Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Hujan Lebat Picu 10 Titik Longsor di Poncol Magetan, Sejumlah Rumah Rusak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 476
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu titik longsor di Poncol Magetan, Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur wilayah Kecamatan Poncol selama lebih dari tiga jam pada Senin (9/3/2026) memicu bencana tanah longsor di sejumlah lokasi. Sedikitnya 10 titik longsor dilaporkan, sembilan di antaranya berada di Desa Plangkrongan, dan satu titik lainnya di Desa Genilangit.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, BPBD Kabupaten Magetan mencatat titik terdampak meliputi beberapa rumah milik warga. Selain itu, talud jalan usaha tani di Desa Genilangit juga ikut longsor.

Kerusakan yang terjadi beragam, mulai dari pondasi rumah tergerus, tembok jebol, hingga kandang ternak roboh. Di salah satu titik, material longsor menutup 30 persen badan jalan desa.

Salah satu korban, Samsudin, menceritakan detik-detik kejadian saat hujan tanpa henti menyebabkan tebing di belakang rumahnya ambrol.

“Hujan Mas dari siang, terus tiba-tiba longsor. Yang longsor tebing, tingginya sekitar enam meter. Dampaknya ke rumah, dapur saya. Tembok dapurnya sampai jebol,” ungkapnya.

Kepala Desa Plangkrongan, Wawan Setyobudi, membenarkan bahwa hujan lebat disertai angin kencang menjadi pemicu utama bencana tersebut.

Image Not Found
Kepala Desa Plangkrongan, Wawan Setyobudi, mengatakan bahwa hujan deras memicu longsor, Foto : Kusnanto

“Dari jam tiga sore sampai jam lima hujan sangat deras disertai angin. Air melimpah dan menyebabkan longsor di beberapa titik desa kami,” jelasnya.

Menurutnya, sejumlah rumah mengalami kerusakan pada bagian tembok, sementara di titik lain material longsor sudah sangat dekat dengan struktur bangunan.

“Untuk rumah ada sekitar delapan titik, sementara jalan desa ada hampir sepuluh sampai dua belas titik yang tertimpa longsor. Tidak ada korban jiwa, Alhamdulillah,” tambah Wawan.

BPBD Kabupaten Magetan mengingatkan warga di wilayah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras terjadi.

BPBD juga menegaskan agar warga tidak beraktivitas di sekitar lereng terjal, serta menghindari area yang telah dipasangi barikade atau ditutup terpal karena merupakan titik rawan longsor susulan.

Hingga kini, lokasi terdampak telah dipasangi terpal dan sebagian material longsor mulai dibersihkan secara mandiri oleh warga. Aktivitas masyarakat kembali berjalan, meski warga tetap diminta waspada mengingat cuaca masih berpotensi hujan. (kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Satlinmas di Magetan Siap Diaktifkan, Mayoritas Sudah Lansia

    Ribuan Satlinmas di Magetan Siap Diaktifkan, Mayoritas Sudah Lansia

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan akan kembali menggerakkan ribuan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di tingkat desa dan kelurahan. Jumlahnya mencapai 6.750 orang. Namun, sebagian besar di antaranya sudah masuk kategori lanjut usia (lansia). Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 300.1.4/e.1/BAK tertanggal 3 September 2025, yang […]

    Bagikan
  • Kemenhaj Kota Madiun Catat 1 Jemaah Haji Meninggal Dunia, 1 Jemaah Dirawat di ICU

    Kemenhaj Kota Madiun Catat 1 Jemaah Haji Meninggal Dunia, 1 Jemaah Dirawat di ICU

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Madiun telah menerima laporan terkait kondisi terkini 227 jemaah haji Kota Madiun. Tercatat, 1 jemaah haji meninggal dunia atas nama Djurianto warga Jalan Pagu Indah, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman pada Sabtu (30/5/2026) di RS King Faisal Makkah, Arab Saudi. Sementara itu, 1 jemaah yakni […]

    Bagikan
  • R-APBD 2026, Proyeksi Pendapatan Daerah Rp. 1,108 Triliun, Belanja Daerah Rp. 1,168 Triliun

    R-APBD 2026, Proyeksi Pendapatan Daerah Rp. 1,108 Triliun, Belanja Daerah Rp. 1,168 Triliun

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 Kota Madiun mulai memasuki tahap pembahasan. Hal ini ditandai dengan penyampaian Nota Keuangan Wali Kota Madiun atas Raperda APBD 2026 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Madiun, Senin (15/09/2025). Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengungkapkan proyeksi pendapatan daerah pada tahun […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Libatkan LPMK Percepat Program Pilah Sampah dari Rumah, TPA Winongo Butuh Penanganan Cepat

    Pemkot Madiun Libatkan LPMK Percepat Program Pilah Sampah dari Rumah, TPA Winongo Butuh Penanganan Cepat

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun terus mempercepat upaya penanganan persoalan sampah dengan memperluas keterlibatan masyarakat. Setelah meluncurkan program Pilah Sampah dari Rumah, kini pemerintah menggandeng Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) untuk memperkuat pelaksanaan program di seluruh kelurahan. Langkah tersebut diambil sebagai respons atas kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Winongo yang membutuhkan […]

    Bagikan
  • Bakal Ada Mutasi Besar-besaran di Lingkup Pemkot Madiun, Ini Kata Walikota Maidi

    Bakal Ada Mutasi Besar-besaran di Lingkup Pemkot Madiun, Ini Kata Walikota Maidi

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kursi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Bahkan, sejumlah pejabat eselon II dalam waktu dekat telah menyelesaikan masa pengabdiannya alias pensiun. Menyikapi hal itu, Wali Kota Madiun, Maidi tidak menampik jika akan mutasi atau perombakan besar-besaran November dan […]

    Bagikan
  • Warga Kota Madiun Mau Beasiswa S1, S2, dan S3 di India, Ini Syaratnya

    Warga Kota Madiun Mau Beasiswa S1, S2, dan S3 di India, Ini Syaratnya

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bekerja sama dengan Konsulat India untuk Indonesia kawasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, membuka peluang beasiswa kuliah untuk warganya. Tak tanggung-tanggung, beasiswa itu bagi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, S2, dan S3 di India. Tawaran beasiswa ini disampaikan langsung oleh Mr. Manoj Baj, Konsul India […]

    Bagikan
expand_less