Berita Terkini
Trending Tags

Sirkuit Suryo Dikebut, Pemkab Magetan Bidik Gelar Kejurnas

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 260
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pengembangan Sirkuit Suryo Magetan dipercepat, targetkan standar nasional dan Kejurnas, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pengembangan Sirkuit Suryo di Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, terus dipercepat. Hal itu setelah Pemerintah Kabupaten Magetan menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp10 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dana tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Minggu (29/3/2026) lalu. Bantuan ini menjadi penopang utama pembangunan tahap lanjutan guna meningkatkan kualitas sirkuit agar memenuhi standar nasional.

Saat ini, Sirkuit Suryo memiliki lintasan sepanjang 1.030 meter dengan trek lurus 210 meter, lebar 8 meter, serta 11 tikungan. Sirkuit ini juga telah digunakan untuk menggelar Gubernur Cup Road Race Kejurprov Putaran I.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa fokus pembangunan tahap kedua diarahkan pada peningkatan sarana dan prasarana utama.

“Anggaran BKK ini kami prioritaskan untuk pembenahan lintasan, pembangunan tribun, Command Center, area parkir, hingga penguatan sistem mitigasi bencana agar sirkuit semakin layak,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Ia menambahkan, percepatan pembangunan dilakukan dengan melibatkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) agar seluruh aspek teknis sesuai standar.

“Kami ingin prosesnya cepat, tetapi tetap sesuai standar. Karena itu, IMI kami libatkan secara aktif, termasuk untuk memastikan kesiapan menuju kejuaraan tingkat nasional,” imbuhnya.

Menurut Nanik, jika seluruh tahapan pembangunan selesai, Sirkuit Suryo ditargetkan mampu menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional.

“Kalau semua fasilitas terpenuhi dan legalitas lahan sudah beres, kami optimistis Sirkuit Suryo siap naik kelas menjadi tuan rumah Kejurnas,” katanya.

Selain itu, Pemkab juga tengah mengkaji opsi pengelolaan oleh pihak ketiga. Skema tersebut diharapkan tetap memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pengelolaan akan kami kaji matang. Prinsipnya, harus profesional dan tetap memberikan dampak ekonomi bagi daerah,” jelasnya.

Ia juga menilai keberadaan sirkuit memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi lokal.

“Event balap ini bukan hanya olahraga, tapi juga mampu menghidupkan UMKM, pariwisata, hingga sektor jasa di sekitarnya,” tuturnya.

Sementara itu, Pengurus IMI Jawa Timur, Kiagus Firdaus, menyampaikan sejumlah catatan evaluasi terhadap kondisi sirkuit saat ini.

“Kapasitas paddock yang ada masih terbatas, sehingga perlu diperluas. Selain itu, kami juga mendorong pembangunan fasilitas tambahan seperti gapura di pintu selatan,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya pelibatan IMI dalam setiap tahapan pembangunan, termasuk dalam pengelolaan ke depan.

“Dari sisi manajemen, kami menyarankan agar pengelolaan dilakukan oleh pihak ketiga yang profesional dan berbadan hukum, supaya event bisa berjalan lebih optimal,” katanya.

Menurut Kiagus, skema tersebut juga berpotensi meningkatkan pemasukan daerah.

“Lintasan bisa dimanfaatkan untuk latihan berbayar atau kerja sama dengan tim balap, sehingga ada nilai ekonomi yang terus bergerak,” ujarnya.

Ketua IMI Magetan, Risto Vialle, menambahkan bahwa peningkatan fasilitas menjadi kunci untuk naik ke level Kejuaraan Nasional.

“Masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi, seperti penambahan paddock, perbaikan titik lintasan yang amblas, serta penyediaan tribun portabel yang lebih fleksibel,” jelasnya.

Ia optimistis, dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, Sirkuit Suryo dapat segera memenuhi standar nasional.

