Rockport Test, Cek Kebugaran CJH Kota Madiun Jelang Keberangkatan Haji
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
- visibility 83
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Madiun menjalani uji kebugaran jasmani melalui metode Rockport Test. Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Madiun itu berlangsung di Asrama Haji, Jumat (13/2/2026).
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinkes PP dan KB Kota Madiun, Dr. Muhammad Nur, menjelaskan bahwa tes ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran masing-masing jemaah sebelum diberangkatkan.
“Tujuannya adalah mengetahui tingkat kebugaran jamaah haji untuk Kota Madiun. Nanti setiap jamaah setelah melakukan kegiatan ini, disesuaikan dengan umur mereka, akan dicek kesehatannya, tekanan darahnya, kemudian nadinya. Dari situ kita akan tahu tingkat kebugarannya sampai di mana,” jelasnya.
Menurutnya, hasil pengukuran tersebut tidak berhenti pada penilaian semata. Data kebugaran akan menjadi dasar pemberian edukasi dan pendampingan lanjutan. Bagi jemaah yang belum memenuhi kategori bugar, petugas kesehatan akan memberikan motivasi serta arahan untuk rutin melakukan aktivitas fisik menjelang keberangkatan.

Ia menegaskan, ibadah haji merupakan ibadah fisik yang menuntut stamina prima. Rangkaian kegiatan seperti tawaf, sa’i, hingga wukuf membutuhkan daya tahan tubuh yang baik agar jemaah tidak mudah lelah maupun mengalami cedera.
“Kegiatan hari ini merupakan bentuk motivasi dan edukasi supaya jemaah memahami bahwa ibadah haji sebagai ibadah fisik memerlukan bukan hanya sehat, tapi juga bugar. Dengan kondisi bugar, tidak gampang merasa lelah dan tidak mudah mengalami cedera,” tegasnya.
Secara umum, mayoritas CJH Kota Madiun berusia di bawah 70 tahun, bahkan cukup banyak yang masih di bawah 35 tahun. Berdasarkan hasil sementara, tingkat kebugaran jemaah tergolong baik. Meski demikian, para jemaah tetap diimbau untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran melalui aktivitas fisik secara rutin, minimal tiga kali dalam seminggu.
“Tingkatkan kegiatan fisik, rutinkan minimal tiga kali seminggu jalan pagi atau jalan subuh. Jaga kesehatan dan kebugaran. Yang hari ini belum bugar berupaya mencapai tingkat kebugaran minimal cukup, supaya seluruh rangkaian ibadah haji bisa dilakukan dengan baik, lancar, dalam keadaan sehat dan segar, serta mendapatkan predikat haji yang mabrur,” pungkasnya.(Kris).




- Penulis: Kriswanto
- Editor: Buyung


