Berita Terkini
Trending Tags

Terduga Pelaku Pembunuhan Diamankan, Pisau Ditemukan Dibuang di Selokan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
  • visibility 42
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Satreskirm Polres Madiun Kota saat olah TKP kasus dugaan pembunuhan remaja di Jalan Jolo Rante Josenan. Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Satreksrim Polres Madiun Kota bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pembunuhan yang menimpa Verind Wibowo Putra (19), seorang pelajar asal Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun pada (01/01/2026). Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Jalan Jolorante Nomor 8, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, pada sekitar pukul 02.30 WIB. Korban mengalami luka tusuk lebih dari 3 titik.

Kasatreskrim Polres Madiun Kota, AKP Agus Riadi mengatakan pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa saksi-saksi. Terduga pelaku berinisial MRA diamankan usai kepolisian menerima laporan peristiwa tersebut. “Kita menerima laporan itu sekitar pukul 03.30 WIB, tim bergerak cepat dan mengamankan terduga pelaku sekitar pukul 05.00 WIB di rumahnya,” ujar AKP Agus.

Hasil pemeriksaan sementara, kejadian maut itu dipicu oleh cek cok antara korban dan pelaku. Saat itu, korban bersama teman wanitanya mendatangi terduga pelaku di lokasi kejadian. Diduga karena pengaruh minuman keras, keduanya bersitegang dan saling pukul.

“Mereka bersitegang dan ada pemukulan disitu. Habis itu dipisah, salah satunya masuk ke rumah. Keluar lagi langsung ada pemukulan lalu ada penusukan, dimana penusukan tersebut menyebabkan ada yang meninggal dunia,” imbuhnya.

Image Not Found
Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Agus Riadi saat memberikan keterangan hasil penyelidikan kasus dugaan pembunuhan remaja 19 tahun. Foto : Kriswanto

Korban dengan pelaku tidak memiliki hubungan keluarga. Hanya korban dan pelaku saling kenal namun tidak akrab. Terkait senjata tajam yang digunakan pelaku, hasil penyelidikan diamankan 1 buat pisau lipat. Dari pengakuan terduka pelaku, pisau tersebut dibeli secara online.

”Sengaja dibawah (pisau-red). Setelah kejadian itu dibuang di dalam selokan. Untuk barang bukti yang kita amankan 1 pisau, celana terduga yang dipakai yang dimungkinkan ada noda darah disitu,” terang PJU Polres Madiun Kota itu.

Lebih lanjut, untuk saksi yang diperiksa sekitar 6 orang. Sementara, terduga pelaku masih berusia 16 tahun, masuk kategori dibawah umur. Untuk itu, Satreskrim Polres Madiun melalui unit PPA akan menggandeng Dinas Sosial PP-PA Kota Madiun.

“Terduga pelaku ini masih dibawah umur, kita akan menggandeng Dinsos untuk melakukan pendampingan tatkala kita melakukan upaya hukum. Saksi yang sudah kita periksa sejauh ini sekitar 6 orang,” pungkas AKP Agus.

Saat ini seluruh barang bukti telah diamankan di Satreskrim Polres Madiun Kota. Sementara penyidik terus melengkapi berkas perkara guna memastikan penegakan hukum dilakukan secara adil dan objektif.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Kredit Macet Capai Miliaran, Dirut Bank Madiun Buka Suara

    Dugaan Kredit Macet Capai Miliaran, Dirut Bank Madiun Buka Suara

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kredit macet di Bank Madiun menjadi sorotan setelah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gema Justicia menilai kasus tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga masuk ranah tindak pidana korupsi. Direktur LBH Gema Justicia, Didik Suwito, menyebut kredit perorangan yang disalurkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) milik Pemkab Madiun untuk usaha di Dusun Panggung, […]

    Bagikan
  • Diterjang Luapan Bengawan Madiun, Rumah Lansia di Balerejo Ambles 2 Meter

    Diterjang Luapan Bengawan Madiun, Rumah Lansia di Balerejo Ambles 2 Meter

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebuah rumah milik pasangan lanjut usia (lansia) di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, ambles sedalam dua meter. Hal itu akibat diterjang luapan Sungai Bengawan Madiun pada pertengahan Maret lalu. Insiden ini terjadi bersamaan dengan pertengahan bulan Ramadan. Pemilik rumah, Kasidin (62) dan Sri Fatonah (61), menyebut amblesnya tanah menyebabkan […]

    Bagikan
  • Kawasan Industri Madiun Dipacu, Pemprov Jatim Geser Poros Investasi ke Selatan

    Kawasan Industri Madiun Dipacu, Pemprov Jatim Geser Poros Investasi ke Selatan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong percepatan pembentukan kawasan industri di Kabupaten Madiun sebagai bagian dari strategi pemerataan investasi di luar kawasan industri ring satu. Langkah ini disebut sebagai respons atas mulai penuhnya kawasan industri di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Kepala Bidang Sarana Prasarana Pengawasan dan Pengendalian Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan […]

    Bagikan
  • Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi Pada Kamis Malam Tanggal 27 Maret

    Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi Pada Kamis Malam Tanggal 27 Maret

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – 4 hari jelang Hari Raya Iedul Fitri 1446 H kendaraan arus mudik sudah mulai nampak di wilayah Kabupaten Madiun. Utamanya, di titik perlintasan jalan Exit Tol Dumpil, yang merupakan jalur keluar masuk kendaraan ke jalur tol di wilayah Madiun. Kapolres Madiun AKBP Mohammad Zainur Rofik mengatakan wilayah Madiun memiliki dua […]

    Bagikan
  • Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan kini justru berubah fungsi menjadi “tempat sampah” di Kabupaten Magetan. Di perbatasan Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, aliran sungai tampak dipenuhi plastik, botol bekas, popok bayi, hingga sisa makanan. Tumpukan itu menimbulkan bau menyengat, air keruh, serta gundukan sampah bercampur tanaman liar. Kondisi […]

    Bagikan
  • Buronan Kasus Korupsi Hibah P2SEM Ngawi Ditangkap di Surabaya, Jadi Sopir Taksi Online

    Buronan Kasus Korupsi Hibah P2SEM Ngawi Ditangkap di Surabaya, Jadi Sopir Taksi Online

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Setelah 13 tahun berstatus buron, seorang terpidana kasus korupsi di Kabupaten Ngawi akhirnya berhasil ditangkap Kejaksaan. Terpidana bernama Musyafak Choirudin (MC) itu diamankan tim gabungan Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, dan Kejaksaan Negeri Ngawi di wilayah Surabaya. Saat diringkus, MC diketahui bekerja sebagai sopir taksi online. Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi, […]

    Bagikan
expand_less