Berita Terkini
Trending Tags

Waspada, Magetan Diterjang Tujuh Bencana Akibat Hujan Deras

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 177
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Petugas gabungan melakukan pembersihan material longsor. 7 peristiwa menerjang Magetan pada Senin(10/11/2025). Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan sepanjang Senin (10/11/2025) memicu rentetan bencana alam di berbagai kecamatan. Dalam kurun waktu kurang dari sehari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat sedikitnya tujuh peristiwa, mulai dari tanah longsor, banjir luapan, hingga rumah warga yang roboh.

Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun longsor di Kecamatan Poncol. Korban diketahui bernama Sarno (50), warga setempat, yang tertimpa material tebing saat tengah membantu mendorong motor mogok di jalur Janggan–Gonggang. Sementara remaja bernama Bayu (17) yang bersamanya mengalami luka berat.

“Intensitas hujan yang tinggi sejak siang membuat beberapa tebing di wilayah Poncol dan Plaosan tidak mampu menahan beban air. Akibatnya, longsor terjadi di beberapa titik sekaligus,” terang Eka Wahyudi, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan.

Menurutnya, longsor terbesar terjadi di jalur utama Poncol–Gonggang dengan ketinggian tebing mencapai sekitar 40 meter. Material longsor menutup akses desa menuju Dusun Kopen, Dagung, Candi, dan Templek. Selain itu, genangan air juga menutup sebagian Jalan Tawangmangu–Plaosan, tepatnya di sekitar Mbah Jo Resort dan Sarangsari Hill.

Selain peristiwa longsor dan banjir, empat kejadian lain tercatat berupa kerusakan lahan pertanian serta ambruknya atap dan tembok dapur milik warga akibat terpaan angin kencang yang menyertai hujan.

Begitu laporan masuk, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama unsur TNI, Polri, Dinas PUPR, DLH, dan relawan segera dikerahkan ke lokasi. Pembersihan material dilakukan secara manual menggunakan sekop dan pacul, dibantu dua unit mobil pemadam kebakaran.

“Koordinasi lintas sektor sangat penting karena medan di wilayah Poncol cukup sulit. Kami berupaya membuka akses secepat mungkin agar warga bisa beraktivitas kembali,” ujar Eka.

Hingga malam hari, jalur utama Janggan–Gonggang telah bisa dilalui kembali sekitar pukul 19.00 WIB. Namun pembersihan lanjutan di kawasan Gonggang dan Wonomulyo baru akan dilakukan pada Selasa pagi (11/11), lantaran memerlukan alat berat.

BPBD Magetan kini menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi, menyusul meningkatnya curah hujan di wilayah pegunungan. Warga di kawasan rawan seperti Poncol dan Plaosan diminta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.

Petugas gabungan pembersihan kondisi jalan licin akibat lumpur. Foto : Istimewa

“Kalau melihat tanah mulai retak, pohon atau tiang miring, atau terdengar suara gemuruh dari arah lereng, sebaiknya segera menjauh dan laporkan ke perangkat desa atau posko BPBD,” imbau Eka.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melintasi jalur yang sudah diberi pembatas atau ditutup dengan terpal karena titik tersebut merupakan area berisiko tinggi. BPBD masih menyiagakan tim dan alat berat di sejumlah titik rawan, serta terus memantau kondisi cuaca. Berdasarkan prakiraan, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi mengguyur wilayah Magetan dalam beberapa hari ke depan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Dukung Pengembangan Unesa, Minta Kampus Jadi Penggerak Pemerataan Pembangunan

    Pemkab Magetan Dukung Pengembangan Unesa, Minta Kampus Jadi Penggerak Pemerataan Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menyatakan dukungan terhadap rencana pengembangan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Kabupaten Magetan. Namun, Pemkab berharap pengembangan kampus tidak hanya berorientasi pada perluasan fasilitas pendidikan, tetapi juga mampu menjadi pengungkit pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah lain di Kabupaten Magetan. Bupati Magetan Nanik Sumantri mengatakan, keberadaan Kampus 5 […]

    Bagikan
  • LTT Padi di Jatim Capai 217.711 Hektare, Jajaran Korem 081/DSJ Sumbang 30 Persen

    LTT Padi di Jatim Capai 217.711 Hektare, Jajaran Korem 081/DSJ Sumbang 30 Persen

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Selama 3 minggu di tahun 2025, Kodam V/Brawijaya berhasil mencatatkan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Jawa Timur seluas 217.711 hektare. Dari angka itu, jajaran Korem 081/DSJ menyumbangkan sekitar 30 persen atay 63.491 hektare.  Pasi Wanwil Korem 081/DSJ Mayor Inf Suwandi mengungkapkan target LTT di bulan Januari 2025 seluas 70.320 Hektare. […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Siapkan Rotasi dan Pengisian Jabatan Eselon II

    Pemkab Magetan Siapkan Rotasi dan Pengisian Jabatan Eselon II

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menyiapkan langkah besar dalam penataan struktur birokrasi. Setelah pelantikan Welly Kristanto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif pada Jumat (07/11/2025), Pemkab berencana melakukan pengisian jabatan kosong, rotasi, hingga mutasi bagi pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) setingkat Eselon II. Meski demikian, pelaksanaan penuh baru dapat dilakukan setelah 24 November […]

    Bagikan
  • Kabur Usai Gelapkan Motor Teman, Pria Asal Sleman Ditangkap Polres Ngawi Hendak Lari ke Bali

    Kabur Usai Gelapkan Motor Teman, Pria Asal Sleman Ditangkap Polres Ngawi Hendak Lari ke Bali

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Upaya pelarian A.A warga Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berakhir di tangan petugas Satreskrim Polres Ngawi. Pria 24 tahun itu ditangkap saat hendak melarikan diri ke Bali menggunakan bus antar kota setelah diduga menggelapkan sepeda motor milik temannya. Pelaku diamankan petugas di Terminal Kertonegoro, Kabupaten Ngawi, pada Sabtu (30/5/2026). Penangkapan dilakukan setelah […]

    Bagikan
  • Pengukuhan PAPDESI Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Produk Lokal Disuplai ke SPPG Untuk Program MBG

    Pengukuhan PAPDESI Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Produk Lokal Disuplai ke SPPG Untuk Program MBG

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah pusat mendorong Perkumpulan Aparatur Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat desa sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan. Salah satu strategi yang didorong ialah memperkuat kolaborasi antara aparatur desa, petani, pelaku UMKM, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung kebutuhan program Makan Bergizi […]

    Bagikan
  • HPN 2025, Pj Bupati Madiun Tingkatkan Sinergi Dengan Insan Pers

    HPN 2025, Pj Bupati Madiun Tingkatkan Sinergi Dengan Insan Pers

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 125
    • 0Komentar

     Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten menggelar peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Ruang Gambar Pendapa Muda Graha pada Kamis (11/2/2025). Kegiatan ini dihadiri Insan Pers Pokja Dinas Kominfo Kabupaten Madiun serta dihadiri langsung oleh Pj Bupati Madiun, Tontro Pahlawanto. Dalam peringatan HPN tahun 2025 mengambil tema ‘Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Pangan’. […]

    Bagikan
expand_less