Berita Terkini
Trending Tags

Waspada, Magetan Diterjang Tujuh Bencana Akibat Hujan Deras

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 122
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Petugas gabungan melakukan pembersihan material longsor. 7 peristiwa menerjang Magetan pada Senin(10/11/2025). Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan sepanjang Senin (10/11/2025) memicu rentetan bencana alam di berbagai kecamatan. Dalam kurun waktu kurang dari sehari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat sedikitnya tujuh peristiwa, mulai dari tanah longsor, banjir luapan, hingga rumah warga yang roboh.

Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun longsor di Kecamatan Poncol. Korban diketahui bernama Sarno (50), warga setempat, yang tertimpa material tebing saat tengah membantu mendorong motor mogok di jalur Janggan–Gonggang. Sementara remaja bernama Bayu (17) yang bersamanya mengalami luka berat.

“Intensitas hujan yang tinggi sejak siang membuat beberapa tebing di wilayah Poncol dan Plaosan tidak mampu menahan beban air. Akibatnya, longsor terjadi di beberapa titik sekaligus,” terang Eka Wahyudi, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan.

Menurutnya, longsor terbesar terjadi di jalur utama Poncol–Gonggang dengan ketinggian tebing mencapai sekitar 40 meter. Material longsor menutup akses desa menuju Dusun Kopen, Dagung, Candi, dan Templek. Selain itu, genangan air juga menutup sebagian Jalan Tawangmangu–Plaosan, tepatnya di sekitar Mbah Jo Resort dan Sarangsari Hill.

Selain peristiwa longsor dan banjir, empat kejadian lain tercatat berupa kerusakan lahan pertanian serta ambruknya atap dan tembok dapur milik warga akibat terpaan angin kencang yang menyertai hujan.

Begitu laporan masuk, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama unsur TNI, Polri, Dinas PUPR, DLH, dan relawan segera dikerahkan ke lokasi. Pembersihan material dilakukan secara manual menggunakan sekop dan pacul, dibantu dua unit mobil pemadam kebakaran.

“Koordinasi lintas sektor sangat penting karena medan di wilayah Poncol cukup sulit. Kami berupaya membuka akses secepat mungkin agar warga bisa beraktivitas kembali,” ujar Eka.

Hingga malam hari, jalur utama Janggan–Gonggang telah bisa dilalui kembali sekitar pukul 19.00 WIB. Namun pembersihan lanjutan di kawasan Gonggang dan Wonomulyo baru akan dilakukan pada Selasa pagi (11/11), lantaran memerlukan alat berat.

BPBD Magetan kini menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi, menyusul meningkatnya curah hujan di wilayah pegunungan. Warga di kawasan rawan seperti Poncol dan Plaosan diminta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.

Petugas gabungan pembersihan kondisi jalan licin akibat lumpur. Foto : Istimewa

“Kalau melihat tanah mulai retak, pohon atau tiang miring, atau terdengar suara gemuruh dari arah lereng, sebaiknya segera menjauh dan laporkan ke perangkat desa atau posko BPBD,” imbau Eka.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melintasi jalur yang sudah diberi pembatas atau ditutup dengan terpal karena titik tersebut merupakan area berisiko tinggi. BPBD masih menyiagakan tim dan alat berat di sejumlah titik rawan, serta terus memantau kondisi cuaca. Berdasarkan prakiraan, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi mengguyur wilayah Magetan dalam beberapa hari ke depan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seni Gembrung Dilestarikan Lewat Festival dan Pelatihan di Kota Madiun

    Seni Gembrung Dilestarikan Lewat Festival dan Pelatihan di Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seni tradisional Gembrung yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terus dijaga kelestariannya di Kota Madiun. Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Madiun berkomitmen untuk melestarikan warisan budaya tersebut melalui berbagai program pelatihan dan pemberian bantuan alat kesenian. “Kami telah mengadakan pelatihan seni Gembrung […]

    Bagikan
  • Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepanikan melanda warga Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, pada Sabtu (4/10/2025) pagi. Sekitar pukul 10.30 WIB, rumah dua lantai milik Rawat Subagyo dilalap api, membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Asap tebal terlihat membumbung dari lantai dua bangunan tersebut. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi segera berteriak meminta […]

    Bagikan
  • Warga Kare Tumplek Blek Peringati Harkitnas Jalan Kaki Sepanjang 3 Km

    Warga Kare Tumplek Blek Peringati Harkitnas Jalan Kaki Sepanjang 3 Km

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ribuan warga lereng gunung wilis tumplek blek di halaman Kantor Kecamatan Kare Kabupaten Madiun. Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan jalan sehat dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang digelar di Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, pada Minggu (26/05/2025). Bupati Madiun Hari Wuryanto memberangkatkan peserta jalan sehat yang diprakarsai oleh Lembaga Pemberdayaan […]

    Bagikan
  • Lonjakan Penumpang Kereta Lebaran 2026 Masih Tinggi, Ini 5 Stasiun Tersibuk

    Lonjakan Penumpang Kereta Lebaran 2026 Masih Tinggi, Ini 5 Stasiun Tersibuk

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Arus penumpang kereta api pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah masih tinggi di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Sejumlah stasiun terpantau ramai dipadati masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran 2026. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan bahwa […]

    Bagikan
  • Guntur Sasono Serahkan Combine Harvester untuk Petani Madiun, Dukung Swasembada Beras Nasional

    Guntur Sasono Serahkan Combine Harvester untuk Petani Madiun, Dukung Swasembada Beras Nasional

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Guntur Sasono, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa Combine Harvester Bimo 102 kepada Kelompok Tani Margo Mulyo di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Selasa (17/6/2025). Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari dukungan Guntur terhadap program Asta Cita Presiden […]

    Bagikan
  • 72 Siswa di Mantingan Ngawi Diduga Keracunan Menu MBG, Ini Langkah Dinkes

    72 Siswa di Mantingan Ngawi Diduga Keracunan Menu MBG, Ini Langkah Dinkes

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi bergerak cepat menyikapi dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan siswa di Kecamatan Mantingan pada Kamis (04/12/2025). Para siswa itu dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala mual, muntah, pusing, hingga demam. Diketahui, sehari sebelumnya mereka menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Puskesmas Mantingan, Muhammad Al […]

    Bagikan
expand_less