Berita Terkini
Trending Tags

Dinkes Magetan Catat 1.997 Kasus Gangguan Pendengaran, Perkuat Deteksi Dini

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • visibility 70
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaksanaan tes kesehatan THT untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan pendengaran, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kasus gangguan pendengaran di Kabupaten Magetan menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, tercatat hampir 2.000 kasus terjadi sepanjang tahun 2025 ini. Kondisi ini mendorong kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan pendengaran.

Dari total 1.997 kasus yang tercatat, gangguan terbanyak adalah Otitis Media (1.024 kasus), diikuti oleh Serumen Prop (570 kasus), Tuli Ototoksik (369 kasus), serta Tuli akibat paparan bising (34 kasus). Menghadapi situasi ini, Dinkes Magetan bersama Puskesmas Kawedanan menjalin kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, khususnya Departemen Telinga Hidung Tenggorokan dan Bedah Kepala Leher (THT-BKL). Kolaborasi ini diwujudkan melalui pelatihan deteksi gangguan pendengaran menggunakan alat Otoacoustic Emission (OAE) pada Sabtu (19/07/2025).

“Dengan OAE, kita bisa mengetahui fungsi rumah siput telinga bayi hanya dalam 5 hingga 10 menit. Ini penting agar gangguan bisa dikenali sebelum bayi berusia tiga bulan,” terang dr. Rosa Falerina, Sp.THT-BKL Subsp.N.O (K) dari Unair saat memberikan pelatihan di Magetan.

Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Dinkes Magetan. Menurut Retnowati Hadirini, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, kemampuan tenaga medis dalam deteksi dini menjadi kunci pencegahan komplikasi jangka panjang. “Semakin dini kita tahu, semakin besar peluang untuk mencegah kecacatan atau gangguan tumbuh kembang anak,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung di Puskesmas Kawedanan ini juga menggandeng Perhimpunan Dokter Spesialis THT Kepala Leher (Perhati-KL). Sekitar 70 tenaga medis dan non-medis mengikuti pelatihan, sementara program penyuluhan menyasar siswa dan guru di SDIT Badrusalam.

“Kami ingin membekali semua lini, dari tenaga medis hingga guru, tentang pentingnya pemeriksaan telinga, baik untuk bayi baru lahir hingga lansia,” jelas dr. Renny Kurniawaty, Kepala Puskesmas Kawedanan.

Selain edukasi teknis, kegiatan juga mencakup seminar daring dan workshop bantuan hidup dasar, memperkuat kapasitas penanganan di lapangan. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari sistem layanan kesehatan pendengaran yang lebih inklusif dan berkualitas di Kabupaten Magetan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permintaan Sandal Kulit Magetan Menurun Jelang Lebaran 2026, Perajin Hadapi Tantangan Baru

    Permintaan Sandal Kulit Magetan Menurun Jelang Lebaran 2026, Perajin Hadapi Tantangan Baru

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, para perajin sandal kulit di Kabupaten Magetan menghadapi situasi yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Momentum yang biasanya menjadi puncak penjualan justru tidak memberikan lonjakan signifikan pada permintaan. Sejumlah perajin mengaku, peningkatan pesanan menjelang Lebaran tahun ini tidak setinggi biasanya. Jika pada periode yang sama di tahun-tahun […]

    Bagikan
  • Waspada Cuaca Ekstrem hingga Akhir April, BPBD Mitigasi Kekeringan

    Waspada Cuaca Ekstrem hingga Akhir April, BPBD Mitigasi Kekeringan

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Cuaca ekstrem diperkirakan masih akan melanda wilayah Kabupaten Madiun hingga akhir April 2025. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menyebut kondisi ini terjadi seiring masuknya masa peralihan musim penghujan ke musim kemarau atau pancaroba. “Dimungkinkan masih terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang sampai akhir April […]

    Bagikan
  • Fantastis! Kekayaan Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Capai Rp14,5 Miliar

    Fantastis! Kekayaan Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Capai Rp14,5 Miliar

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma, tercatat memiliki kekayaan paling tinggi dibanding dua pejabat lain yang ikut terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (7/11/2025). Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024 yang diakses melalui laman resmi elhkpn.kpk.go.id, Yunus memiliki total harta senilai Rp. […]

    Bagikan
  • Rem Motor Matic Blong, Pasutri Terjun ke Jurang di Jalur Curam Sarangan

    Rem Motor Matic Blong, Pasutri Terjun ke Jurang di Jalur Curam Sarangan

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur curam kawasan wisata Telaga Sarangan, Rabu (25/06/2025). Sepasang suami istri asal Karanganyar, Jawa Tengah, terjun ke jurang sedalam 4 meter setelah motor matic yang dikendarai mengalami rem blong saat melintasi tikungan tajam di atas Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Sepeda motor Honda […]

    Bagikan
  • Dampak Efisiensi, 6 Mobil KPU Ponorogo Ditarik

    Dampak Efisiensi, 6 Mobil KPU Ponorogo Ditarik

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Enam mobil operasional yang biasa digunakan oleh komisioner dan sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo ditarik oleh KPU Provinsi Jawa Timur. Langkah ini merupakan bagian dari efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat. “Enam mobil untuk ketua, anggota, dan sekretaris semua ditarik untuk ditiadakan,” ungkap Ketua KPU Ponorogo, R. Gaguk […]

    Bagikan
  • SMK Al Inabah Ponorogo Disatroni Maling,Sejumlah Barang Dirusak Dengan Katana

    SMK Al Inabah Ponorogo Disatroni Maling,Sejumlah Barang Dirusak Dengan Katana

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al Inabah yang berada di Desa Japan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, menjadi sasaran pencurian dan perusakan pada Rabu pagi, 11 Februari 2026. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 05.20 WIB. Aksi pencurian disertai perusakan itu pertama kali diketahui oleh guru dan sejumlah siswa yang hendak masuk sekolah. […]

    Bagikan
expand_less