamang dan Gus Mizan, 2 tokoh agama di Madiun. Ia menyebut, kunjungannya itu merupakan hal yang lazim dilakukan sebagai pejabat baru seperti dirinya. “Ini silaturahmi. Terlebih saya masih baru menjabat, tentunya perlu memperkenalkan diri dan berkomunikasi. Tidak hanya dengan tokoh […]

    Bagikan
  • Jasa Marga Imbau Pengendara Maksimal Kecepatan 70 Km/Jam di Tol Saat Hujan Deras

    Jasa Marga Imbau Pengendara Maksimal Kecepatan 70 Km/Jam di Tol Saat Hujan Deras

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mengimbau pengguna jalan tol agar berhati-hati dan menurunkan kecepatan kendaraan saat hujan deras untuk menghindari risiko kecelakaan akibat aquaplaning atau hilangnya traksi ban dengan permukaan jalan. Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk menghadapi potensi cuaca […]

    Bagikan
  • Bocah 4 Tahun Hilang Saat Istirahat Sekolah, Ditemukan Meninggal di Bengawan Madiun

    Bocah 4 Tahun Hilang Saat Istirahat Sekolah, Ditemukan Meninggal di Bengawan Madiun

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Peristiwa tragis menimpa seorang anak berusia empat tahun di Kabupaten Madiun. Bocah bernama Arya Najmut Sakieb Hamdiyya ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Bengawan Madiun, tepatnya di Desa Banget Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi pada Jumat (08/08/2025), setelah dilaporkan hilang sehari sebelumnya. Lokasi penemuan jasad korban berjarak sekitar lima kilometer dari […]

    Bagikan
  • Perbuatan Haram Paman “Kumbang” Dilakukan Dua Kali Pada Keponakan Umur 4 Tahun

    Perbuatan Haram Paman “Kumbang” Dilakukan Dua Kali Pada Keponakan Umur 4 Tahun

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Ngawi – Seorang paman nakal sebut saja Kumbang (62) tahun, warga Desa Pengkol, Kec Mantingan Ngawi harus mendekam di balik jeruji besi. Dengan bermodal permen ia tega berbuat tak senonoh pada keponakan sendiri yang masih berusia 4 tahun. Kelakuan paman Kumbang di ketahui saat orang tua korban mendapat keluhan dari korban yang […]

    Bagikan
  • Ini Identitas Perampok Minimarket di Maospati Magetan, Dua Pelaku Buron

    Ini Identitas Perampok Minimarket di Maospati Magetan, Dua Pelaku Buron

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Identitas para pelaku perampokan minimarket 24 jam di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap dua dari empat pelaku komplotan spesialis perampok minimarket lintas kota. Dua tersangka yang sudah diamankan adalah HK, warga Kabupaten Demak, dan SD, warga Kabupaten Cirebon. Keduanya ditangkap di wilayah Depok, Jawa Barat, setelah polisi […]

    Bagikan
expand_less