Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Rencana Rumah Penerima Bansos di Magetan Dipasangi Stiker 

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 20
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Sosial (Kadinsos) Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan — Rencana pemasangan stiker pada rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penyaluran bantuan sosial (bansos) mulai dibahas serius oleh Pemerintah Kabupaten Magetan. Namun, kebijakan tersebut masih melalui pertimbangan matang, terutama terkait dampak psikologis bagi warga penerima.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Magetan, Parminto Budi Utomo, mengatakan bahwa proses koordinasi tengah berjalan, baik dengan pemerintah provinsi maupun pusat. Menurutnya, sejumlah daerah telah menerapkan kebijakan serupa, namun hasil dan respons masyarakat berbeda-beda.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bojonegoro, Pacitan, dan Madiun. Polanya tidak sama. Menteri juga sudah menyatakan bahwa proses stikerisasi diserahkan ke daerah. Kami masih perlu koordinasi yang lebih intens,” ujarnya.

Parminto menilai bahwa secara prinsip, stikerisasi berpotensi menjadi alat kontrol efektif agar bansos tepat sasaran. Namun ia menegaskan bahwa pemerintah harus cermat membaca kondisi psikologis masyarakat.

“Ada nilai positif sebagai kontrol sosial. Tapi kami juga mempertimbangkan apakah mudaratnya lebih besar atau tidak. Beberapa laporan menunjukkan dampak psikis, terutama pada anak-anak, ketika rumah mereka ditempeli label keluarga miskin. Ada kasus indikasi bullying di sekolah,” tambahnya.

Dinsos Magetan memastikan belum melakukan sosialisasi karena kebijakan belum difinalkan. Pihaknya menunggu hasil rapat internal bersama pimpinan, termasuk Bupati dan OPD terkait, sebelum mengambil langkah lebih jauh.

“Belum berani sosialisasi sebelum merapatkan barisan. Kami terus mencari masukan, termasuk dari desa, lurah, dan pihak eksternal. Jangan sampai kami gegabah,” tegas Parminto.

Meski demikian, ia mengungkapkan adanya informasi bahwa beberapa desa telah mulai menerapkan stikerisasi atas kebijakan internal masing-masing. Namun Dinsos belum menerima laporan resmi mengenai desa mana saja yang sudah berjalan.

Dari data yang disampaikan Kadinsos, jumlah penerima bansos di Magetan mencapai 341 ribu jiwa, dengan sekitar 289 ribu Kepala Keluarga (KK) masuk kategori KPM. Jika kebijakan stikerisasi disetujui, maka jumlah rumah yang harus diberi tanda diperkirakan berada pada kisaran yang sama.

Pemkab Magetan menargetkan keputusan final dapat dibahas pada Perubahan Anggaran 2026. Kadinsos menegaskan bahwa stikerisasi membutuhkan anggaran khusus, sehingga mekanisme penganggarannya harus jelas.

“Kalau nanti dalam rapat disepakati dan tidak banyak menimbulkan masalah, kami jalan. Tapi semua tetap harus terukur, termasuk tulisannya jangan terlalu menuduh atau memberikan stigma,” tutup Parminto.(Kus/Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Tancap Gas, Ketahanan Pangan Menjadi Skala Prioritas

    Pemkab Madiun Tancap Gas, Ketahanan Pangan Menjadi Skala Prioritas

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Usai dilantik Presiden Prabowo Subianto, Pemkab Madiun tancap gas menterjemahkan program Asta Cita. Hal itu sudah linier dengan 10 program unggulan yang digagas Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup Madiun, dr Purnomo Hadi. “Tentu saja apa yang menjadi program pusat yaitu Asta Cita nah di Kab Madiun itu ada 10 […]

    Bagikan
  • 950 Personel Dikerahkan dalam Operasi Aman Suro 2025

    950 Personel Dikerahkan dalam Operasi Aman Suro 2025

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menghadapi peringatan bulan Muharram 1447 Hijriah, ribuan aparat gabungan dari berbagai instansi mulai bersiaga untuk menjaga kondusivitas di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun. Sebanyak 950 personel dikerahkan dalam pelaksanaan Operasi Aman Suro 2025. Pengamanan ini dimulai dengan Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di Alun-alun Kota Madiun pada Rabu (25/06/2025). Apel […]

    Bagikan
  • Meningkatkan Literasi Anak Kota Madiun Melalui Program Empok Remen

    Meningkatkan Literasi Anak Kota Madiun Melalui Program Empok Remen

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka kegiatan pembudayaan gemar membaca, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat menggelar kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan anak-anak. Hal itu juga guna meningkatkan literasi di Kota Madiun. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program kerja 100 hari Walikota Madiun, dengan salah satu program unggulannya yaitu Madiun […]

    Bagikan
  • Ini Langkah DLH Madiun Soal Dugaan Pencemaran Limbah SPPG Assalam di Geger

    Ini Langkah DLH Madiun Soal Dugaan Pencemaran Limbah SPPG Assalam di Geger

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun angkat bicara terkait dugaan pencemaran limbah yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam di Desa Sumberjo, Kecamatan Geger. Dugaan pencemaran itu sebelumnya dikeluhkan petani setempat lantaran limbah berupa air bercampur minyak diduga mengalir ke area persawahan dan menimbulkan bau menyengat. Kepala DLH […]

    Bagikan
  • Puluhan Warga Desa Balaigono Magetan Terserang Chikungunya

    Puluhan Warga Desa Balaigono Magetan Terserang Chikungunya

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Peralihan musim hujan ke kemarau bisa meningkatkan populasi nyamuk karena cuaca yang tidak stabil dan banyaknya genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Hal itu harus diwaspadai oleh masyarakat. Apalagi, jika nyamuk yang berkembang biak yakni chikungunya atau demam berdarah dengue. Seperti yang terjadi dalam dua minggu terakhir, puluhan warga di […]

    Bagikan
  • Bikin Panik ! Gerobak Motor Pedagang Terbakar di Depan Sekolah

    Bikin Panik ! Gerobak Motor Pedagang Terbakar di Depan Sekolah

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran gerobak pada motor pedagang sempolan menggegerkan warga di depan SDN 1 Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan pada Senin (20/10/2025). Kepulan asap tebal dan kobaran api dari kendaraan membuat panik para guru dan warga sekitar. Dalam video yang beredar luas di media sosial dengan durasi sekitar 30 detik memperlihatkan api membesar […]

    Bagikan
expand_less