Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

Wali Kota Madiun Dorong Pendidikan Praktik, Ini Rencana Soal Laboratorium Terpadu

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 172
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perancangan pembangunan laboratorium terpadu edukasi di Kota Madiun bersama Manoj Baj, Konsultan India. Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mematangkan rencana pembangunan laboratorium terpadu edukasi yang akan menjadi pusat pembelajaran praktik bagi siswa mulai jenjang SD hingga SMA. Program ini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan digagas langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi.

Wali Kota Maidi menjelaskan bahwa kebutuhan pembangunan laboratorium tersebut cukup besar, sementara anggaran daerah masih terbatas. Karenanya, Pemkot Madiun menggandeng pihak luar untuk turut membantu pembiayaan.

“Dalam RPJMD kita harus membangun lab pembelajaran edukasi lengkap, tapi biayanya tinggi. Anggaran kita terbatas, akhirnya saya minta bantuan agar bisa dibantu. Nilainya hampir Rp. 400 miliar. Kalau dibangun bersamaan dengan kondisi anggaran sekarang, kita tidak mampu. Alhamdulillah mereka sanggup,” ujar Maidi, Kamis (20/11/2025).

Laboratorium terpadu itu rencananya dibangun di tiap kecamatan dengan konsep edukasi berbasis praktik. Lahan yang dibutuhkan mencapai sekitar 3 hektare per titik. Fasilitas tersebut akan memuat ruang pembelajaran biologi, peternakan, pertanian, hingga klinik hewan.

“Biologi di sekolah itu kan teori. Di sini nanti praktik langsung di lapangan. Anak bisa belajar kemandirian, dari binatang, tanaman, sampai laboratorium. Pembiayaan dari pihak mitra, Pemkot hanya menyediakan lahan,” tambah Maidi.

Salah satu pihak yang diajak bekerja sama adalah Konsulat Jenderal India. Ia menilai konsep edukasi yang disiapkan Pemkot Madiun sangat potensial untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa.

“Ngrowo Bening sejak dulu adalah tempat pendidikan, tapi perlu dibenahi. Kami ingin membuatnya lebih menarik agar anak-anak bisa belajar langsung, bukan hanya lewat layar. Mereka perlu tahu bagaimana menanam, merawat, memberikan air dan pupuk. Ini untuk masa depan mereka,” ujar Konsultan India untuk Indonesia Kawasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, Manoj Baj.

Menurutnya, konsep pendidikan berbasis praktik ini juga menyasar masyarakat luas, termasuk petani. Laboratorium terpadu nantinya akan dilengkapi fasilitas penelitian dan klinik hewan agar para petani dapat berkonsultasi terkait pengelolaan lahan maupun peternakan.

“Kalau ada petani yang selama ini menanam cabai tapi gagal, kita bisa bantu menganalisis apakah tanahnya lebih cocok ditanami jagung, tomat, atau yang lain. Ini bukan hanya untuk siswa, tapi untuk kemajuan masyarakat,” jelasnya.

Dengan dukungan kerja sama lintas negara tersebut, Pemkot Madiun berharap pembangunan laboratorium terpadu bisa segera terealisasi dan menjadi model pembelajaran baru yang lebih praktis, modern, dan berdampak luas bagi dunia pendidikan serta masyarakat. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madiun Tanggapi Sorotan DPRD Soal Pertanggungjawaban APBD 2024

    Bupati Madiun Tanggapi Sorotan DPRD Soal Pertanggungjawaban APBD 2024

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto merespons pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Madiun terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Tanggapan disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar di ruang utama Gedung Dewan, Senin (30/06/2025). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Mujono dan dihadiri unsur pimpinan dewan, jajaran […]

    Bagikan
  • Belasan PSK Terpapar HIV, Pemkab Ponorogo Perketat Kawasan Rawan Penularan

    Belasan PSK Terpapar HIV, Pemkab Ponorogo Perketat Kawasan Rawan Penularan

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Penertiban warung remang-remang di jalur Ponorogo–Trenggalek, tepatnya di wilayah Kecamatan Siman, Ponorogo membongkar fakta mengejutkan. Dari hasil skrining kesehatan yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, sebanyak 13 pekerja seks komersial (PSK) dinyatakan positif HIV. Yang mencengangkan, dari jumlah tersebut, 11 di antaranya merupakan warga luar daerah. Sementara, dua lainnya diketahui […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Tetapkan 5 Bocah Ingusan Sebagai Tersangka Kasus Pengeroyokan

    Polres Madiun Tetapkan 5 Bocah Ingusan Sebagai Tersangka Kasus Pengeroyokan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun terus mendalami kasus pengeroyokan terhadap 2 pemuda di wilayah Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupeten Madiun beberapa waktu lalu. Dalam konferensi pers pada Kamis (15/05/2025) di Mapolres Madiun, AKBP Mohammad Zainur Rofik Kapolres Madiun didampingi Kasat Reskrim AKP Agus Andy Anton dan Kasi Humas Iptu Anita Puspitosari mengungkapkan telah mengantongi sebanyak […]

    Bagikan
  • Sosialisasi Perbup 47/2025, Pemkab Madiun Perkuat Transparansi Pengelolaan Hibah dan Bansos

    Sosialisasi Perbup 47/2025, Pemkab Madiun Perkuat Transparansi Pengelolaan Hibah dan Bansos

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar kegiatan peningkatan transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan serta sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 47 Tahun 2025 tentang pengelolaan hibah dan bantuan sosial (bansos) pada Rabu (11/3/2026). Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi ini diikuti jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Madiun. Juga melibatkan […]

    Bagikan
  • Menelusuri Jejak Para Leluhur, Membaca 351 Tahun Sejarah Magetan

    Menelusuri Jejak Para Leluhur, Membaca 351 Tahun Sejarah Magetan

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejarah Kabupaten Magetan tidak hanya tersimpan dalam dokumen dan catatan pemerintahan. Jejaknya juga melekat pada makam para tokoh yang memiliki peran dalam perjalanan daerah ini dari masa ke masa. Tujuh makam leluhur yang menjadi bagian dari sejarah Magetan membawa masyarakat pada perjalanan panjang sejak kisah awal terbentuknya daerah, munculnya pemerintahan kabupaten, […]

    Bagikan
  • Diduga Rem Blong, Peserta Kopdar Motor 2T di Sarangan Celaka

    Diduga Rem Blong, Peserta Kopdar Motor 2T di Sarangan Celaka

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kopdar motor dua-tak di jalur wisata Sarangan–Cemorosewu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berujung petaka. Seorang peserta mengalami luka serius setelah motornya mengalami rem blong dan menabrak kendaraan lain, Minggu (10/8/2025). Kecelakaan terjadi di jalur lama C1000–Mojosemi, tepat di pertigaan timur RM Mbah Djoe Resort. Yamaha Fiz R AG 5194 JR yang dikendarai […]

    Bagikan
expand_less