Berita Terkini
Trending Tags

Warga Kaibon Digemparkan Temuan Mortir di Gudang Rongsokan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 523
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Kaibon temukan benda mirip mortir di gudang rongsokan, (8/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Warga Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun dibuat kaget dengan adanya temuan benda mirip mortir di sebuah gudang rongsokan, Rabu (8/4/2026). Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh pemilik gudang, Muji Rahayu, saat membersihkan lokasi usahanya yang telah lama belasan tahun dikelola.

Muji mengaku, mortir itu ditemukan ketika dirinya mengangkat sebuah karung kecil yang terasa lebih berat dari biasanya. Karena penasaran, ia kemudian membuka karung tersebut.

“Saat saya angkat kok berat. Saya tidak tahu isinya apa, lalu dibuka ternyata seperti itu. Saya juga tidak tahu itu barang apa,” ujarnya.

Ia mengaku tidak mengetahui asal-usul benda tersebut. Selama ini, barang-barang rongsokan yang masuk ke gudangnya tidak seluruhnya diperiksa secara detail karena keterbatasan tenaga kerja.

“Barangnya banyak sekali, tenaga juga terbatas. Mungkin itu dibawa pemulung, ditaruh di pojokan lalu tertumpuk barang lain,” katanya.

Muji menambahkan, dirinya telah menyewa lahan tersebut selama sekitar 16 tahun. Ia menduga benda itu sudah lama berada di gudang dan baru diketahui saat dilakukan pembersihan menjelang kepindahan lokasi usaha.

Sementara itu, Kapolsek Geger AKP Dadang Arif mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan penemuan tersebut dengan berkoordinasi dengan jajaran terkait.

Image Not Found
Polisi amankan lokasi temuan mortir di Desa Kaibon Madiun, (8/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

“Setelah menerima laporan, kami berkoordinasi dengan pimpinan dan menghubungi tim Jibom Brimob untuk penanganan lebih lanjut,” ujar AKP Dadang.

Menurut dia, benda yang diduga mortir itu akan diperiksa oleh tim penjinak bom (Jibom) untuk memastikan kondisi dan tingkat bahayanya. Jika dinyatakan berbahaya, benda tersebut akan dimusnahkan sesuai prosedur.

Hingga saat ini, kepolisian belum dapat memastikan apakah mortir tersebut masih aktif atau tidak karena menunggu hasil pemeriksaan tim Jibom.

“Untuk memastikan aktif atau tidaknya, nanti tim Jibom yang akan melakukan pemeriksaan. Kami masih menunggu proses evakuasi,” ucapnya.

Berdasarkan perkiraan awal, mortir tersebut memiliki panjang sekitar 40 sentimeter dengan diameter sekitar 8 sentimeter. Saat ini, area sekitar gudang telah diamankan dengan pemasangan garis polisi sambil menunggu proses evakuasi oleh tim Jibom. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Katam Qur’an Malam 27 Ramadan di Madiun Tetap Semarak Meski Diguyur Hujan

    Tradisi Katam Qur’an Malam 27 Ramadan di Madiun Tetap Semarak Meski Diguyur Hujan

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun tak menyurutkan semangat warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, dalam menggelar tradisi Katam Qur’an pada malam ke-27 Ramadan, Senin (16/3/2026). Tradisi tahunan yang berlangsung di Musola Kendi Al Jabar itu tetap berjalan meriah. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tumpah ruah mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari doa […]

    Bagikan
  • Kakek 62 Tahun di Magetan Meninggal Usai Terjatuh dari Pohon Jati

    Kakek 62 Tahun di Magetan Meninggal Usai Terjatuh dari Pohon Jati

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Dusun Jaten, Desa Krajan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, digemparkan oleh peristiwa meninggalnya seorang petani saat bekerja di area persawahan, Jumat (07/11/2025). Korban Harjo Sini (62) ditemukan sudah tak bernyawa oleh istrinya sendiri setelah sempat dicari karena tak kunjung pulang dari ladang. Salah satu warga setempat, Suroto (50) mengaku mendengar suara […]

    Bagikan
  • Bupati Hari Wur Minta Pengawasan MBG Diperketat Sebelum Didistribusikan

    Bupati Hari Wur Minta Pengawasan MBG Diperketat Sebelum Didistribusikan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diresmikan di Kabupaten Madiun bertambah. Kali ini, SPPG di Kelurahan Krajan Kecamatan Mejayan resmi beroperasi pada Rabu (24/09/2025). Peresmian dilakukan oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati Madiun, Dandim 0803/Madiun serta disaksikan oleh stakeholder terkait. Dapur ini bakal menyediakan makan bergizi […]

    Bagikan
  • Pekerja Proyek Tersengat Listrik, Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis

    Pekerja Proyek Tersengat Listrik, Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Seorang pekerja proyek bangunan di Desa/Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, tersengat listrik saat bekerja di lantai dua ruko, Sabtu petang (6/9/2025). Korban diketahui bernama Ali Mustaqim (29), warga Desa Sawuh, Kecamatan Siman, Ponorogo. Peristiwa bermula ketika Ali hendak memasang peralatan crane untuk pengecoran beton lantai dua. Saat itu, kakinya tanpa sengaja […]

    Bagikan
  • Diduga Ulah Orang Tak Bertanggung Jawab, Lahan Tebu Seluas 2 Hektare di Plunturan Ponorogo Terbakar

    Diduga Ulah Orang Tak Bertanggung Jawab, Lahan Tebu Seluas 2 Hektare di Plunturan Ponorogo Terbakar

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Lahan tebu seluas kurang lebih dua hektare di Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, terbakar pada Rabu (5/8/2026) malam. Api mulai terlihat sekitar pukul 19.30 WIB dan sempat membesar akibat tiupan angin. Kebakaran tersebut terjadi di lahan bengkok Kepala Desa Plunturan yang disewakan kepada Parmon, warga Kecamatan Jenangan. Api membakar sisa […]

    Bagikan
  • Jika Nekad Beroperasi, Satpol PP Pemkab Madiun Ancam Segel PT Wah Lung Indonesia

    Jika Nekad Beroperasi, Satpol PP Pemkab Madiun Ancam Segel PT Wah Lung Indonesia

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dugaan pembangkangan terhadap perintah pemerintah daerah mencuat dalam aktivitas pembangunan yang dilakukan PT Wah Lung Indonesia di Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Satpol PP bahkan mengancam siap menyegelnya. Kepala Satpol PP Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi. “Nanti kami akan turun untuk memastikan kondisi […]

    Bagikan
expand_less