Berita Terkini
Trending Tags

Warga Kaibon Digemparkan Temuan Mortir di Gudang Rongsokan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 478
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Kaibon temukan benda mirip mortir di gudang rongsokan, (8/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Warga Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun dibuat kaget dengan adanya temuan benda mirip mortir di sebuah gudang rongsokan, Rabu (8/4/2026). Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh pemilik gudang, Muji Rahayu, saat membersihkan lokasi usahanya yang telah lama belasan tahun dikelola.

Muji mengaku, mortir itu ditemukan ketika dirinya mengangkat sebuah karung kecil yang terasa lebih berat dari biasanya. Karena penasaran, ia kemudian membuka karung tersebut.

“Saat saya angkat kok berat. Saya tidak tahu isinya apa, lalu dibuka ternyata seperti itu. Saya juga tidak tahu itu barang apa,” ujarnya.

Ia mengaku tidak mengetahui asal-usul benda tersebut. Selama ini, barang-barang rongsokan yang masuk ke gudangnya tidak seluruhnya diperiksa secara detail karena keterbatasan tenaga kerja.

“Barangnya banyak sekali, tenaga juga terbatas. Mungkin itu dibawa pemulung, ditaruh di pojokan lalu tertumpuk barang lain,” katanya.

Muji menambahkan, dirinya telah menyewa lahan tersebut selama sekitar 16 tahun. Ia menduga benda itu sudah lama berada di gudang dan baru diketahui saat dilakukan pembersihan menjelang kepindahan lokasi usaha.

Sementara itu, Kapolsek Geger AKP Dadang Arif mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan penemuan tersebut dengan berkoordinasi dengan jajaran terkait.

Image Not Found
Polisi amankan lokasi temuan mortir di Desa Kaibon Madiun, (8/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

“Setelah menerima laporan, kami berkoordinasi dengan pimpinan dan menghubungi tim Jibom Brimob untuk penanganan lebih lanjut,” ujar AKP Dadang.

Menurut dia, benda yang diduga mortir itu akan diperiksa oleh tim penjinak bom (Jibom) untuk memastikan kondisi dan tingkat bahayanya. Jika dinyatakan berbahaya, benda tersebut akan dimusnahkan sesuai prosedur.

Hingga saat ini, kepolisian belum dapat memastikan apakah mortir tersebut masih aktif atau tidak karena menunggu hasil pemeriksaan tim Jibom.

“Untuk memastikan aktif atau tidaknya, nanti tim Jibom yang akan melakukan pemeriksaan. Kami masih menunggu proses evakuasi,” ucapnya.

Berdasarkan perkiraan awal, mortir tersebut memiliki panjang sekitar 40 sentimeter dengan diameter sekitar 8 sentimeter. Saat ini, area sekitar gudang telah diamankan dengan pemasangan garis polisi sambil menunggu proses evakuasi oleh tim Jibom. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Maospati Panggil Pemilik Angkringan Terkait Viral “Balap Orang” di Jalan Raya

    Polsek Maospati Panggil Pemilik Angkringan Terkait Viral “Balap Orang” di Jalan Raya

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi “balap orang” yang viral di media sosial dan terjadi di ruas Jalan Raya Maospati–Magetan, Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, pada Sabtu malam (21/2/2026), memicu respons cepat dari jajaran Polres Magetan. Polsek Maospati langsung turun tangan karena aktivitas tersebut dianggap membahayakan pengguna jalan dan mengganggu kenyamanan warga. Perlombaan yang dilakukan di jalur […]

    Bagikan
  • Ini Catatan Penting Dibalik Raihan Predikat Kabupaten Layak Anak 2025 bagi Magetan

    Ini Catatan Penting Dibalik Raihan Predikat Kabupaten Layak Anak 2025 bagi Magetan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya pada 2025. Penghargaan diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bertepatan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2025. Namun baru pada tanggal 20 November 2025 piagam dari Pemerintah Provinsi baru diberikan kepada Kabupaten Magetan melalui Dinas PPKB PP dan PA. […]

    Bagikan
  • Relawan Guntur Sasono Gelar Bhakti Sosial Rayakan HUT ke-24 Partai Demokrat

    Relawan Guntur Sasono Gelar Bhakti Sosial Rayakan HUT ke-24 Partai Demokrat

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Tim pemenangan anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Guntur Sasono, menggelar kegiatan bhakti sosial di Rumah Aspirasi Media Center, Jalan Bali, Kota Madiun, Minggu (14/9). Acara tersebut digelar untuk memperingati HUT ke-24 Partai Demokrat sekaligus ulang tahun ke-76 Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kegiatan diisi dengan pembagian susu […]

    Bagikan
  • Pelaku Pembunuhan Pemilik Warung di Madiun Ditangkap Saat Diduga Hendak Bobol Masjid

    Pelaku Pembunuhan Pemilik Warung di Madiun Ditangkap Saat Diduga Hendak Bobol Masjid

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Setelah buron selama berbulan-bulan, pelaku pembunuhan terhadap Sundari alias Mak Santi akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Madiun. Tersangka berinisial PRJ alias SRT (46) diamankan di Sukoharjo, Jawa Tengah, saat diduga hendak melakukan aksi pencurian di sebuah masjid. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan kasus ini bermula dari penemuan jasad korban di […]

    Bagikan
  • Oknum Karyawan Perhutani Terlibat, Polisi Tangkap 2 Orang Pembawa Kayu Jati Ilegal

    Oknum Karyawan Perhutani Terlibat, Polisi Tangkap 2 Orang Pembawa Kayu Jati Ilegal

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus jual beli kayu jati ilegal berhasil digagalkan Polres Ponorogo. Sebanyak 40 gelondongan kayu jati diamankan petugas saat diangkut menggunakan sebuah truk di Jalan Raya Ponorogo–Wonogiri, Kecamatan Badegan, Jumat (08/08/2025) lalu. Kayu bernilai puluhan juta rupiah itu diduga hasil pembalakan liar di kawasan hutan Perhutani. Dua orang pelaku turut diamankan dalam […]

    Bagikan
  • Pengukuhan PAPDESI Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Produk Lokal Disuplai ke SPPG Untuk Program MBG

    Pengukuhan PAPDESI Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Produk Lokal Disuplai ke SPPG Untuk Program MBG

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah pusat mendorong Perkumpulan Aparatur Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat desa sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan. Salah satu strategi yang didorong ialah memperkuat kolaborasi antara aparatur desa, petani, pelaku UMKM, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung kebutuhan program Makan Bergizi […]

    Bagikan
expand_less