“Kalau sinerginya kuat, kami yakin sirkuit ini bisa segera naik kelas dan menjadi kebanggaan Magetan,” tandasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permudah Akses Antar Desa, TNI AD Bangun 4 Jembatan Di Ponorogo

    Permudah Akses Antar Desa, TNI AD Bangun 4 Jembatan Di Ponorogo

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat pedesaan terus dilakukan. TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0802 Ponorogo mulai membangun empat jembatan di sejumlah wilayah, guna mempermudah mobilitas warga antar desa, Senin (30/3/2026). Salah satu lokasi pembangunan berada di Desa Belang, Kecamatan Bungkal. Selama ini, warga setempat harus menyeberangi sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi […]

    Bagikan
  • Meriahnya Larung Sesaji, Telaga Sarangan Magetan Kenalkan Tradisi dan Wisata Lokal

    Meriahnya Larung Sesaji, Telaga Sarangan Magetan Kenalkan Tradisi dan Wisata Lokal

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Telaga Sarangan Kabupaten Magetan mengadakan acara larung sesaji pada Jumat (31/01/2025). Kegiatan yang berawal dari upacara adat bersih desa ini telah menjadi tradisi yang berlangsung turun temurun. Larung sesaji atau larung tumpeng ini kini menjadi bagian penting dari budaya lokal yang juga berfungsi sebagai sarana untuk mempromosikan wisata Telaga Sarangan.  […]

    Bagikan
  • Wisuda Tahun 2025 PPI Madiun, 204 Perwira Transportasi Siap Berkontribusi Untuk Negeri

    Wisuda Tahun 2025 PPI Madiun, 204 Perwira Transportasi Siap Berkontribusi Untuk Negeri

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perhubungan Darat, Bambang Siswoyo, melantik 204 perwira transportasi pada Wisuda ke-9 Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun, Selasa (26/08/2025). Mengusung tema “Lulusan Unggul, Mengukir Prestasi, Menginspirasi Perubahan untuk Membangun Negeri”. Bambang berharap para lulusan mampu menjadi perwira transportasi yang berkompeten, berprestasi, serta inovatif di […]

    Bagikan
  • Jaga Keselamatan Kereta Api, KAI Daop 7 Madiun Rutin Tilik Lintas Pakai Lori Dresin

    Jaga Keselamatan Kereta Api, KAI Daop 7 Madiun Rutin Tilik Lintas Pakai Lori Dresin

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun (Daop 7) terus memperkuat aspek keselamatan dan keandalan operasional dengan melakukan pengecekan sarana dan prasarana secara rutin menggunakan lori dresin. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada agenda Tilik Lintas di petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga Stasiun Blitar. Pengecekan dipimpin langsung oleh Alam Prasetyo […]

    Bagikan
  • Harga Bahan Pokok di Ngawi Mulai Meroket Jelang Ramadan, Cabai Rawit Jadi Komoditas Termahal photo_camera 3

    Harga Bahan Pokok di Ngawi Mulai Meroket Jelang Ramadan, Cabai Rawit Jadi Komoditas Termahal

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Menjelang bulan Ramadan, berbagai komoditas pangan di pasar tradisional Kabupaten Ngawi mulai menunjukkan tren kenaikan harga. Cabai rawit menjadi komoditas dengan lonjakan paling drastis dan menjadi sorotan para pedagang maupun pembeli. Pantauan di Pasar Besar Ngawi, Kamis (5/2/2026), harga cabai rawit kini menembus Rp95 ribu per kilogram, naik signifikan dari harga […]

    Bagikan
  • Diduga Ada Pungutan Berkedok Uang Keamanan di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Minta Pemkab Bertindak

    Diduga Ada Pungutan Berkedok Uang Keamanan di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Minta Pemkab Bertindak

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok uang keamanan mencuat di lingkungan Pasar Sayur Magetan. Sejumlah pedagang mengaku diminta menyetorkan uang secara rutin setiap bulan kepada oknum petugas pasar tanpa disertai karcis atau bukti pembayaran resmi sebagaimana mekanisme retribusi yang berlaku. Praktik yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun itu kini menjadi perhatian […]

    Bagikan
expand_less