Berita Terkini
Trending Tags

Prajurit TNI AU Asal Magetan Diduga Dianiaya Senior hingga Meninggal, Keluarga Tuntut Keadilan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 50 menit yang lalu
  • visibility 37
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ayah korban, Toni Eko Prasetyo, meminta kasus diusut secara transparan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Keluarga Serda Ahmad Muzammul Farisa, prajurit TNI Angkatan Udara (AU) yang berdinas di Dinas Psikologi TNI AU (DISPSIAU) Mabes AU, meminta proses hukum dilakukan secara tegas atas kematian putra mereka yang diduga tidak wajar.

Prajurit berusia 22 tahun tersebut diduga meninggal setelah mengalami penganiayaan oleh sejumlah seniornya di dalam kamar mess di lingkungan Mabes AU, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Keluarga menyebut korban mengalami sejumlah luka sebelum akhirnya meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis.

Ayah korban, Toni Eko Prasetyo, meminta Presiden Prabowo Subianto, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), serta jajaran terkait mengusut perkara tersebut secara menyeluruh dan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti bertanggung jawab.

“Kami mohon kepada Pak Presiden Prabowo, Pak Kasau, juga Kadis Psikologi yang menjadi induk kantor anak saya, agar pelaku penganiayaan anak saya dituntut sesuai hukum,” kata Toni saat ditemui di rumah duka di Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jumat (11/9/2026).

Menurut Toni, pihak keluarga sempat menerima informasi yang simpang siur mengenai penyebab kematian anaknya. Namun, berdasarkan informasi yang diterima keluarga setelah pemeriksaan medis dan keterangan saksi, peristiwa tersebut diduga terjadi di mess.

Toni mengatakan dugaan penganiayaan berlangsung dalam dua waktu. Peristiwa pertama disebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, kemudian berlanjut sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam kejadian tersebut, menurut informasi yang diterimanya, terdapat empat orang yang diduga terlibat dan kini telah ditahan di Pomau.

“Setelah visum dan juga dari saksi, ternyata di mess. Kejadiannya di mess sekitar jam sebelas malam, sempat berhenti, kemudian dilanjut jam satu. Ada empat orang,” ujarnya.

Keluarga juga menerima informasi mengenai sejumlah luka pada tubuh korban. Di antaranya luka pada bagian dagu, bekas benturan, serta lebam pada bagian dada yang disebut menyerupai bekas pukulan.

Toni menilai kasus tersebut perlu diusut secara transparan karena peristiwa dugaan penganiayaan terjadi di lingkungan institusi militer. Ia berharap kasus tersebut menjadi momentum evaluasi agar kekerasan terhadap prajurit tidak kembali terjadi.

“Kami terus terang menuntut keadilan. Apalagi ini kejadiannya di Mabes AU. Ini bisa menjadi percontohan nasional. Kami berharap ada keputusan atau sanksi yang sangat berat kepada pelaku yang telah ditahan di Puspom,” katanya.

Serda Ahmad Muzammul Farisa diketahui baru sekitar satu tahun menjalani dinas sebagai prajurit TNI AU. Ia mengisi jabatan struktural militer di lingkungan DISPSIAU.

Kabar kematian korban meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Jenazah tiba di rumah duka di Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, Magetan, pada Jumat dini hari. Kedatangan jenazah disambut tangis keluarga dan kerabat yang tidak menyangka putra pertama pasangan Toni Eko Prasetyo dan Retno Setyo Rini tersebut meninggal dalam kondisi demikian.

Setelah disalatkan, jenazah Serda Ahmad Muzammul Farisa kemudian dimakamkan di tempat pemakaman desa setempat. Prosesi pemakaman diikuti ratusan pelayat serta sejumlah anggota TNI AU yang turut memberikan penghormatan terakhir dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.

Toni berharap Presiden, Panglima TNI, Kasau, dan jajaran TNI AU melakukan evaluasi menyeluruh terhadap peristiwa tersebut.

“Di Mabes AU bisa terjadi hal seperti ini, sangat prihatin saya sebagai orang tua. Anak saya masih bujang dan kami kehilangan. Harapan kami kejadian ini tidak terulang lagi ke depan dan tidak memakan korban prajurit atau anak-anak yang tidak berdosa,” tuturnya.

