Berita Terkini
Trending Tags

227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Terima Uang Saku 750 Riyal, Permudah Pembayaran Dam

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 256
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
CJH Kota Madiun terima koper dan akan mendapat uang saku jelang keberangkatan haji, (13/4/2026), Foto : Dokumentasi

Sinergia | Kota Madiun – Persiapan keberangkatan jemaah haji Kota Madiun tahun 2026 telah memasuki tahap akhir. Selain kesiapan fisik dan administrasi, perhatian utama juga tertuju pada pemberian uang saku (living allowance) bagi jemaah sebagai bekal selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Sebanyak 227 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Madiun dipastikan telah menerima perlengkapan utama, termasuk koper yang didistribusikan melalui masing-masing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Koper tersebut telah diberi identitas khusus untuk memudahkan proses pengenalan barang saat tiba di Arab Saudi.

“Untuk koper, insyaallah sudah 100 persen. Semua jemaah sudah menerima melalui KBIH masing-masing agar memudahkan pencarian saat di sana,” ujar Kepala Kemenhaj Kota Madiun, Datik Ardiyah Senin (13/4/2026).

Sementara itu, terkait uang saku, setiap CJH akan memperoleh 750 riyal Arab Saudi (SAR) atau setara sekitar Rp3,42 juta. Uang tersebut akan diberikan saat jemaah berada di Asrama Haji Surabaya, bersamaan dengan pembagian dokumen penting seperti Boarding Pass, Paspor, dan Kartu Nusuk.

Distribusi uang saku dilakukan secara terorganisir dengan dikemas dalam plastik khusus guna menghindari risiko tercecer. Hal ini dilakukan sebagai evaluasi dari pengalaman sebelumnya, di mana sempat terjadi jemaah lansia yang tidak menyadari isi amplop dan membuang uang tersebut.

“Semuanya nanti dijadikan satu dalam plastik, agar lebih rapi dan aman. Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya,” jelasnya.

Adapun rincian uang saku yang diterima terdiri dari pecahan SAR 500, dua lembar SAR 100, dan satu lembar SAR 50. Dana ini disiapkan untuk menunjang kebutuhan operasional jemaah selama di Tanah Suci, mulai dari konsumsi tambahan, keperluan darurat, hingga pembayaran kewajiban Dam atau denda.

“Biaya Dam mengikuti aturan pemerintah Arab Saudi yaitu sebesar 720 riyal, jadi jemaah masih memiliki sisa 30 riyal. Sisanya itu bisa digunakan untuk keperluan jemaah yang lainnya,” jelasnya.

Kemenhaj Kota Madiun mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan fokus pada ibadah selama di Tanah Suci.

“Jaga kesehatan, fisik, dan hati. Fokus ibadah, jangan terlalu memikirkan hal lain seperti belanja. Kesempatan ini bisa jadi hanya sekali seumur hidup,” pesannya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Posisi Kepala Sekolah di Kabupaten Madiun Kosong, Diisi Pelaksana Tugas

    Puluhan Posisi Kepala Sekolah di Kabupaten Madiun Kosong, Diisi Pelaksana Tugas

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) meninggalkan catatan bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun. Puluhan jabatan kepala sekolah tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Madiun saat ini dalam kondisi kosong. Untuk sementara, posisi tersebut diisi oleh pelaksana tugas (Plt) yang ditunjuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Sekretaris […]

    Bagikan
  • Hanya 1 SMP Negeri di Kartoharjo, Ini Langkah Dindik Kota Madiun pada SPMB 2026

    Hanya 1 SMP Negeri di Kartoharjo, Ini Langkah Dindik Kota Madiun pada SPMB 2026

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 di Kota Madiun dipastikan tetap berjalan normal meski Kecamatan Kartoharjo hanya memiliki satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri, yakni SMP Negeri 8 Madiun. Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, menegaskan kondisi tersebut selama ini tidak menimbulkan persoalan serius karena akses antarwilayah […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Geser Penugasan 450 Guru dan PPPK, Jarak Kerja Dipangkas Demi Hemat BBM

    Pemkab Madiun Geser Penugasan 450 Guru dan PPPK, Jarak Kerja Dipangkas Demi Hemat BBM

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai menerapkan kebijakan penugasan yang mendekatkan lokasi kerja dengan domisili bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Langkah ini dilakukan untuk menekan pengeluaran bahan bakar minyak (BBM), meningkatkan kesejahteraan aparatur, sekaligus mendongkrak kualitas layanan pendidikan. Kebijakan tersebut ditandai dengan kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penyerahan surat tugas […]

    Bagikan
  • Soal Penghentian Produksi Beras Premium Bulan Emas, DKPP Madiun : Demi Kepatuhan Aturan

    Soal Penghentian Produksi Beras Premium Bulan Emas, DKPP Madiun : Demi Kepatuhan Aturan

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menegaskan bahwa penghentian produksi beras premium bermerek Bulan Emas, Palur, Palur Pink oleh CV Martindo Rice bukan karena pelanggaran, melainkan bentuk kepatuhan terhadap regulasi mutu beras. “Sebenarnya tidak ada masalah dengan CV Martindo Rice. Mereka hanya berusaha taat aturan dan memberi contoh […]

    Bagikan
  • Lima Bulan Tanpa Tersangka, Apa Kabar Kasus Dugaan Korupsi Dana Bos SMK PGRI 2 Ponorogo ?

    Lima Bulan Tanpa Tersangka, Apa Kabar Kasus Dugaan Korupsi Dana Bos SMK PGRI 2 Ponorogo ?

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK PGRI 2 Ponorogo seakan jalan ditempat. 5 bulan berlalu namun belum ada satu pun uang ditetapkan sebagai tersangka. Padahal, puluhan saksi telah diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Ponorogo. Menanggapi hal ini, Kepala Seksi Intelijen Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, memastikan bahwa penanganan perkara […]

    Bagikan
  • Jalan Santai dan Bazar UMKM di Munggut Jadi Ajang Harmonisasi Kerukunan Warga

    Jalan Santai dan Bazar UMKM di Munggut Jadi Ajang Harmonisasi Kerukunan Warga

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ribuan warga Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun memadati halaman kantor kelurahan pada Minggu (31/8/2025) untuk mengikuti jalan santai, bazar UMKM, dan layanan kesehatan gratis. Kegiatan ini menjadi puncak peringatan HUT ke-80 RI sekaligus sarana mempererat hubungan sosial antar warga. Acara dibuka dengan senam massal dan pemberangkatan jalan santai sepanjang […]

    Bagikan
expand_less