Berita Terkini
Trending Tags

Serangan Hama Potong Leher, Petani Magetan Panen Dini dan Merugi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani menunjukan padi yang terkena hama potong leher, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Serangan penyakit padi “potong leher” menghantam lahan pertanian di Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Akibatnya, para petani terpaksa melakukan panen dini dengan hasil yang sangat minim. Dari puluhan karung gabah yang biasa mereka panen, kini hanya tersisa satu hingga dua karung per petak lahan.

Petani mengaku rugi besar akibat serangan jamur Magnaporthe oryzae yang merontokkan bulir padi sebelum masa panen tiba. “Kalau ditunggu tua, malah lapuk dan jatuh. Panen sekarang pun hasilnya jauh dari harapan,” ujar Misdi (70), petani asal Desa Pragak, Selasa (03/06/2025).

Penyakit yang disebabkan jamur ini menyerang bagian pangkal bulir padi, membuat tanaman mengering sebelum waktunya. Kondisi tersebut memaksa petani seperti Sukadi, Yadi, dan Saman memanen lebih awal demi menyelamatkan sedikit hasil yang masih bisa dikumpulkan.

“Awalnya kami kira hama biasa seperti wereng, jadi disemprot insektisida. Ternyata ini jamur, harusnya pakai fungisida. Tapi sudah telanjur, tak tertolong lagi,” keluh Sukadi.

Cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan berturut-turut selama hampir dua pekan diduga memicu serangan penyakit. Kelembapan tinggi mempercepat pertumbuhan jamur, serta memperparah kondisi tanaman.

Tak hanya di Desa Pragak, serangan ini juga dilaporkan menyebar ke sejumlah kecamatan lain seperti Lembeyan, Kawedanan, dan Takeran. Banyak petani merasa tidak mendapat arahan atau pendampingan dalam mengantisipasi penyakit ini.

Image Not Found
Petani di Magetan merugi karena tanaman padi terkena serangan hama, Foto : Kusnanto – Sinergia

“Benih kami pakai varietas unggul, beli dari toko resmi. Tapi ternyata tak tahan penyakit. Kami butuh pengetahuan dan pendampingan, bukan hanya disuruh menyemprot tanpa tahu harus pakai apa,” kata Kadimun, petani lain dari Dusun Sepandan.

Kerugian ekonomi membayangi para petani. Dari hasil panen yang minim, mereka bahkan tidak bisa menutup biaya produksi, apalagi melunasi utang modal.

Ironisnya, sebagian besar petani tidak ikut program asuransi pertanian. Mereka mengaku tak paham prosedurnya dan tak mengira risiko gagal panen sebesar ini akan terjadi.

“Modal semua pinjaman. Kalau seperti ini, musim tanam berikutnya saja kami bingung cari biaya,” ungkap Saman.

Petani mendesak pemerintah tidak sekadar menyalahkan cuaca atau memberikan imbauan. Mereka meminta bantuan nyata, mulai dari edukasi penanganan penyakit tanaman, distribusi fungisida, hingga kemungkinan pemberian kompensasi atau bantuan sosial.

“Kalau dibiarkan terus seperti ini, bisa berdampak pada ketahanan pangan. Jangan tunggu semua gagal baru sibuk turun ke lapangan,” tegas Yadi.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Karyawan Perhutani Terlibat, Polisi Tangkap 2 Orang Pembawa Kayu Jati Ilegal

    Oknum Karyawan Perhutani Terlibat, Polisi Tangkap 2 Orang Pembawa Kayu Jati Ilegal

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus jual beli kayu jati ilegal berhasil digagalkan Polres Ponorogo. Sebanyak 40 gelondongan kayu jati diamankan petugas saat diangkut menggunakan sebuah truk di Jalan Raya Ponorogo–Wonogiri, Kecamatan Badegan, Jumat (08/08/2025) lalu. Kayu bernilai puluhan juta rupiah itu diduga hasil pembalakan liar di kawasan hutan Perhutani. Dua orang pelaku turut diamankan dalam […]

    Bagikan
  • Libur Idul Adha 1446 H, Jalan Tol Madiun Alami Kenaikan Laju Kendaraan Mencapai 4,5%

    Libur Idul Adha 1446 H, Jalan Tol Madiun Alami Kenaikan Laju Kendaraan Mencapai 4,5%

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Momen libur panjang Hari Raya Idul Adha 2025, PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mengoptimalkan seluruh layanan operasional di ruas Tol Ngawi–Kertosono. Upaya ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus kendaraan serta menjamin kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan tol. Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, menyampaikan bahwa lonjakan volume lalu […]

    Bagikan
  • KPK Resmi Tetapkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Tersangka

    KPK Resmi Tetapkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Tersangka

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta — Usai menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Sabtu (8/11/2025), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sebagai tersangka dalam kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Selain Sugiri, KPK juga menetapkan tiga tersangka lainnya, yakni Sekretaris Daerah Agus Pramono, Direktur RSUD […]

    Bagikan
  • Aduan Roti Berjamur, Dinkes Madiun Cek SPPG Assalam Geger

    Aduan Roti Berjamur, Dinkes Madiun Cek SPPG Assalam Geger

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melakukan pengecekan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam di Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Selasa (30/12/2025). Langkah ini menyusul adanya aduan dari wali murid terkait paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa roti berjamur yang diterima peserta didik PAUD. Tim Dinkes memantau lokasi penyimpanan bahan makanan serta meminta […]

    Bagikan
  • Hujan Angin Terjang Kasreman Ngawi, Tiga Rumah Rusak dan Sapi Tewas Tertimpa Bangunan

    Hujan Angin Terjang Kasreman Ngawi, Tiga Rumah Rusak dan Sapi Tewas Tertimpa Bangunan

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Rabu (24/9/2025) sore, menyebabkan kerusakan cukup parah. Tiga rumah warga terdampak dan seekor sapi mati tertimpa reruntuhan bangunan. Data Pusdalops-PB BPBD Ngawi menyebutkan, kerusakan terparah dialami rumah Tamin di Dusun Gunungsari, Desa Gunungsari. Selain bagian dapur yang ambruk, kandang ternak […]

    Bagikan
  • Ini Tanggapan Paslon 01 dan 02 Pilkada Magetan Pasca Putusan PSU oleh MK

    Ini Tanggapan Paslon 01 dan 02 Pilkada Magetan Pasca Putusan PSU oleh MK

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Juru Bicara Tim Pemenangan Paslon 01 Nanik Endang Rusminiarti-Suyatni Priasmoro Didik Haryono angkat bicara perihal putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Pihaknya menerima putusan MK dan siap melaksanakan tahapan PSU.  “Tetapi yang menjadi catatan bahwa terjadinya PSU di 4 TPS ini murni kesalahan dari penyelenggara. Seharusnya persoalan di TPS itu diselesaikan di […]

    Bagikan
expand_less