Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Cerita Supriyanto Lestarikan Seni Wayang Kulit Hingga Tembus Luar Jawa

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • visibility 278
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Supriyanto (38), perajin wayang kulit, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di tengah kian langkanya perajin wayang kulit, Supriyanto (38), warga Dukuh Ngrini, Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, menjadi salah satu sosok yang menjaga napas tradisi ini. Berawal dari kegemarannya menggambar di kertas duplek, kini karya tangannya telah merambah hingga Papua, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, bahkan Kalimantan.

Sejak SMP ia terbiasa menggambar tokoh-tokoh wayang, meski kala itu sama sekali belum mengenal bahan kulit maupun peralatan membuat wayang. Pertemuan dengan seorang guru yang juga pembuat wayang kulit kemudian menjadi titik balik baginya. Dari situlah ia memberanikan diri beralih dari media kertas ke kulit.

“Awalnya hanya coba-coba di rumah, lama-lama keterusan. Alhamdulillah, wayang buatan saya sudah sampai ke luar Jawa,” ujarnya, Senin (22/09/2025).

Harga wayang buatannya cukup beragam. Untuk satu tokoh bisa dibanderol mulai Rp400 ribu hingga lebih dari Rp1 juta, tergantung bahan, ukuran, serta detail pengerjaan. Sementara wayang gunungan dengan cat emas asli bisa mencapai Rp5 juta. Menurutnya, salah satu komponen yang berpengaruh terhadap harga adalah pegangan berbahan tanduk kerbau.

“Sekarang tanduk kerbau makin sulit ditemukan, nilainya bisa sepertiga dari harga wayang,” jelasnya.

Meski kerajinannya bernilai ekonomis, Supriyanto tidak sepenuhnya menggantungkan hidup dari sana. Sehari-hari ia bekerja sebagai ASN PPPK di Kantor Urusan Agama (KUA) Plaosan. Pembuatan wayang ia lakukan sepulang kerja atau saat ada waktu senggang. Satu tokoh wayang rata-rata diselesaikan dalam satu hingga dua minggu.

Perihal pasar, ia menyebut kondisinya tidak selalu stabil. “Kalau sepi, paling hanya laku 1–3 tokoh per bulan. Kalau ramai bisa sampai lima. Biasanya yang paling diminati di kisaran Rp. 1,25 juta sampai Rp. 1,5 juta,” ungkapnya.

Di Magetan sendiri, menurut Supriyanto, jumlah perajin wayang kulit kian menipis. Saat ini hanya tersisa segelintir, sebagian besar sudah berusia lanjut. Minimnya regenerasi membuat tradisi ini terancam kehilangan pewaris.

“Pesanan biasanya datang dari dalang, pegiat seni, atau kolektor,” katanya.

Selain membuat wayang baru, ia juga menerima jasa perbaikan. “Bisa diperbaiki, tapi dilihat dulu tingkat kerusakannya,” tambahnya. Supriyanto pun berharap generasi muda ikut melestarikan kesenian ini.

“Semoga ada penerus, baik sebagai perajin maupun pencinta wayang kulit,” pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danantara Bakal Bangun Tower Hotel dan Mal di Kampung Haji Mekkah, Berapa Biayanya ?

    Danantara Bakal Bangun Tower Hotel dan Mal di Kampung Haji Mekkah, Berapa Biayanya ?

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengambil langkah signifikan dalam memberikan layanan bagi jutaan jemaahhasi dan umrah asal Indonesia. Dibawah Ketua Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, lembaga pengelolaan investasi (Sovereign Wealth Fund) Indonesia ini mengakuisisi aset properti di Arab Saudi yakni Novotel MakkahThakher City. Lokasinya berjarak 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. […]

    Bagikan
  • Ribuan ASN Pemkab Madiun Berdesakan Hadiri Apel Bersama dan Halal Bihalal

    Ribuan ASN Pemkab Madiun Berdesakan Hadiri Apel Bersama dan Halal Bihalal

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun memadati Pendopo Ronggo Jumeno, Caruban, Selasa pagi (8/4/2025). Mereka mengikuti apel dan kegiatan halal bihalal bersama Bupati dan Wakil Bupati Madiun, dilanjutkan dengan santap bersama menu khas Lebaran: opor ayam. Antrean panjang tampak mengular sejak pagi hari. ASN dari berbagai […]

    Bagikan
  • Tak Perlu Antri, RSUD Dolopo Siap Antar Obat Pasien Rawat Jalan

    Tak Perlu Antri, RSUD Dolopo Siap Antar Obat Pasien Rawat Jalan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pasien rawat jalan kini tak perlu lama lagi menunggu obat di RSUD Dolopo milik Pemerintah Kabupaten Madiun. Cukup ke loket pedaftaran layanan Sahabat Antar Obat (SOBAT) di Gedung Farmasi, petugas akan mengirimkan obat yang diresepkan dokter langsung ke rumah pasien rawat jalan. Direktur RSUD Dolopo, drg. Mulyadi, M.Kes menyatakan program […]

    Bagikan
  • Lima Bulan Tanpa Tersangka, Apa Kabar Kasus Dugaan Korupsi Dana Bos SMK PGRI 2 Ponorogo ?

    Lima Bulan Tanpa Tersangka, Apa Kabar Kasus Dugaan Korupsi Dana Bos SMK PGRI 2 Ponorogo ?

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK PGRI 2 Ponorogo seakan jalan ditempat. 5 bulan berlalu namun belum ada satu pun uang ditetapkan sebagai tersangka. Padahal, puluhan saksi telah diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Ponorogo. Menanggapi hal ini, Kepala Seksi Intelijen Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, memastikan bahwa penanganan perkara […]

    Bagikan
  • Stasiun Madiun Berbenah, KAI Daop 7 Tingkatkan Fasilitas dan Kenyamanan Penumpang

    Stasiun Madiun Berbenah, KAI Daop 7 Tingkatkan Fasilitas dan Kenyamanan Penumpang

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melakukan penataan dan pengembangan besar-besaran di Stasiun Madiun. Hal itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Program tersebut meliputi perluasan area parkir, pembangunan peron tinggi, pemasangan overcapping atau atap peneduh peron, hingga pembaruan sejumlah fasilitas pendukung lainnya. […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Desak Pemkab Tertibkan Tambang Ilegal Demi Tingkatkan PAD

    DPRD Ponorogo Desak Pemkab Tertibkan Tambang Ilegal Demi Tingkatkan PAD

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aktivitas tambang ilegal di Ponorogo kembali jadi perhatian serius. Dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (02/05/2025), para anggota dewan mendesak Pemkab Ponorogo untuk segera bertindak tegas. Melalui Pandangan Umum (PU) Fraksi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, Fraksi Demokrat meminta agar Pemkab menggandeng Pemprov Jawa Timur untuk menertibkan tambang […]

    Bagikan
expand_less