Berita Terkini
Trending Tags

Warga Kaibon Digemparkan Temuan Mortir di Gudang Rongsokan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 420
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Kaibon temukan benda mirip mortir di gudang rongsokan, (8/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Warga Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun dibuat kaget dengan adanya temuan benda mirip mortir di sebuah gudang rongsokan, Rabu (8/4/2026). Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh pemilik gudang, Muji Rahayu, saat membersihkan lokasi usahanya yang telah lama belasan tahun dikelola.

Muji mengaku, mortir itu ditemukan ketika dirinya mengangkat sebuah karung kecil yang terasa lebih berat dari biasanya. Karena penasaran, ia kemudian membuka karung tersebut.

“Saat saya angkat kok berat. Saya tidak tahu isinya apa, lalu dibuka ternyata seperti itu. Saya juga tidak tahu itu barang apa,” ujarnya.

Ia mengaku tidak mengetahui asal-usul benda tersebut. Selama ini, barang-barang rongsokan yang masuk ke gudangnya tidak seluruhnya diperiksa secara detail karena keterbatasan tenaga kerja.

“Barangnya banyak sekali, tenaga juga terbatas. Mungkin itu dibawa pemulung, ditaruh di pojokan lalu tertumpuk barang lain,” katanya.

Muji menambahkan, dirinya telah menyewa lahan tersebut selama sekitar 16 tahun. Ia menduga benda itu sudah lama berada di gudang dan baru diketahui saat dilakukan pembersihan menjelang kepindahan lokasi usaha.

Sementara itu, Kapolsek Geger AKP Dadang Arif mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan penemuan tersebut dengan berkoordinasi dengan jajaran terkait.

Image Not Found
Polisi amankan lokasi temuan mortir di Desa Kaibon Madiun, (8/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

“Setelah menerima laporan, kami berkoordinasi dengan pimpinan dan menghubungi tim Jibom Brimob untuk penanganan lebih lanjut,” ujar AKP Dadang.

Menurut dia, benda yang diduga mortir itu akan diperiksa oleh tim penjinak bom (Jibom) untuk memastikan kondisi dan tingkat bahayanya. Jika dinyatakan berbahaya, benda tersebut akan dimusnahkan sesuai prosedur.

Hingga saat ini, kepolisian belum dapat memastikan apakah mortir tersebut masih aktif atau tidak karena menunggu hasil pemeriksaan tim Jibom.

“Untuk memastikan aktif atau tidaknya, nanti tim Jibom yang akan melakukan pemeriksaan. Kami masih menunggu proses evakuasi,” ucapnya.

Berdasarkan perkiraan awal, mortir tersebut memiliki panjang sekitar 40 sentimeter dengan diameter sekitar 8 sentimeter. Saat ini, area sekitar gudang telah diamankan dengan pemasangan garis polisi sambil menunggu proses evakuasi oleh tim Jibom. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Kambing Mati Misterius di Pulung, Kerugian Capai Rp 200 Juta

    Puluhan Kambing Mati Misterius di Pulung, Kerugian Capai Rp 200 Juta

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 164
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Puluhan kambing milik warga di RT 2 RW 2, Dukuh Pohijo, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, mati secara misterius dalam satu bulan terakhir. Kejadian ini menyebabkan para peternak mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Salah satu warga, Pandi (50), kehilangan tujuh ekor kambingnya. Empat kambing miliknya mati mendadak tanpa gejala, sementara tiga lainnya […]

    Bagikan
  • AHY Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

    AHY Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan berdirinya Koperasi Kelurahan Merah Putih di Jalan Merpati, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (22/08/2025). Acara peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, dilanjutkan peninjauan berbagai stan yang memamerkan beras, gula, minyak goreng, bawang, serta produk […]

    Bagikan
  • Jelang Libur Akhir Tahun, Disbudpar Magetan Antisipasi Perselisihan Pengunjung–Pedagang di Telaga Sarangan 

    Jelang Libur Akhir Tahun, Disbudpar Magetan Antisipasi Perselisihan Pengunjung–Pedagang di Telaga Sarangan 

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepanjang tahun 2025, Telaga Sarangan menjadi sorotan setelah beberapa perselisihan antara pengunjung dan pedagang viral di media sosial. Salah satu kasus yang paling ramai terjadi ketika wisatawan bersitegang dengan pedagang terkait pembelian makanan dari pedagang keliling namun disantap di area warung permanen. Situasi serupa dilaporkan terjadi beberapa kali dan menimbulkan perdebatan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Tinjau Program Infrastruktur dan Layanan Publik di Desa Muneng

    Pemkab Madiun Tinjau Program Infrastruktur dan Layanan Publik di Desa Muneng

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Memasuki hari kedua rangkaian Bhakti Sosial Terpadu (BST), Pemerintah Kabupaten Madiun meninjau sejumlah program layanan publik dan pembangunan fisik di Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kamis (27/11/2025). Rombongan dipimpin langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati Purnomo Hadi, Forkopimda, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Kegiatan dimulai dengan apel pelatihan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

    Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berencana mengubah fungsi Pasar Pahingan atau Pasar Hewan Maospati menjadi pusat kuliner dan UMKM (foodcourt). Langkah ini dilakukan guna mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut serta mendukung aktivitas perguruan tinggi yang berada tidak jauh dari lokasi pasar. Rencana tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati […]

    Bagikan
  • Warga Sayutan Desak Tambang Ditutup Permanen, Bupati Magetan Diminta Cek Lokasi

    Warga Sayutan Desak Tambang Ditutup Permanen, Bupati Magetan Diminta Cek Lokasi

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penolakan terhadap aktivitas pertambangan di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, kembali menguat. Sejumlah warga yang selama ini menolak keberadaan tambang mendatangi Kantor Bupati Magetan, Jumat (19/6/2026), untuk menyampaikan langsung aspirasi mereka agar kegiatan penambangan dihentikan secara permanen. Didampingi tim kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) No Viral No Justice […]

    Bagikan
expand_less