Berita Terkini
Trending Tags

150 Pelajar Nganjuk Diangkat Jadi Agen Keselamatan, Ini Langkah KAI Cegah Vandalisme KA

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 144
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
KAI menggandeng ratusan pelajar Madrasah Ibtidaiyah Swasta dalam kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Nganjuk – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan perjalanan kereta api. Kali ini, KAI menggandeng ratusan pelajar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Fattah, Kabupaten Nganjuk, dalam kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api, Jumat (6/2/2026).

Sedikitnya 150 siswa mengikuti kegiatan yang diinisiasi Tim Humas dan Tim Pengamanan (PAM) KAI Daop 7 Madiun tersebut. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Sekolah MIS Al Fattah, M. Munir Utama bersama jajaran dewan guru.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa edukasi keselamatan kepada generasi muda merupakan langkah strategis untuk membangun budaya tertib dan aman di lingkungan perkeretaapian.

“Pelajar adalah agen perubahan keselamatan. Kami ingin menanamkan rasa memiliki terhadap fasilitas publik sejak dini. Tindakan kecil di sekitar jalur kereta api, seperti bermain di rel atau melempar batu ke kereta, bisa berdampak fatal dan mengancam keselamatan banyak orang,” ujar Tohari.

Edukasi Bahaya Vandalisme dan Aktivitas Berisiko

Image Not Found
Tim Polsuska Melakukan Dialog bersama. Foto : Kris- Sinergia

Dalam kegiatan tersebut, Tim Humas KAI Daop 7 Madiun memaparkan transformasi layanan KAI serta berbagai inovasi transportasi publik yang ramah bagi generasi muda. Sementara itu, Tim Pengamanan memberikan edukasi langsung terkait potensi bahaya di lingkungan perkeretaapian.

Materi yang disampaikan meliputi larangan beraktivitas di sekitar jalur kereta api, seperti bermain, berfoto, menerbangkan layang-layang, hingga meletakkan benda asing di atas rel.

“Siswa juga diberikan pemahaman mengenai bahaya pelemparan kereta api yang dapat merusak sarana dan membahayakan penumpang serta petugas,” imbuhnya.

Tak kalah penting, KAI juga mengedukasi tata cara aman melintasi perlintasan sebidang dengan prinsip “Berhenti, Tengok Kanan-Kiri, Aman, Jalan”, serta menegaskan bahwa vandalisme bukan sekadar kenakalan, melainkan pelanggaran yang mengganggu operasional dan keselamatan perjalanan kereta api.

Ratusan Siswa Ikrar Jadi Penjaga Keselamatan KA

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ini ditutup dengan pembacaan Janji Komitmen Siswa. Ratusan siswa MIS Al Fattah bersama kepala sekolah dan guru secara serentak berikrar untuk tidak melakukan vandalisme serta siap berperan aktif menjaga keamanan jalur kereta api di lingkungan sekitar.

“Sinergi antara KAI dan dunia pendidikan menjadi kunci terciptanya budaya disiplin dan keselamatan. Keselamatan perjalanan kereta api bukan hanya tanggung jawab KAI, tetapi tanggung jawab kita semua,” pungkas Tohari.

Melalui kegiatan ini, KAI Daop 7 Madiun berharap para pelajar dapat menjadi duta keselamatan sekaligus agen perubahan di masyarakat guna menciptakan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan bebas dari gangguan vandalisme.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor

    Pemkab Madiun Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di Lapangan Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kamis (11/12/2025). Apel dipimpin langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dan diikuti ratusan personel gabungan dari berbagai instansi. Dalam keterangannya, Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa Madiun termasuk wilayah yang rentan terhadap […]

    Bagikan
  • Cegah Insiden Serupa Al-Khoziny, Pemkab Ponorogo Siapkan Asesmen Bangunan Pesantren

    Cegah Insiden Serupa Al-Khoziny, Pemkab Ponorogo Siapkan Asesmen Bangunan Pesantren

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo mulai menindaklanjuti langkah pencegahan terhadap potensi insiden bangunan roboh di lingkungan pesantren. Hal ini menyusul peristiwa robohnya gedung di salah satu pondok pesantren di Sidoarjo beberapa waktu lalu. Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP), Pemkab Ponorogo menggelar pertemuan bersama Kementerian Agama (Kemenag) serta perwakilan pondok […]

    Bagikan
  • Kelas SDN Bukur 02 Rusak Parah Tertimpa Pohon Tumbang Kegiatan Belajar Mengajar Siswa Kelas VI Dipindah

    Kelas SDN Bukur 02 Rusak Parah Tertimpa Pohon Tumbang Kegiatan Belajar Mengajar Siswa Kelas VI Dipindah

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD Negeri Bukur 02, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, terganggu setelah sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang dan menimpa atap ruang kelas VI pada Minggu (04/05/2025) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena terjadi di luar jam sekolah. Kepala SDN Bukur 02, Heni Erawati, […]

    Bagikan
  • Ada-ada Saja Tingkah Bocil Ini, Jarinya Terjepit Kursi, Damkar Evakuasi

    Ada-ada Saja Tingkah Bocil Ini, Jarinya Terjepit Kursi, Damkar Evakuasi

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Terkadang, tingkah laku balita bisa menjadi perhatian serius bagi orang tua. Seperti yang terjadi hari ini Kamis (13/3/2025), anak bernama Quenza Amara Adila, 3 tahun, yang merupakan warga Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari, mengalami kejadian tak terduga. Jari telunjuknya terjepit di lubang kursi besi saat sedang bermain di rumah. Kekhawatiran orang […]

    Bagikan
  • PDI Perjuangan Magetan Desak Pembentukan Satgasus dan Buka–Tutup Jalur di Area Rawan Longsor Sarangan

    PDI Perjuangan Magetan Desak Pembentukan Satgasus dan Buka–Tutup Jalur di Area Rawan Longsor Sarangan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dua kejadian tanah longsor yang terjadi berdekatan di kawasan Wisata Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan, pada Kamis (15/1/2026) dan Sabtu (17/1/2026). Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan Diana Sasa meminta Pemerintah Kabupaten Magetan mengambil langkah cepat dan terukur untuk menjamin keselamatan warga maupun wisatawan. Menurutnya, kawasan Sarangan memasuki periode rawan bencana seiring tingginya […]

    Bagikan
  • DPRD dan Pemkot Madiun Bahas Soal Pemangkasan Dana Transfer Rp. 168 Miliar

    DPRD dan Pemkot Madiun Bahas Soal Pemangkasan Dana Transfer Rp. 168 Miliar

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 Kota Madiun menghadapi tantangan besar. Pemerintah pusat berencana memangkas alokasi transfer keuangan daerah (TKD) hingga sekitar Rp168 miliar. Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono menyampaikan, hingga saat ini Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) belum menggelar pertemuan […]

    Bagikan
expand_less