Berita Terkini
Trending Tags

KAI Daop 7 Madiun Tertibkan Bangunan untuk Penataan Kawasan Stasiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
  • visibility 99
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melaksanakan penertiban terhadap sejumlah bangunan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melaksanakan penertiban terhadap sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan milik perusahaan di Jalan Anggrek, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Selasa (10/06/2025). Langkah ini merupakan bagian dari proses penataan kawasan Stasiun Madiun guna mendukung peningkatan layanan perkeretaapian.

Menurut Vice President PT KAI Daop 7 Madiun, Suharjono, penertiban dilakukan di area seluas 3.144 meter persegi yang terletak di sisi timur stasiun. Di kawasan tersebut terdapat total 50 bangunan, terdiri dari 39 rumah yang disewa oleh karyawan maupun masyarakat umum, serta 21 bangunan non-permanen yang dulunya digunakan warga.

“Penataan ini menjadi bagian dari rencana pengembangan Stasiun Madiun, mengingat permintaan masyarakat terhadap layanan kereta api terus meningkat. Salah satu yang menjadi prioritas adalah perluasan area parkir,” ujar Suharjono di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, proses penertiban berjalan dengan lancar. Warga yang menempati bangunan tersebut telah diinformasikan sebelumnya mengenai rencana ini dan banyak yang secara sukarela mengosongkan tempat tinggal mereka.

“Sosialisasi telah dilakukan sejak awal. Warga pun telah meminta waktu hingga 29 Mei 2025 untuk mengosongkan bangunan, dan permintaan tersebut kami akomodasi,” jelasnya.

Terkait kompensasi, Suharjono menegaskan bahwa karena bangunan yang dibongkar berada di atas aset milik PT KAI, tidak ada ganti rugi yang diberikan. Namun, warga diberi kesempatan untuk mengambil barang pribadi maupun material bangunan yang masih bisa digunakan sebelum proses pembongkaran dilakukan.

“Karena bangunan tersebut merupakan milik perusahaan dan telah lama ditempati, kami tetap memberikan ruang bagi warga untuk memanfaatkan material yang masih layak,” katanya.

Penataan kawasan Stasiun Madiun ke depan tidak hanya berfokus pada area parkir, tetapi juga mencakup pembangunan fasilitas perkantoran dan zona layanan terintegrasi. Rencananya, kawasan akan dibagi menjadi beberapa zona, termasuk layanan penumpang lokal dan jarak jauh, logistik, perkantoran, serta area komersial.

“Kami berharap kawasan stasiun ini ke depan menjadi tempat yang nyaman untuk para penumpang sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan zona komersial seperti restoran dan fasilitas lainnya,” pungkas Suharjono.

Penertiban ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, Badan Pertanahan Nasional (BPN), TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya.

Surya – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

    Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius. Hingga November 2025, jumlah penderita tercatat mencapai 1.516 orang, terdiri dari 1.222 kasus HIV dan 294 kasus AIDS. Kasus penderita meninggal dunia sebanyak 728 orang dan penderita hidup 788 orang. Jumlah itu berdasarkan data sebaran per kecamatan yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten […]

    Bagikan
  • Oknum Santri di Ngawi Diciduk atas Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak

    Oknum Santri di Ngawi Diciduk atas Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan oleh seorang oknum santri berinisial MZN (28), warga Kecamatan Kasreman, Ngawi. Kasus ini berawal ketika pihak sekolah memanggil orang tua korban pada awal Mei 2025 setelah mendapati adanya foto dan video pribadi milik korban […]

    Bagikan
  • Gerak Cepat! Dua Kasus Curanmor di Ngawi Terungkap Kurang dari 24 Jam

    Gerak Cepat! Dua Kasus Curanmor di Ngawi Terungkap Kurang dari 24 Jam

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi menunjukkan respon cepat dalam penanganan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukumnya. Dua kasus berbeda yang terjadi di Kecamatan Ngawi dan Kecamatan Widodaren berhasil diungkap dalam kurun kurang dari 24 jam. Pengungkapan tersebut dipaparkan Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso dalam konferensi pers di depan Media Center Polres […]

    Bagikan
  • Realisasi Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Masih Jauh dari Target

    Realisasi Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Masih Jauh dari Target

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia, belum menunjukkan perkembangan signifikan di Kabupaten Magetan. Hingga akhir Juli 2025, realisasi pembangunan dapur MBG di daerah ini baru mencapai 9 unit, jauh dari target nasional sebanyak 50 dapur per kabupaten/kota. Setiap dapur ditargetkan mampu menyajikan sekitar […]

    Bagikan
  • Diterjang Longsor, Enam Warga Desa Depok Trenggalek Hilang

    Diterjang Longsor, Enam Warga Desa Depok Trenggalek Hilang

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Senin (19/5/2025) sore, memicu bencana tanah longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan. Akibat kejadian ini, enam warga dilaporkan hilang setelah tertimbun material longsor. Proses evakuasi korban masih berlangsung hingga Selasa pagi (20/5/2025). Namun, upaya pencarian menghadapi kendala serius. Selain akses jalan […]

    Bagikan
  • Relokasi Pasar Burung Magetan Dimulai, Pemkab Bangun Kios Baru untuk Pedagang

    Relokasi Pasar Burung Magetan Dimulai, Pemkab Bangun Kios Baru untuk Pedagang

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan akan menata kawasan Stadion Yosonegoro setelah perayaan Idulfitri. Salah satu langkah yang dilakukan adalah merelokasi pedagang pasar burung yang selama ini berjualan di area sekitar stadion. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan, Sucipto, mengatakan pemerintah telah menyiapkan kios baru sebagai lokasi relokasi pedagang dengan anggaran sekitar Rp400 […]

    Bagikan
expand_less