Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Kawasan Industri Madiun Dipacu, Pemprov Jatim Geser Poros Investasi ke Selatan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 421
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar sosialisasi nomor 75 Tahun 2025 di Ruang Praja Mukti, Puspem Caruban perihal kawasan industri, (24/2/2026), Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Madiun — Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong percepatan pembentukan kawasan industri di Kabupaten Madiun sebagai bagian dari strategi pemerataan investasi di luar kawasan industri ring satu. Langkah ini disebut sebagai respons atas mulai penuhnya kawasan industri di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Kepala Bidang Sarana Prasarana Pengawasan dan Pengendalian Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Eddi Wiyono, menyatakan bahwa Madiun kini masuk dalam peta prioritas pengembangan industri.

Hal itu merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di wilayah Jawa Timur.

“Perkembangannya cukup signifikan. Pengelola sudah ada yang siap masuk, yakni PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER). Ketersediaan lahannya juga sudah clear,” kata Eddi saat menghadiri sosialisasi Peraturan Bupati Madiun Nomor 75 Tahun 2025 di Ruang Praja Mukti, Puspem Caruban Selasa (24/2/2026).

Regulasi tersebut merupakan turunan dari Peraturan Daerah Kabupaten Madiun Nomor 1 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) Madiun Tahun 2024–2044. Dokumen itu menjadi fondasi arah industrialisasi daerah selama dua dekade ke depan.

Pertumbuhan industri di Jawa Timur selama ini terkonsentrasi di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, hingga Mojokerto. Kawasan-kawasan tersebut kini disebut mendekati kapasitas maksimal.

Pemprov Jatim, melalui program Nawa Bhakti Satya, mendorong perluasan pusat pertumbuhan ekonomi ke wilayah selatan. Kabupaten Madiun diproyeksikan menjadi salah satu simpul baru.

“Sekarang arahnya bergeser ke selatan. Madiun punya potensi dari sisi lahan dan minat pengelola,” ujar Eddi.

Langkah ini sekaligus menjadi upaya pemerataan investasi agar tidak terpusat di kawasan metropolitan Surabaya. Pemerintah berharap pengembangan kawasan industri baru dapat memicu efek berganda, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga tumbuhnya sektor pendukung seperti logistik dan jasa.

Meski persiapan dasar dinilai cukup matang, Eddi menegaskan pembangunan kawasan industri merupakan proyek lintas sektor. Peran Pemerintah Kabupaten Madiun tetap krusial sebagai pemilik kewenangan wilayah, terutama dalam penyediaan infrastruktur penunjang dan kepastian tata ruang.

“Ini bukan hanya soal lahan dan investor. Dukungan infrastruktur dan koordinasi lintas sektor harus kuat,” katanya.

Sosialisasi regulasi yang digelar di Puspem Caruban disebut sebagai langkah awal untuk memastikan keselarasan kebijakan antara pemerintah daerah dan provinsi.

Jika terealisasi sesuai rencana, kawasan industri Madiun berpotensi menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru di koridor selatan Jawa Timur—menggeser dominasi ring satu dan membuka babak baru industrialisasi berbasis pemerataan wilayah. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kehabisan Tiket KA? PT KAI DAOP 7 Tambah 530 Kursi KA Brantas

    Kehabisan Tiket KA? PT KAI DAOP 7 Tambah 530 Kursi KA Brantas

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Ratusan ribu orang memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk perjalanan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tercatat, selama periode angkutan Nataru mulai 19 Desember hingga 5 Januari 2025 nanti, sebanyak 283.583 pelanggan dilayani di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun dengan rincian naik 138.828 dan turun 144.755 penumpang. Tingginya minat […]

    Bagikan
  • 2.815 Siswa di Kabupaten Ngawi Sasaran Makan Bergizi Gratis

    2.815 Siswa di Kabupaten Ngawi Sasaran Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya dilaksanakan di wilayah Kabupaten Ngawi mulai Senin (17/2/2025). Pelaksanaan program andalan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo – Gibran ini, seperti yang terpantau di SDN 02 Ngawi Purba, Kecamatan Ngawi. Sesuai rencana, 2.815 siswa dari 28 sekolah akan menerima program MBG ini. “Insya Allah akan […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Bongkar Kasus Penipuan hingga Curanmor Bermodus Kencan Online

    Polres Madiun Kota Bongkar Kasus Penipuan hingga Curanmor Bermodus Kencan Online

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota menunjukkan komitmen dalam memberantas tindak kriminal di wilayah hukumnya. Dalam kurun waktu berdekatan, aparat berhasil mengungkap dua kasus berbeda, yakni penipuan dana talangan dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dengan modus kencan online. Kasus praktik penipuan dan penggelapan dengan modus kerja sama dana talangan untuk take […]

    Bagikan
  • R-APBD Magetan 2026 Cuma Dibahas 2 Hari, Banggar DPRD Pertanyakan Kinerja TAPD

    R-APBD Magetan 2026 Cuma Dibahas 2 Hari, Banggar DPRD Pertanyakan Kinerja TAPD

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Magetan Tahun Anggaran 2026 menuai sorotan tajam. Nota Keuangan R-APBD baru diserahkan Pemerintah Kabupaten Magetan kepada DPRD pada 25 November 2025. Artinya hanya dua hari sebelum batas pengesahan pada 28 November 2025. Keterlambatan ini dinilai memperburuk kualitas perencanaan anggaran dan kinerja […]

    Bagikan
  • Telan Korban, Pengawasan Tambang Tradisional di Maospati Diperketat

    Telan Korban, Pengawasan Tambang Tradisional di Maospati Diperketat

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kecamatan Maospati bersama Polsek Maospati memperketat pengawasan terhadap aktivitas galian tanah tradisional. Hal itu setelah temuan sejumlah titik galian dinilai berpotensi memicu bencana longsor. Penguatan koordinasi dilakukan melalui rapat bersama Forkopimcam Maospati. Rakor dipimpin Kapolsek Maospati AKP Vista Dwi Pujiningsih, dan Sekcam Maospati Hadi Wasono Rohmad, serta dihadiri para Kanit […]

    Bagikan
  • Libur Sekolah Belum Dongkrak Wisata Telaga Sarangan, Baru 56 Ribu Pengunjung, Ada Apa?

    Libur Sekolah Belum Dongkrak Wisata Telaga Sarangan, Baru 56 Ribu Pengunjung, Ada Apa?

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Libur sekolah yang biasanya menjadi momentum peningkatan kunjungan wisata belum sepenuhnya mampu mendongkrak jumlah wisatawan di kawasan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Hingga pertengahan masa liburan, jumlah pengunjung tercatat masih berada di bawah capaian periode yang sama tahun lalu. Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan, jumlah wisatawan yang berkunjung […]

    Bagikan
expand_less