Berita Terkini
Trending Tags

Aksi Demo Mahasiswa Soroti Kebijakan Mobil Dinas Baru, Ini Kata Wabup Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 134
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Para mahasiswa yang tergabung dalam BEM STAIM Maarif Magetan dan PMII Magetan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM STAIM Maarif Magetan dan PMII Magetan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025). Mereka menyoroti kebijakan pengadaan mobil dinas baru di awal pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Magetan.

Massa aksi membawa poster bertuliskan “Rakyat Magetan Bersuara” dan melakukan orasi yang menyinggung penggunaan APBD. Menurut mahasiswa, langkah pemerintah daerah membeli mobil dinas dianggap tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran dan reformasi birokrasi.

“Kalau soal kendaraan dinas cepat diurus, tapi persoalan publik seperti jalan rusak dan pelayanan masih terbengkalai,” ujar Luqman Hakim, Ketua PMII Magetan, dalam orasinya yang disaksikan langsung jajaran pejabat daerah.

Mahasiswa menegaskan pemerintah seharusnya lebih fokus pada kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari perbaikan infrastruktur, keterbukaan anggaran, hingga percepatan digitalisasi layanan publik.

Tak hanya Pemkab Magetan, aksi ini juga melayangkan sejumlah tuntutan ke berbagai institusi. DPRD Magetan diminta memperketat fungsi pengawasan. DPR RI didesak segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan mengendalikan harga kebutuhan pokok. Sementara itu, Polres Magetan diingatkan agar mengawal aksi secara humanis tanpa tindakan represif.

Menanggapi kritikan tersebut, Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menyampaikan bahwa mobil dinas yang lama sudah tidak layak pakai. Ia menegaskan pengadaan kendaraan bukan keputusan mendadak.

“Rencana pengadaan sudah masuk sejak periode sebelumnya. Kalau dihitung, biaya sewa justru lebih tinggi dibandingkan membeli,” jelasnya.

Suyatni juga menambahkan, masyarakat bisa mengakses informasi keuangan daerah melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

“Semua sudah bisa dipantau secara terbuka,” katanya.

Namun, sebagian mahasiswa menganggap transparansi melalui aplikasi belum cukup menjawab kebutuhan nyata masyarakat, terutama terkait harga bahan pokok dan kondisi jalan yang masih memprihatinkan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWI Pusat Minta Hotman Paris Minta Maaf kepada Wartawan atas Pernyataan di Kejagung

    PWI Pusat Minta Hotman Paris Minta Maaf kepada Wartawan atas Pernyataan di Kejagung

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat meminta advokat Hotman Paris Hutapea menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers atas pernyataannya kepada wartawan di lingkungan Kejaksaan Agung yang dinilai merendahkan profesi jurnalistik. Organisasi wartawan tersebut menegaskan bahwa wartawan menjalankan tugas yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers sehingga martabat profesi harus dihormati. […]

    Bagikan
  • Refleksi Satu Tahun Harmonis, KKPD Bukti Digitalisasi Tata Kelola Keuangan Yang Akuntanbel

    Refleksi Satu Tahun Harmonis, KKPD Bukti Digitalisasi Tata Kelola Keuangan Yang Akuntanbel

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Dini hari suasana sakral di Pendopo Muda Graha Pemkab Madiun, tidak seperti biasanya. Aroma santap sahur bercampur dengan obrolan santai para kepala OPD yang duduk lesehan. Tepat satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Madiun dirayakan bukan dengan seremoni mewah, melainkan refleksi sederhana yang dikemas dalam sahur bersama. Setahun lalu, tepat […]

    Bagikan
  • DPRD Soroti Rendahnya Serapan APBD Kabupaten Madiun 2025, Dianggap “Terlalu Parah”

    DPRD Soroti Rendahnya Serapan APBD Kabupaten Madiun 2025, Dianggap “Terlalu Parah”

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyoroti rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025 pada semester pertama. Hingga akhir Juni, realisasi belanja daerah masih di bawah 50 persen, memunculkan kekhawatiran akan efektivitas kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat. Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. […]

    Bagikan
  • Polsek Sukorejo Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Dinas

    Polsek Sukorejo Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Dinas

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polsek Sukorejo menggelar pemeriksaan kendaraan dinas roda empat (Randis R4) yang dilaksanakan di halaman Mapolsek Sukorejo pada Selasa (15/04/202), pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh kendaraan dinas dalam kondisi prima dan siap digunakan dalam menunjang operasional kepolisian. Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukorejo, IPTU Agus Tri Cahya didampingi […]

    Bagikan
  • Talud Sepanjang 20 Meter Ambrol Timpa Bangunan Kandang Ternak

    Talud Sepanjang 20 Meter Ambrol Timpa Bangunan Kandang Ternak

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur kawasan lereng Gunung Lawu kembali memicu bencana tanah longsor. Sebuah talud setinggi sekitar 4 meter dengan panjang 20 meter di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan ambruk pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Talud yang berada di bagian dapur rumah milik Sudarto, warga RT 29 RW […]

    Bagikan
  • Harga Cabai hingga Bawang Melonjak di Madiun Saat Momen Tahun Baru Islam

    Harga Cabai hingga Bawang Melonjak di Madiun Saat Momen Tahun Baru Islam

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Madiun mengalami lonjakan saat peringatan Tahun Baru Islam tahun ini. Di Pasar Caruban Baru, Kecamatan Mejayan, setidaknya tiga komoditas utama mengalami kenaikan harga secara bersamaan. “Cabai, bawang merah, dan sayuran dari Magetan semuanya naik,” ungkap Suyati, salah satu pedagang di pasar tersebut […]

    Bagikan
expand_less