Berita Terkini
Trending Tags

Realokasi Pupuk Bersubsidi untuk Petani Kabupaten Madiun Bertambah dari Pengajuan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
  • visibility 233
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tambahan alokasi pupuk bersubsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Kabupaten Madiun memperoleh tambahan alokasi pupuk bersubsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan petani hingga akhir 2025. Jumlah yang diterima bahkan melebihi usulan awal pemerintah daerah.

Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, Parna, menjelaskan bahwa penambahan alokasi dan proses pengadaan sepenuhnya diatur Kementerian Pertanian dan realokasinya disalurkan melalui pemerintah provinsi.

“Hingga Juni, penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Madiun sudah lebih dari 70 persen. Berdasarkan perhitungan kami, stok masih kurang untuk kebutuhan hingga Desember. Karena itu, pada 10 Juli kami mengirim surat permohonan tambahan ke Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur,” kata Parna, Senin (18/08/2025).

Dalam pengajuan tersebut, Pemkab Madiun meminta tambahan pupuk urea 4.088 ton, pupuk NPK 6.239 ton, dan pupuk organik 2.088 ton. Namun, hasil keputusan provinsi menetapkan alokasi lebih besar yakni pupuk urea 4.438 ton, pupuk NPK 6.301 ton, dan pupuk organik 7.084 ton.

“Artinya, kami mendapat lebih dari yang diminta. Jumlah ini kami perkirakan cukup untuk kebutuhan petani sampai akhir Desember,” ujar Parna.

Ia menambahkan, setelah surat keputusan (SK) realokasi turun, koordinasi langsung dilakukan dengan petugas lapangan dan koordinator wilayah untuk mendistribusikan pupuk tambahan sesuai kebutuhan tiap daerah. Penyaluran melalui kios resmi saat ini disebut berjalan lancar, dengan stok yang memadai.

“Distribusi di titik serah tidak ada kendala. Stok di setiap kios juga aman untuk memenuhi kebutuhan petani,” tegasnya.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 45 Perkara Inkrah, Didominasi Perkara Narkotika

    Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 45 Perkara Inkrah, Didominasi Perkara Narkotika

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri Magetan melaksanakan pemusnahan barang bukti dari puluhan perkara yang telah berkekuatan hukum tetap. Kegiatan dihadiri Wakapolres Magetan serta sejumlah perwakilan instansi terkait. Dalam pemusnahan periode kedua tahun 2025 yang mencakup putusan sejak Mei hingga November, Kejari memusnahkan barang bukti dari 45 perkara. Perkara tersebut meliputi 7 kasus Kamnegtibum, 11 […]

    Bagikan
  • Jari Remuk Terjepit Mesin Molen, Pekerja Proyek KDMP Bingung Biaya Berobat

    Jari Remuk Terjepit Mesin Molen, Pekerja Proyek KDMP Bingung Biaya Berobat

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menambah penghasilan menjelang Lebaran berakhir tragis bagi seorang pekerja proyek di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan. Suratni (39) mengalami kecelakaan kerja setelah jarinya remuk terjepit mesin molen pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden terjadi ketika Suratni sedang mengoperasikan alat pengaduk semen dalam proyek pembangunan Koperasi Desa Merah […]

    Bagikan
  • Penunjukan Direktur Baru RSUD Caruban, DPRD Minta Bupati Pilih Sosok Visioner dan Kuat Manajerial

    Penunjukan Direktur Baru RSUD Caruban, DPRD Minta Bupati Pilih Sosok Visioner dan Kuat Manajerial

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kursi Direktur RSUD Caruban yang akan kosong dalam hitungan hari. Dengan berakhirnya masa jabatan drg. Farid Amirudin sebagai direktur Rumah Sakit plat merah tersebut, kekosongan jabatan tersebut akan segera diisi oleh pejabat baru yang ditunjuk oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto. DPRD Kabupaten Madiun mengingatkan agar pengganti direktur tidak sekadar memenuhi syarat […]

    Bagikan
  • Imigrasi Madiun Gencar Lakukan Pengawasan di Kawasan Industri 

    Imigrasi Madiun Gencar Lakukan Pengawasan di Kawasan Industri 

    • calendar_month 13 jam yang lalu
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun —  Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun gencar melakukan operasi pengawasan terhadap keberadaan Tenaga Kerja Asing di wilayah Kawasan Industri tepatnya di Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Tim gabungan turun langsung ke lokasi untuk memastikan legalitas dan keberadaan para pekerja asing tersebut. Operasi Gabungan Pengawasan Keimigrasian itu digelar melibatkan Imigrasi Madiun, Kepolisian, […]

    Bagikan
  • Pergeseran Pejabat, Bupati Madiun Tegaskan Merotasi ASN Bukan Karena Sesuatu

    Pergeseran Pejabat, Bupati Madiun Tegaskan Merotasi ASN Bukan Karena Sesuatu

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pergeseran sejumlah pejabat memang akan dilakukan. Hanya saja tetap melalui tahapan regulasi di Kemendagri. Terpenting rotasi memang dibutuhkan untuk kekompakan kabinet Harmonis Bersahaja. “Sudah kita perintahkan BKD untuk koordinasi dengan Kemendagri. Yang jelas merotasi ASN harus sesuai kebutuhan, kompetensi dan hal itu jangan sampai karena […]

    Bagikan
  • Dari Sawah ke Forum Global, Petani Milenial dan Era Baru Teknologi Pertanian Indonesia

    Dari Sawah ke Forum Global, Petani Milenial dan Era Baru Teknologi Pertanian Indonesia

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Perkembangan teknologi pertanian kini membuka babak baru bagi pelaku tani muda di berbagai daerah. Dengan mengadopsi metode budidaya berkelanjutan dan teknologi berbasis data, petani milenial Madiun berupaya membuktikan bahwa masa depan pertanian Indonesia ditentukan oleh kemampuan mereka merangkul inovasi. Husain Fata Mizani, perwakilan Petani Milenial Kabupaten Madiun, menjadi salah satu peserta […]

    Bagikan
expand_less