Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Prajurit TNI AU Asal Magetan Diduga Dianiaya Senior hingga Meninggal, Keluarga Tuntut Keadilan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • visibility 246
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ayah korban, Toni Eko Prasetyo, meminta kasus diusut secara transparan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Keluarga Serda Ahmad Muzammul Farisa, prajurit TNI Angkatan Udara (AU) yang berdinas di Dinas Psikologi TNI AU (DISPSIAU) Mabes AU, meminta proses hukum dilakukan secara tegas atas kematian putra mereka yang diduga tidak wajar.

Prajurit berusia 22 tahun tersebut diduga meninggal setelah mengalami penganiayaan oleh sejumlah seniornya di dalam kamar mess di lingkungan Mabes AU, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Keluarga menyebut korban mengalami sejumlah luka sebelum akhirnya meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis.

Ayah korban, Toni Eko Prasetyo, meminta Presiden Prabowo Subianto, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), serta jajaran terkait mengusut perkara tersebut secara menyeluruh dan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti bertanggung jawab.

“Kami mohon kepada Pak Presiden Prabowo, Pak Kasau, juga Kadis Psikologi yang menjadi induk kantor anak saya, agar pelaku penganiayaan anak saya dituntut sesuai hukum,” kata Toni saat ditemui di rumah duka di Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jumat (11/9/2026).

Menurut Toni, pihak keluarga sempat menerima informasi yang simpang siur mengenai penyebab kematian anaknya. Namun, berdasarkan informasi yang diterima keluarga setelah pemeriksaan medis dan keterangan saksi, peristiwa tersebut diduga terjadi di mess.

Toni mengatakan dugaan penganiayaan berlangsung dalam dua waktu. Peristiwa pertama disebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, kemudian berlanjut sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam kejadian tersebut, menurut informasi yang diterimanya, terdapat empat orang yang diduga terlibat dan kini telah ditahan di Pomau.

“Setelah visum dan juga dari saksi, ternyata di mess. Kejadiannya di mess sekitar jam sebelas malam, sempat berhenti, kemudian dilanjut jam satu. Ada empat orang,” ujarnya.

Keluarga juga menerima informasi mengenai sejumlah luka pada tubuh korban. Di antaranya luka pada bagian dagu, bekas benturan, serta lebam pada bagian dada yang disebut menyerupai bekas pukulan.

Toni menilai kasus tersebut perlu diusut secara transparan karena peristiwa dugaan penganiayaan terjadi di lingkungan institusi militer. Ia berharap kasus tersebut menjadi momentum evaluasi agar kekerasan terhadap prajurit tidak kembali terjadi.

“Kami terus terang menuntut keadilan. Apalagi ini kejadiannya di Mabes AU. Ini bisa menjadi percontohan nasional. Kami berharap ada keputusan atau sanksi yang sangat berat kepada pelaku yang telah ditahan di Puspom,” katanya.

Serda Ahmad Muzammul Farisa diketahui baru sekitar satu tahun menjalani dinas sebagai prajurit TNI AU. Ia mengisi jabatan struktural militer di lingkungan DISPSIAU.

Kabar kematian korban meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Jenazah tiba di rumah duka di Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, Magetan, pada Jumat dini hari. Kedatangan jenazah disambut tangis keluarga dan kerabat yang tidak menyangka putra pertama pasangan Toni Eko Prasetyo dan Retno Setyo Rini tersebut meninggal dalam kondisi demikian.

Setelah disalatkan, jenazah Serda Ahmad Muzammul Farisa kemudian dimakamkan di tempat pemakaman desa setempat. Prosesi pemakaman diikuti ratusan pelayat serta sejumlah anggota TNI AU yang turut memberikan penghormatan terakhir dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.

Toni berharap Presiden, Panglima TNI, Kasau, dan jajaran TNI AU melakukan evaluasi menyeluruh terhadap peristiwa tersebut.

“Di Mabes AU bisa terjadi hal seperti ini, sangat prihatin saya sebagai orang tua. Anak saya masih bujang dan kami kehilangan. Harapan kami kejadian ini tidak terulang lagi ke depan dan tidak memakan korban prajurit atau anak-anak yang tidak berdosa,” tuturnya.

