Berita Terkini
Trending Tags

Rute KA Bandara Adi Soemarmo Diperpanjang, Caruban–Madiun Kini Hanya 16 Menit

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • visibility 110
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pamflet perpanjangan layanan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS), Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 (Daop 7) Madiun terus memantapkan persiapan perpanjangan layanan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS). Stasiun Caruban, Kabupaten Madiun, menjadi salah satu fokus utama yang tengah ditinjau melalui inspeksi bersama (joint inspection).

Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menjelaskan bahwa pengecekan menyeluruh dilakukan bersama unit terkait guna memastikan semua sarana dan prasarana di Stasiun Caruban siap mendukung pengoperasian KA BIAS.

“Seluruh aspek mulai operasi, prasarana, sarana, jaringan IT, hingga fasilitas layanan penumpang kami teliti secara detail. Hal ini untuk memastikan pelayanan nantinya berjalan aman, nyaman, dan sesuai standar,” ujarnya, Jumat (15/08/2025).

Sebagai tindak lanjut, uji coba perjalanan KA BIAS telah digelar pada Jumat malam (15/08/2025). Kereta diberangkatkan dari Stasiun Madiun menuju Caruban pukul 19.40 WIB dan kembali dari Caruban ke Madiun pukul 21.24 WIB.

Image Not Found
Jadwal keberangkatan KA Bandara Adi Soemarmo, Foto : Surya – Sinergia

Menurut Zainul, rencana perpanjangan rute ini akan memberi banyak manfaat bagi masyarakat. Waktu tempuh perjalanan Caruban–Madiun yang biasanya memakan waktu sekitar 45 menit dapat dipangkas menjadi hanya 16 menit. Selain itu, transportasi massal berbasis kereta juga dinilai lebih aman, efisien, dan nyaman bagi mobilitas warga.

“Stasiun Caruban memiliki posisi strategis sebagai simpul transportasi di jalur selatan Jawa Timur. Karena itu, perpanjangan rute KA BIAS akan semakin memperkuat jaringan perkeretaapian nasional,” tambahnya.

Dengan segala persiapan yang tengah dimatangkan, PT KAI optimistis operasional KA BIAS hingga Caruban dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat.

Surya Wibawa – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Hari Kartini, Flashmob Karyawan PT KAI dan Bagi Buket Bumbu Ke Penumpang KA

    Semarak Hari Kartini, Flashmob Karyawan PT KAI dan Bagi Buket Bumbu Ke Penumpang KA

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2025, suasana berbeda tampak di Stasiun Madiun. Para karyawan PT KAI Daop 7 Madiun tampil anggun dengan mengenakan pakaian adat tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap sosok R.A. Kartini, pahlawan emansipasi perempuan Indonesia, […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Ungkap Penggelapan Motor Modus Janjikan Pekerjaan, Pelaku 24 Kali Beraksi

    Polres Madiun Ungkap Penggelapan Motor Modus Janjikan Pekerjaan, Pelaku 24 Kali Beraksi

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun membongkar kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor yang dilakukan dengan modus menjanjikan pekerjaan. Pelaku berinisial AW alias Aryo (39), warga Kabupaten Blora Jawa Tengah, tercatat telah melakukan aksinya di 24 lokasi di wilayah Madiun Raya dan sekitarnya. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan […]

    Bagikan
  • Bentrokan Antar Suporter Bola, 1 Orang Mengalami Luka Luka

    Bentrokan Antar Suporter Bola, 1 Orang Mengalami Luka Luka

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bentrokan antar dua kelompok suporter sepak bola terjadi di jalan raya Madiun-Ngawi, tepatnya di pertigaan Temboro, Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, pada Jumat (24/1/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan suporter dari Kota Madiun dan suporter asal Ngawi. Dalam vidio amatir warga dua kelompok suporter saling lempar batu. […]

    Bagikan
  • Ratusan Ruang Kelas SD di Kabupaten Madiun Alami Kerusakan, Terbanyak pada Bagian Atap

    Ratusan Ruang Kelas SD di Kabupaten Madiun Alami Kerusakan, Terbanyak pada Bagian Atap

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 405 Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kabupaten Madiun mengalami kerusakan, baik dalam kategori sedang maupun berat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun mencatat ada sekitar 385 ruang kelas rusak berat dan lebih dari 400 ruang kelas mengalami kerusakan sedang. “Memang banyak sekolah yang rusak, dan jumlahnya bisa bertambah seiring […]

    Bagikan
  • Warga Ponorogo Digegerkan Penemuan Mortir di Pinggir Sungai

    Warga Ponorogo Digegerkan Penemuan Mortir di Pinggir Sungai

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Kelurahan Pinggirsari, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan dengan temuan sebuah mortir di pinggir sungai pada Senin (9/3/2026) pagi. Benda yang awalnya dikira besi tua itu ternyata merupakan senjata artileri militer yang masih utuh. Mortir tersebut ditemukan oleh Edi Kusdianto saat hendak memancing di sungai dekat rumahnya. Saat itu, Edi melihat […]

    Bagikan
  • Dari Tanah ke Rabat Beton untuk Masa Depan Petani di Desa Kembangan Lereng Gunung Lawu

    Dari Tanah ke Rabat Beton untuk Masa Depan Petani di Desa Kembangan Lereng Gunung Lawu

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kembangan adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Desa ini berpenduduk 3.443 jiwa dengan mayoritas warganya berprofesi sebagai petani. Seperti halnya desa-desa lain di lereng Gunung Lawu, Kembangan juga dianugerahi tanah yang subur dan cocok untuk pertanian. Namun, di balik potensi alam tersebut, desa ini masih memerlukan percepatan […]

    Bagikan
expand_less