Berita Terkini
Trending Tags

Pudak Berbenah, Berbagai Cara Warga Atasi Limbah Kotoran Sapi

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • visibility 76
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Cacing hasil budidaya peternak sapi di kecamatan Pudak, Foto : Ega – Sinergia 

Sinergia | Ponorogo – Permasalahan limbah kotoran sapi yang menumpuk di Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo, kini mulai menemukan solusi. Limbah yang sebelumnya kerap mencemari sungai, kini diolah menjadi pupuk organik, bahan makanan untuk budidaya cacing, hingga diubah menjadi gas yang bermanfaat bagi warga.

Salah satu warga Pudak, Sumali, berhasil mengelola kotoran sapi miliknya untuk pakan budidaya cacing. Menurutnya, langkah ini tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memberikan keuntungan ekonomi.

“Saat ini sudah banyak peternak yang ikut membudidayakan cacing. Meski harus berbagi hasil dengan investor yang menyediakan bibit dan sarana, tetap saja hasilnya menguntungkan,” jelas Sumali.

Populasi sapi perah di Kecamatan Pudak sendiri mencapai sekitar 7.000 ekor. Sebelumnya, hampir semua peternak membuang kotoran sapinya ke sungai, sehingga menyebabkan pencemaran. Namun kini, ratusan peternak telah tergabung dalam koperasi dan memanfaatkan limbah sapi untuk usaha budidaya cacing.

Image Not Found
Cacing hasil budidaya peternak sapi pudak, Foto : Ega – Sinergia

Ketua Koperasi Berkah Cacing, Didik Eko, menambahkan bahwa usaha ini tidak hanya menekan jumlah limbah kandang, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah ekonomi. “Dalam satu kilogram cacing, peternak bisa meraup keuntungan hingga Rp10 ribu. Ini jelas sangat membantu perekonomian warga,” ungkapnya.

Program pengelolaan limbah ini juga mendapat dukungan dari siswa SMK Pemda dan sejumlah perguruan tinggi yang ikut terlibat dalam pendampingan. Dengan adanya kolaborasi ini, Pudak tidak hanya berhasil mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Ega patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • DLH Kota Madiun Gencar Uju Emisi, Perkuat Pengawasan Kualitas Udara

    DLH Kota Madiun Gencar Uju Emisi, Perkuat Pengawasan Kualitas Udara

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya pengendalian polusi udara terus digencarkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun melalui pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor. Program yang menjadi agenda rutin ini berkeliling ke seluruh kelurahan sebagai bentuk pengawasan kualitas udara sekaligus sarana penyadaran publik. Subkoordinator Pencegahan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kota Madiun, Annita Yuli Mayasari, […]

    Bagikan
  • Tekan Angka Kehamilan Remaja, Pemkot Madiun Gencarkan Edukasi dan Pembinaan Dini

    Tekan Angka Kehamilan Remaja, Pemkot Madiun Gencarkan Edukasi dan Pembinaan Dini

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun terus berupaya menekan angka kehamilan di kalangan remaja. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Puskesmas Demangan, Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam memberikan edukasi serta pembinaan kepada remaja agar lebih memahami risiko pernikahan […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan, Harga Cabai Tembus Rp. 95 Ribu per Kg, Ayam Potong Rp. 35 Ribu per Kg

    Jelang Ramadhan, Harga Cabai Tembus Rp. 95 Ribu per Kg, Ayam Potong Rp. 35 Ribu per Kg

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang bulan suci Ramadhan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Legi Ponorogo, Jawa Timur, mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada cabai rawit yang kini menembus Rp95 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp70 ribu per kilogram. Selain cabai rawit, kenaikan juga terjadi pada jenis cabai lainnya. Cabai merah […]

    Bagikan
  • Hilang Usai Sholat Subuh, Suparto Ditemukan di Tebing Sungai Sedalam 15 Meter

    Hilang Usai Sholat Subuh, Suparto Ditemukan di Tebing Sungai Sedalam 15 Meter

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Suparto, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dilaporkan hilang sejak pagi setelah menunaikan salat subuh Minggu (30/03/2025). Setelah dilakukan pencarian oleh warga, pria berusia 67 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di tebing sungai dengan kedalaman sekitar 15 meter sekitar pukul 15.30 WIB. Menurut kesaksian warga, Suparto […]

    Bagikan
  • Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Magetan dalam tiga pekan terakhir membuat sentra pertanian sayur di Kecamatan Poncol mengalami kerusakan parah. Desa Genilangit menjadi salah satu titik terdampak paling berat. Lahan-lahan yang biasanya subur kini berubah menjadi area tergenang dan tidak produktif. Sejumlah petani terlihat membongkar tanaman cabai mereka yang […]

    Bagikan
  • Ribuan ASN Pemkab Madiun Berdesakan Hadiri Apel Bersama dan Halal Bihalal

    Ribuan ASN Pemkab Madiun Berdesakan Hadiri Apel Bersama dan Halal Bihalal

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun memadati Pendopo Ronggo Jumeno, Caruban, Selasa pagi (8/4/2025). Mereka mengikuti apel dan kegiatan halal bihalal bersama Bupati dan Wakil Bupati Madiun, dilanjutkan dengan santap bersama menu khas Lebaran: opor ayam. Antrean panjang tampak mengular sejak pagi hari. ASN dari berbagai […]

    Bagikan
expand_less