Berita Terkini
Trending Tags

33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 258
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar ilustrasi

Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga Kabupaten Ponorogo dibuat terkejut setelah mengetahui status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan. Padahal, selama ini program tersebut menjadi tumpuan utama masyarakat kurang mampu untuk mengakses layanan kesehatan.

Penonaktifan mendadak tanpa sosialisasi memadai dinilai menambah beban psikologis warga, terutama mereka yang tengah berjuang melawan penyakit. Di tengah kebutuhan layanan kesehatan yang mendesak, kebijakan ini menyisakan pertanyaan soal kesiapan negara melindungi kelompok paling rentan.

Sebagian warga mengaku baru mengetahui kepesertaan PBI BPJS mereka dicabut saat hendak berobat. Kondisi ini memicu kepanikan, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan perawatan rutin dan berbiaya tinggi.

Salah satunya dialami Thya Aji Andarini (29), warga Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Ia kaget bukan main ketika mengurus kemoterapi ibunya di RSUP Dr. Moewardi Solo.

“Kaget sekali, tiba-tiba BPJS tidak aktif saat mau mengurus kemoterapi ibu saya. Tidak ada pemberitahuan sama sekali sebelumnya,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Ponorogo, sebanyak 33.730 warga tercatat mengalami penonaktifan kepesertaan PBI BPJS Kesehatan. Sementara data kumulatif menyebutkan total warga berstatus PBI nonaktif mencapai 33.760 orang.

Plt Kepala Dinsos PPPA Ponorogo, Masun, membenarkan adanya penonaktifan tersebut. Menurutnya, kebijakan itu merupakan tindak lanjut surat dari Kementerian Sosial (Kemensos).

“Memang ada surat dari Kemensos terkait penonaktifan kepesertaan PBI nasional. PBI itu iurannya ditanggung APBN melalui Kemensos. Di Ponorogo per tanggal 21 Januari 2026, ada 33.730 peserta yang dinonaktifkan,” ungkap Masun, Sabtu (5/2/2026).

Masun menjelaskan, kebijakan tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Sosial Nomor 79 Tahun 2025, yang menetapkan penerima bantuan iuran PBI nasional hanya bagi masyarakat pada desil 1 sampai 5 dalam basis data kesejahteraan sosial.

“Karena tidak lagi masuk kriteria tersebut, maka 33.730 peserta harus didrop sementara,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah membuka peluang reaktivasi kepesertaan bagi warga yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang tengah menjalani pengobatan penyakit kronis. Reaktivasi ini merujuk pada Surat Menteri Sosial Nomor S-645/MS/DI.01/7/2025 tertanggal 28 Juli 2025.

“Kalau memang harus reaktivasi, itu sudah diatur dalam surat menteri tersebut,” tegas Masun, yang juga menjabat Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo.

Prosedur reaktivasi, lanjut Masun, dimulai dari pengajuan permohonan melalui operator desa atau kelurahan. Surat tersebut kemudian dibawa ke Dinsos PPPA, disertai keterangan dari rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menyatakan pemohon sedang menderita penyakit kronis.

“Silakan datang ke Dinsos membawa permohonan reaktivasi dari desa dan surat keterangan dari rumah sakit. Kami bantu prosesnya. Namun tetap perlu digarisbawahi, keputusan akhir ada di Kemensos,” pungkasnya.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontingen Gontor Ikut Meriahkan Jambore Dunia di Indonesia

    Kontingen Gontor Ikut Meriahkan Jambore Dunia di Indonesia

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 2.200 santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) berangkat mengikuti Jambore Dunia yang digelar di Indonesia, 7–15 September. Ajang pramuka internasional ini diikuti sekitar 15 ribu peserta dari 14 negara, di antaranya Malaysia, Maladewa, dan Thailand. Dari PMDG pusat sendiri tercatat 51 kontingen dengan 510 santri. Setiap kontingen beranggotakan 10 peserta […]

    Bagikan
  • Mesin Pencacah TNI Buatan Denpal V/1 Bantu Peternak, Ini Keunggulannya

    Mesin Pencacah TNI Buatan Denpal V/1 Bantu Peternak, Ini Keunggulannya

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memanfaatkan bahan-bahan rongsokan dari bekas suku cadang mobil yang kondisinya rusak berat, Denpal V/1 Madiun di jajaran Korem 081/DSJ berhasil menciptakan mesin pencacah pakan ternak berkemampuan tinggi. Saat diuji coba langsung kepada para peternak di Madiun, kemampuan mesin itu diakui mampu menghancurkan berbagai limbah pertanian untuk pakan ternak. Bahkan mencacah […]

    Bagikan
  • Terpantau Ngebut di Jalan Tol, Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Ops Patuh Semeru 2025

    Terpantau Ngebut di Jalan Tol, Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Ops Patuh Semeru 2025

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan kendaraan terjaring razia gabungan petugas di Rest Area KM 597A Jalan Tol Ngawi-Madiun, tepatnya di Desa Sukowidi, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jumat (25/07/2025). Operasi digelar dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2025, dengan fokus pada pelanggaran batas kecepatan kendaraan. Setidaknya 50 pengemudi ditindak dalam operasi yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga […]

    Bagikan
  • Enam Dapur Program MBG di Magetan Disuspend, Belum Miliki Sertifikat Higiene Sanitasi

    Enam Dapur Program MBG di Magetan Disuspend, Belum Miliki Sertifikat Higiene Sanitasi

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan. Enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa dihentikan sementara operasionalnya setelah Badan Gizi Nasional (BGN) lantaran belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Ketua Satgas MBG Magetan, Welly Kristanto, menyampaikan bahwa dari total sekitar 60 SPPG yang berjalan, enam […]

    Bagikan
  • Eksplor Ruang Terbuka Hijau Yang Indah dan Nyaman di Kota Madiun (2)

    Eksplor Ruang Terbuka Hijau Yang Indah dan Nyaman di Kota Madiun (2)

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan dengan memperbanyak dan merawat Ruang Terbuka Hijau (RTH). Tiga kawasan RTH yang kini menjadi tempat bermain warga Kota Madiun, yaitu RTH Kanigoro, RTH Pilangbango, dan RTH Taman Kelun, semakin diminati sebagai tempat beristirahat dan rekreasi keluarga. RTH Kanigoro, yang terletak di […]

    Bagikan
  • Harga Emas Terus Naik, Puluhan Warga Serbu Logam Mulia untuk Investasi

    Harga Emas Terus Naik, Puluhan Warga Serbu Logam Mulia untuk Investasi

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Harga emas kembali mengalami kenaikan signifikan pasca Lebaran. Harga tertinggi tercatat di angka Rp1.909.000 per gram, sebelum mengalami sedikit penurunan menjadi Rp1.904.000 per gram. Valentina Rati Mutiara, Manager Distro PT Pegadaian Galeri 24 Madiun, menyampaikan bahwa pihaknya masih memiliki stok emas logam mulia, khususnya dari merek Galeri 24.  “Untuk Antam […]

    Bagikan
expand_less