Berita Terkini
Trending Tags

Wali Kota Madiun Dorong Pendidikan Praktik, Ini Rencana Soal Laboratorium Terpadu

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 49
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perancangan pembangunan laboratorium terpadu edukasi di Kota Madiun bersama Manoj Baj, Konsultan India. Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mematangkan rencana pembangunan laboratorium terpadu edukasi yang akan menjadi pusat pembelajaran praktik bagi siswa mulai jenjang SD hingga SMA. Program ini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan digagas langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi.

Wali Kota Maidi menjelaskan bahwa kebutuhan pembangunan laboratorium tersebut cukup besar, sementara anggaran daerah masih terbatas. Karenanya, Pemkot Madiun menggandeng pihak luar untuk turut membantu pembiayaan.

“Dalam RPJMD kita harus membangun lab pembelajaran edukasi lengkap, tapi biayanya tinggi. Anggaran kita terbatas, akhirnya saya minta bantuan agar bisa dibantu. Nilainya hampir Rp. 400 miliar. Kalau dibangun bersamaan dengan kondisi anggaran sekarang, kita tidak mampu. Alhamdulillah mereka sanggup,” ujar Maidi, Kamis (20/11/2025).

Laboratorium terpadu itu rencananya dibangun di tiap kecamatan dengan konsep edukasi berbasis praktik. Lahan yang dibutuhkan mencapai sekitar 3 hektare per titik. Fasilitas tersebut akan memuat ruang pembelajaran biologi, peternakan, pertanian, hingga klinik hewan.

“Biologi di sekolah itu kan teori. Di sini nanti praktik langsung di lapangan. Anak bisa belajar kemandirian, dari binatang, tanaman, sampai laboratorium. Pembiayaan dari pihak mitra, Pemkot hanya menyediakan lahan,” tambah Maidi.

Salah satu pihak yang diajak bekerja sama adalah Konsulat Jenderal India. Ia menilai konsep edukasi yang disiapkan Pemkot Madiun sangat potensial untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa.

“Ngrowo Bening sejak dulu adalah tempat pendidikan, tapi perlu dibenahi. Kami ingin membuatnya lebih menarik agar anak-anak bisa belajar langsung, bukan hanya lewat layar. Mereka perlu tahu bagaimana menanam, merawat, memberikan air dan pupuk. Ini untuk masa depan mereka,” ujar Konsultan India untuk Indonesia Kawasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, Manoj Baj.

Menurutnya, konsep pendidikan berbasis praktik ini juga menyasar masyarakat luas, termasuk petani. Laboratorium terpadu nantinya akan dilengkapi fasilitas penelitian dan klinik hewan agar para petani dapat berkonsultasi terkait pengelolaan lahan maupun peternakan.

“Kalau ada petani yang selama ini menanam cabai tapi gagal, kita bisa bantu menganalisis apakah tanahnya lebih cocok ditanami jagung, tomat, atau yang lain. Ini bukan hanya untuk siswa, tapi untuk kemajuan masyarakat,” jelasnya.

Dengan dukungan kerja sama lintas negara tersebut, Pemkot Madiun berharap pembangunan laboratorium terpadu bisa segera terealisasi dan menjadi model pembelajaran baru yang lebih praktis, modern, dan berdampak luas bagi dunia pendidikan serta masyarakat. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kehamilan di Luar Nikah Dominasi Dispensasi Nikah Anak di Kabupaten Madiun

    Kehamilan di Luar Nikah Dominasi Dispensasi Nikah Anak di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Fenomena pernikahan dini di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius sepanjang 2025. Data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Madiun menunjukkan, kehamilan di luar nikah menjadi faktor dominan yang mendorong remaja mengajukan dispensasi nikah. Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 63 anak mengikuti konseling dispensasi […]

    Bagikan
  • Saling Berbagi, Persatuan Penyandang Disabilitas Kota Madiun Berbagi Takjil Ke Masyarakat

    Saling Berbagi, Persatuan Penyandang Disabilitas Kota Madiun Berbagi Takjil Ke Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulan suci Ramadhan menjadi momen untuk saling berbagi kebaikan. Seperti yang dilakukan oleh Persatuan Penyandang Disabilitas Kota Madiun di Jalan Agus Salim Kota Madiun pada Kamis (20/3/2025) ini. Mereka berbagi takjil gratis kepada warga dan pengguna jalan yang melintas. Meski memiliki kekurangan pada fisiknya, namun semangat menebar kebaikan di bulan […]

    Bagikan
  • Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pencarian Ilut Apriliani, remaja penyandang disabilitas yang dilaporkan hilang di hutan Desa Lembean Wetan, Kecamatan Lembean, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus dilakukan hingga Minggu (11/5/2025). Memasuki hari ketiga, keberadaan Ilut masih belum diketahui meskipun ratusan personel gabungan telah dikerahkan. Sekitar 200 petugas dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, dan warga menyisir hutan […]

    Bagikan
  • Pamit Bermain, Bocah 11 Tahun Ditemukan Tenggelam di Bekas Galian C

    Pamit Bermain, Bocah 11 Tahun Ditemukan Tenggelam di Bekas Galian C

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab. Madiun — Peristiwa tragis terjadi di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Minggu (27/4/2025). Seorang bocah laki-laki, RYA (11), siswa kelas IV SD Negeri Tulung, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di bekas galian C milik warga setempat. Kapolsek Saradan, AKP Koco Widodo, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB di […]

    Bagikan
  • Warga Saradan Rugi Rp150 Juta, Tertipu Janji Lolos Masuk PPI Madiun oleh Oknum Satpol PP

    Warga Saradan Rugi Rp150 Juta, Tertipu Janji Lolos Masuk PPI Madiun oleh Oknum Satpol PP

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun  — Seorang warga Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menjadi korban dugaan penipuan dengan modus janji kelulusan masuk Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun. Dalam kasus tersebut korban dilaporkan mengalami kerugian hingga Rp150 juta. Terduga pelaku berinisial HA, yang disebut-sebut merupakan oknum anggota Satpol PP Kota Madiun. Kepada korban, HA mengaku memiliki kedekatan […]

    Bagikan
  • Warga Temukan Tanaman Mirip Ganja, Ternyata Kenaf

    Warga Temukan Tanaman Mirip Ganja, Ternyata Kenaf

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, dibuat geger oleh penemuan tanaman yang bentuknya mirip ganja. Tanaman itu tumbuh liar di bawah sebuah jembatan di desa tersebut. Karena curiga, warga melaporkannya ke Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ponorogo. Petugas dari Satresnarkoba mendatangi lokasi penemuan dan melakukan pemeriksaan terhadap tanaman tersebut. Hasilnya, tanaman yang […]

    Bagikan
expand_less