Hingga berita ini disusun, keterangan mengenai kronologi lengkap, motif, hasil pemeriksaan medis, serta status hukum masing-masing pihak yang diduga terlibat masih menunggu penjelasan resmi dari pihak TNI AU dan aparat penegak hukum yang menangani perkara tersebut. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Dukung Pembangunan Rest Area Saradan, Lebih Baik daripada Jadi Sarang Prostitusi

    Dewan Dukung Pembangunan Rest Area Saradan, Lebih Baik daripada Jadi Sarang Prostitusi

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyambut positif rencana pembangunan rest area di kawasan Saradan, tepatnya di sekitar ring road Pajajaran. Rencana kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Madiun dan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) itu dinilai sebagai langkah tepat untuk mempercantik wajah daerah sekaligus menghapus stigma negatif kawasan tersebut. Ketua Komisi C DPRD […]

    Bagikan
  • Kapolres Ngawi Lakukan Pengecekan Kendaraan Dinas, Pastikan Siap Pakai untuk Tugas Lapangan

    Kapolres Ngawi Lakukan Pengecekan Kendaraan Dinas, Pastikan Siap Pakai untuk Tugas Lapangan

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Guna memastikan kesiapan operasional kendaraan dinas, Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, didampingi Wakapolres Kompol Moh. Asrori Khadafi serta Kabaglog AKP Suyadi, melakukan pengecekan seluruh kendaraan dinas milik Polres dan Polsek jajaran, Kamis (22/05/2025).Pemeriksaan dilakukan di halaman Kepatihan Jln. Patiunus Ngawi, dan melibatkan para pejabat utama Polres Ngawi. “Tujuannya adalah […]

    Bagikan
  • Penataan Kampung Jepang Madiun Dimatangkan, Disiapkan Jadi Wisata Edukasi dan Pusat Bahasa

    Penataan Kampung Jepang Madiun Dimatangkan, Disiapkan Jadi Wisata Edukasi dan Pusat Bahasa

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mematangkan rencana penataan kawasan Kampung Jepang di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman dengan fokus pada pemanfaatan yang lebih jelas dan berkelanjutan. Proyek ini diarahkan tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pengembangan potensi lokal. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan […]

    Bagikan
  • Tata Kelola Sehat dan Transparan, Dua BUMD Pemkab Madiun Diganjar Top BUMD Award

    Tata Kelola Sehat dan Transparan, Dua BUMD Pemkab Madiun Diganjar Top BUMD Award

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kinerja dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Madiun kembali diakui secara positif. Terbukti kedua perusahaan plat merah ini kembali mendapat penghargaan yakni Top BUMD Award yang diberikan kepada Perumda Air Minum Tirta Dharma Purabaya dan BPR Kabupaten Madiun.  Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan reward ini merupakan kebanggaan bersama sekaligus amanah […]

    Bagikan
  • Rotasi Jabatan di Polres Madiun Kota, Tekankan Profesionalisme dan Adaptasi Cepat

    Rotasi Jabatan di Polres Madiun Kota, Tekankan Profesionalisme dan Adaptasi Cepat

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama di lingkungan Polres Madiun Kota. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres, Selasa (21/10/2025), dengan dihadiri para pejabat utama dan seluruh anggota jajaran. Dalam kesempatan itu, Kapolres menyampaikan bahwa rotasi jabatan di tubuh Polri merupakan hal […]

    Bagikan
  • Terjepit Harga Minyak Goreng, Pengrajin Lempeng Magetan Kurangi Isi dan Naikkan Harga Demi Bertahan

    Terjepit Harga Minyak Goreng, Pengrajin Lempeng Magetan Kurangi Isi dan Naikkan Harga Demi Bertahan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kenaikan harga minyak goreng curah kembali menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, para pengrajin kerupuk nasi atau lempeng mulai merasakan dampak signifikan akibat lonjakan biaya produksi yang terus meningkat. Harga minyak goreng curah yang sebelumnya berada di kisaran Rp18 ribu hingga Rp19 ribu per […]

    Bagikan
expand_less