227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Terima Uang Saku 750 Riyal, Permudah Pembayaran Dam
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 47
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Persiapan keberangkatan jemaah haji Kota Madiun tahun 2026 telah memasuki tahap akhir. Selain kesiapan fisik dan administrasi, perhatian utama juga tertuju pada pemberian uang saku (living allowance) bagi jemaah sebagai bekal selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Sebanyak 227 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Madiun dipastikan telah menerima perlengkapan utama, termasuk koper yang didistribusikan melalui masing-masing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Koper tersebut telah diberi identitas khusus untuk memudahkan proses pengenalan barang saat tiba di Arab Saudi.
“Untuk koper, insyaallah sudah 100 persen. Semua jemaah sudah menerima melalui KBIH masing-masing agar memudahkan pencarian saat di sana,” ujar Kepala Kemenhaj Kota Madiun, Datik Ardiyah Senin (13/4/2026).
Sementara itu, terkait uang saku, setiap CJH akan memperoleh 750 riyal Arab Saudi (SAR) atau setara sekitar Rp3,42 juta. Uang tersebut akan diberikan saat jemaah berada di Asrama Haji Surabaya, bersamaan dengan pembagian dokumen penting seperti Boarding Pass, Paspor, dan Kartu Nusuk.
Distribusi uang saku dilakukan secara terorganisir dengan dikemas dalam plastik khusus guna menghindari risiko tercecer. Hal ini dilakukan sebagai evaluasi dari pengalaman sebelumnya, di mana sempat terjadi jemaah lansia yang tidak menyadari isi amplop dan membuang uang tersebut.
“Semuanya nanti dijadikan satu dalam plastik, agar lebih rapi dan aman. Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya,” jelasnya.
Adapun rincian uang saku yang diterima terdiri dari pecahan SAR 500, dua lembar SAR 100, dan satu lembar SAR 50. Dana ini disiapkan untuk menunjang kebutuhan operasional jemaah selama di Tanah Suci, mulai dari konsumsi tambahan, keperluan darurat, hingga pembayaran kewajiban Dam atau denda.
“Biaya Dam mengikuti aturan pemerintah Arab Saudi yaitu sebesar 720 riyal, jadi jemaah masih memiliki sisa 30 riyal. Sisanya itu bisa digunakan untuk keperluan jemaah yang lainnya,” jelasnya.
Kemenhaj Kota Madiun mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan fokus pada ibadah selama di Tanah Suci.
“Jaga kesehatan, fisik, dan hati. Fokus ibadah, jangan terlalu memikirkan hal lain seperti belanja. Kesempatan ini bisa jadi hanya sekali seumur hidup,” pesannya. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