Hingga berita ini disusun, keterangan mengenai kronologi lengkap, motif, hasil pemeriksaan medis, serta status hukum masing-masing pihak yang diduga terlibat masih menunggu penjelasan resmi dari pihak TNI AU dan aparat penegak hukum yang menangani perkara tersebut. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Praperadilan Di PN Magetan Ditunda, Pemohon Ajukan Pencabutan Gugatan

    Sidang Praperadilan Di PN Magetan Ditunda, Pemohon Ajukan Pencabutan Gugatan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sidang perdana gugatan praperadilan terhadap Kejaksaan Negeri Magetan di Pengadilan Negeri Magetan pada Senin (9/3/2026) belum menghasilkan putusan. Majelis hakim yang dipimpin hakim Otniel Yuristo Yudha Prawira memutuskan untuk menunda sidang dan menjadwalkan ulang pada 30 Maret 2026. Juru bicara pengadilan, Deddi Alparesi, menjelaskan bahwa penundaan dilakukan karena ketidakhadiran dua pihak […]

    Bagikan
  • SDN Berkebutuhan Khusus Butuh Dermawan Perbaiki Gedung Sekolah Ambrol

    SDN Berkebutuhan Khusus Butuh Dermawan Perbaiki Gedung Sekolah Ambrol

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di saat Negara tidak hadir, maka uluran tangan para dermawan sangat ditunggu. Kalimat ini dirasa cukup tepat menggambarkan kondisi SDN Sukosari, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun yang rusak parahnamun tidak kunjung mendapat perbaikan. Sekolah ini dihuni 30 murid berkebutuhan khusus. Pelajar yang sekolah di SDN Sukosari, merasa was-was. Mereka terpaksa belajar […]

    Bagikan
  • Peminat Masih Kurang, Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Ponorogo Diperpanjang hingga 27 Februari

    Peminat Masih Kurang, Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Ponorogo Diperpanjang hingga 27 Februari

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo resmi diperpanjang setelah jumlah pelamar dinilai belum memenuhi ketentuan minimal. Hingga penutupan pendaftaran tahap pertama pada Jumat (20/2/2026) pukul 13.00 WIB, jumlah peserta yang melakukan submit berkas masih belum mencukupi. Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Suko Widodo, mengatakan […]

    Bagikan
  • Libur Sekolah, Penumpang KA di Daop 7 Naik 15 Persen, Ada Promo Spesial

    Libur Sekolah, Penumpang KA di Daop 7 Naik 15 Persen, Ada Promo Spesial

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Memasuki libur sekolah tahun ajaran 2024/2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya peningkatan signifikan pada jumlah penumpang kereta api jarak jauh. Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menyebutkan bahwa lonjakan jumlah penumpang mencapai sekitar 15 persen dibandingkan hari-hari normal. “Biasanya, volume harian […]

    Bagikan
  • RSUD Sayidiman Magetan Rawat 6 Pasien Korban Akibat Petasan

    RSUD Sayidiman Magetan Rawat 6 Pasien Korban Akibat Petasan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat remaja korban ledakan petasan di Kabupaten Magetan kini kondisinya mulai membaik. Mereka menjalani perawatan intensif sejak dirujuk ke RSUD Sayidiman pada Sabtu (05/04/2025) lalu. Dari diagnose tim medis, keempatnya mengalami luka bakar sekitar 15 hingga 20 persen di bagian kaki, badan dan muka. “Kondisi saat ini sudah stabil. Untuk […]

    Bagikan
  • Hari Jadi Ke-107, Giat Sosial “Madhioen Sunatan” di Ikuti Oleh 100 Anak

    Hari Jadi Ke-107, Giat Sosial “Madhioen Sunatan” di Ikuti Oleh 100 Anak

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Madiun yang ke-107, Pemerintah Kota Madiun menggelar kegiatan sunat massal yang bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Madiun, pada Kamis (12/06/2025). Acara dibuka langsung oleh Wakil WaliKota Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Kegiatan sosial ini diikuti kurang lebih 100 anak dari berbagai wilayah di […]

    Bagikan
expand_less