Sekwan Magetan Mundur Kurang dari Sebulan Menjabat, Ada Apa?
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 57
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Pengunduran diri Sekretaris DPRD Kabupaten Magetan, Jaka Risdiyanto, memicu perhatian publik. Pasalnya, ia belum genap satu bulan menjabat sejak dilantik pada Selasa, 10 Maret 2026, di Pendopo Surya Graha.
Informasi yang dihimpun, keputusan mundur tersebut telah diajukan secara resmi. Saat dikonfirmasi pada Kamis (2/4/2026), Jaka membenarkan kabar tersebut dan memastikan tidak ada faktor non-teknis di balik langkahnya.
Ia menegaskan, alasan utama pengunduran diri murni karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan dirinya menjalankan tugas secara maksimal. Ia juga menampik adanya tekanan atau persoalan internal selama menjabat.
“Benar, saya mengajukan pengunduran diri. Pertimbangannya karena kondisi kesehatan, jadi saya ingin fokus pemulihan,” ujarnya.
Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima pengajuan tersebut lengkap dengan surat keterangan medis.
Ia menyampaikan, dokumen yang dilampirkan menunjukkan adanya riwayat kesehatan yang menjadi dasar pengunduran diri. Oleh karena itu, DPRD menghormati keputusan tersebut.
“Pengunduran diri beliau disertai surat dokter yang menjelaskan kondisi kesehatannya. Jadi memang alasannya murni kesehatan,” jelas Suratno.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa situasi internal DPRD dalam kondisi kondusif dan tidak ada persoalan kinerja maupun tekanan kerja yang memicu pengunduran diri tersebut.
“Di internal tidak ada masalah, baik dari sisi kinerja maupun tekanan. Semua berjalan normal,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi kekosongan jabatan, DPRD Magetan segera mengambil langkah administratif dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah.
Suratno memastikan, pihaknya akan segera mengusulkan penunjukan pelaksana tugas (Plt) Sekwan agar aktivitas kedewanan tetap berjalan tanpa hambatan.
“Kami akan segera bersurat ke kepala daerah untuk penunjukan Plt, supaya roda organisasi tetap berjalan dan program yang sudah direncanakan tidak terganggu,” tandasnya. (Nan)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Arrachmando






