Berita Terkini
Trending Tags

Wali Kota Madiun Dorong Pendidikan Praktik, Ini Rencana Soal Laboratorium Terpadu

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 138
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perancangan pembangunan laboratorium terpadu edukasi di Kota Madiun bersama Manoj Baj, Konsultan India. Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mematangkan rencana pembangunan laboratorium terpadu edukasi yang akan menjadi pusat pembelajaran praktik bagi siswa mulai jenjang SD hingga SMA. Program ini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan digagas langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi.

Wali Kota Maidi menjelaskan bahwa kebutuhan pembangunan laboratorium tersebut cukup besar, sementara anggaran daerah masih terbatas. Karenanya, Pemkot Madiun menggandeng pihak luar untuk turut membantu pembiayaan.

“Dalam RPJMD kita harus membangun lab pembelajaran edukasi lengkap, tapi biayanya tinggi. Anggaran kita terbatas, akhirnya saya minta bantuan agar bisa dibantu. Nilainya hampir Rp. 400 miliar. Kalau dibangun bersamaan dengan kondisi anggaran sekarang, kita tidak mampu. Alhamdulillah mereka sanggup,” ujar Maidi, Kamis (20/11/2025).

Laboratorium terpadu itu rencananya dibangun di tiap kecamatan dengan konsep edukasi berbasis praktik. Lahan yang dibutuhkan mencapai sekitar 3 hektare per titik. Fasilitas tersebut akan memuat ruang pembelajaran biologi, peternakan, pertanian, hingga klinik hewan.

“Biologi di sekolah itu kan teori. Di sini nanti praktik langsung di lapangan. Anak bisa belajar kemandirian, dari binatang, tanaman, sampai laboratorium. Pembiayaan dari pihak mitra, Pemkot hanya menyediakan lahan,” tambah Maidi.

Salah satu pihak yang diajak bekerja sama adalah Konsulat Jenderal India. Ia menilai konsep edukasi yang disiapkan Pemkot Madiun sangat potensial untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa.

“Ngrowo Bening sejak dulu adalah tempat pendidikan, tapi perlu dibenahi. Kami ingin membuatnya lebih menarik agar anak-anak bisa belajar langsung, bukan hanya lewat layar. Mereka perlu tahu bagaimana menanam, merawat, memberikan air dan pupuk. Ini untuk masa depan mereka,” ujar Konsultan India untuk Indonesia Kawasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, Manoj Baj.

Menurutnya, konsep pendidikan berbasis praktik ini juga menyasar masyarakat luas, termasuk petani. Laboratorium terpadu nantinya akan dilengkapi fasilitas penelitian dan klinik hewan agar para petani dapat berkonsultasi terkait pengelolaan lahan maupun peternakan.

“Kalau ada petani yang selama ini menanam cabai tapi gagal, kita bisa bantu menganalisis apakah tanahnya lebih cocok ditanami jagung, tomat, atau yang lain. Ini bukan hanya untuk siswa, tapi untuk kemajuan masyarakat,” jelasnya.

Dengan dukungan kerja sama lintas negara tersebut, Pemkot Madiun berharap pembangunan laboratorium terpadu bisa segera terealisasi dan menjadi model pembelajaran baru yang lebih praktis, modern, dan berdampak luas bagi dunia pendidikan serta masyarakat. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Penerbang Tempur Lanud Iswahjudi Catatkan 1.000 Jam Terbang, TNI AU Tambah Torehkan Emas di Udara

    Dua Penerbang Tempur Lanud Iswahjudi Catatkan 1.000 Jam Terbang, TNI AU Tambah Torehkan Emas di Udara

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dua penerbang tempur TNI Angkatan Udara dari Lanud Iswahjudi mencatat tonggak penting dalam karier militernya. Mereka adalah Kapten Pnb Yanuar “Ten-Gu” Widyantoko dari Skadron Udara 3 dan Kapten Pnb Sulistyo “Black Lice” Laksono Cahyo dari Skadron Udara 14. Keduanya resmi menembus capaian 1.000 jam terbang menggunakan jet tempur F-16 Fighting […]

    Bagikan
  • Kakek 62 Tahun di Magetan Meninggal Usai Terjatuh dari Pohon Jati

    Kakek 62 Tahun di Magetan Meninggal Usai Terjatuh dari Pohon Jati

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Dusun Jaten, Desa Krajan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, digemparkan oleh peristiwa meninggalnya seorang petani saat bekerja di area persawahan, Jumat (07/11/2025). Korban Harjo Sini (62) ditemukan sudah tak bernyawa oleh istrinya sendiri setelah sempat dicari karena tak kunjung pulang dari ladang. Salah satu warga setempat, Suroto (50) mengaku mendengar suara […]

    Bagikan
  • Kasus Bayi Alami Luka Bakar di Magetan Belum Temui Titik Terang, Keluarga Minta Pendampingan Hukum

    Kasus Bayi Alami Luka Bakar di Magetan Belum Temui Titik Terang, Keluarga Minta Pendampingan Hukum

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkembangan penyelidikan kasus luka bakar yang dialami bayi perempuan berusia tujuh hari di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, hingga kini masih belum jelas. Laporan yang telah diajukan sejak Februari 2026 itu belum menghasilkan kepastian hukum yang diharapkan pihak keluarga. Karena belum adanya kejelasan, keluarga korban akhirnya mengajukan permohonan pendampingan ke DPC PDI […]

    Bagikan
  • Dua Spesialis Curanmor di Madiun Ditangkap, 14 TKP Jadi Sasaran

    Dua Spesialis Curanmor di Madiun Ditangkap, 14 TKP Jadi Sasaran

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dua pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dibekuk anggota  Satreskrim Polres Madiun. Kedua pelaku ditangkap karena kerap menyasar sepeda motor di area persawahan dan teras rumah warga. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, kedua tersangka beraksi di total 14 tempat kejadian perkara (TKP) yang tersebar di sejumlah kecamatan. “Untuk tersangka […]

    Bagikan
  • Dinkes Magetan Lakukan Penyelidikan Dugaan Keracunan Usai Santap MBG

    Dinkes Magetan Lakukan Penyelidikan Dugaan Keracunan Usai Santap MBG

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan keracunan makanan kembali terjadi. Kali ini menimpa belasan siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Dilaporkan sebanyak 11 siswa SDN Kediren 2 dan 1 siswa MI Nurul Dholam dilarikan ke Puskesmas setempat, Jumat (17/10/2025). Itu setelah mengalami gejala mual, pusing, hingga muntah usai menyantap menu program Makan Bergizi […]

    Bagikan
  • 450 Pemudik Antusias Ikuti Program Balik Gratis Pemkab Madiun

    450 Pemudik Antusias Ikuti Program Balik Gratis Pemkab Madiun

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar program Balik Gratis tahun 2025. Sebanyak sembilan unit bus yang mengangkut 450 penumpang diberangkatkan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, bersama jajaran Forkopimda dari halaman Pendopo Ronggo Jumeno, Caruban, pada Minggu (6/4/2025). Bupati Hari Wuryanto mengungkapkan bahwa program ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Awalnya, […]

    Bagikan
expand_less