Berita Terkini
Trending Tags

Belanja Daerah R-APBD 2026 Tercatat Rp. 2,1 Triliun, Pemkab Madiun Tetapkan Skala Prioritas

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • visibility 119
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana Rapat Paripurna DPRD Kab.Madiun. Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Bupati terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2026, Jumat (17/10/2025).

Rapat yang digelar di ruang paripurna DPRD Kabupaten Madiun itu dihadiri oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, serta anggota DPRD Kabupaten Madiun.

Dalam penyampaiannya, orang nomor satu di Kabupaten Madiun itu memaparkan bahwa pendapatan daerah pada tahun anggaran 2026 direncanakan sebesar Rp2,050 triliun, sementara belanja daerah mencapai Rp2,129 triliun. Dengan demikian, terdapat defisit anggaran sekitar Rp79 miliar.

Bupati Hari Wuryanto menjelaskan, penyusunan RAPBD 2026 diarahkan untuk mendukung pelaksanaan program prioritas yang selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Madiun, yakni meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat.

“Kita menyampaikan nota keuangan tahun 2026 dengan harapan dapat dibahas bersama DPRD dan TAPD. Intinya, bagaimana kita bisa memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Bupati Hari Wuryanto.

Ia menambahkan bahwa kebijakan anggaran tahun depan juga disusun agar tetap linier dengan program prioritas pemerintah pusat, antara lain peningkatan ketahanan pangan, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Merah Putih, serta pemberdayaan koperasi desa.

Selain itu, Pemkab Madiun juga berkomitmen untuk memperluas akses layanan kesehatan masyarakat, salah satunya melalui program pemeriksaan kesehatan gratis.

“Karena ada pengurangan dana transfer dari pusat, maka kita akan menggunakan skala prioritas. Yang penting, masyarakat tetap sejahtera dan bahagia. Kita utamakan program yang menyentuh langsung kepentingan rakyat, seperti peningkatan layanan kesehatan dan penurunan angka kemiskinan,” tambahnya.

Dengan arah kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap RAPBD 2026 dapat menjadi instrumen efektif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot – DPRD Kota Madiun Tetapkan 6  Peraturan Daerah

    Pemkot – DPRD Kota Madiun Tetapkan 6  Peraturan Daerah

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun mengadakan Rapat Paripurna dengan agenda pengambilan keputusan 4 Raperda Inisiatif dan 2 Raperda Kota Madiun pada Selasa (4/3/2025). Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan Pendapat sekaligus Pendapat Akhir atas 4 Raperda Inisiatif DPRD diantaranya Raperda Penyelenggaraan Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Raperda Penguatan Nilai-nilai Pancasila dan Pendidikan Wawasan […]

    Bagikan
  • Truk Boks Seruduk Avanza Parkir, Hantam Pagar Rumah Warga 

    Truk Boks Seruduk Avanza Parkir, Hantam Pagar Rumah Warga 

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Madiun-Ponorogo, tepatnya di Desa Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Rabu (26/2/2025). Sebuah truk boks bermuatan tepung menabrak mobil Toyota Avanza yang sedang terparkir di bahu jalan hingga menghantam pagar rumah warga. Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Iptu Roni Susanto, mengungkapkan bahwa kecelakaan […]

    Bagikan
  • Rokok Ilegal Masih Marak, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Perkuat Penindakan

    Rokok Ilegal Masih Marak, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Perkuat Penindakan

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Kantor Bea Cukai terus memperkuat langkah pemberantasan peredaran rokok ilegal. Hal itu ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, saat menyoroti masih maraknya rokok tanpa pita cukai yang beredar di masyarakat. “Di lapangan semuanya tahu lah, masih banyak rokok tanpa pita cukai. Ini harus […]

    Bagikan
  • Sering Mengamuk, Keluarga Terpaksa Mengurung Suhananto Sejak 2014

    Sering Mengamuk, Keluarga Terpaksa Mengurung Suhananto Sejak 2014

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Keputusan keluarga mengurung Suhananto, 45 tahun, warga Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, di dalam kandang besi bukan tanpa alasan. Selama lebih dari 25 tahun, keluarga hidup dalam bayang-bayang gangguan jiwa yang dialami Suhananto. Nanto merupakan anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Buki dan Damitun. Gangguan kejiwaan yang dialaminya bermula setelah […]

    Bagikan
  • Demo di DPRD Magetan, Massa Desak Dewan Kooperatif dalam Penanganan Kasus Pokir

    Demo di DPRD Magetan, Massa Desak Dewan Kooperatif dalam Penanganan Kasus Pokir

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Puluhan warga menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Kabupaten Magetan, Kamis (16/4/2026). Dalam aksi tersebut, massa secara tegas menyoroti peran DPRD Magetan dalam menyikapi dugaan tindak pidana korupsi dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir), serta mendesak lembaga legislatif itu bersikap kooperatif terhadap proses hukum. Dengan membawa pengeras suara, poster, dan berbagai atribut […]

    Bagikan
  • Penanganan ODGJ Jambon Ponorogo, Ipda Purnomo Berencana Jemput Nanto

    Penanganan ODGJ Jambon Ponorogo, Ipda Purnomo Berencana Jemput Nanto

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Penanganan kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dikurung dalam kandang besi di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, mulai menemui titik terang. Ipda Purnomo, Kanit Binpolmas Polres Lamongan, menyatakan berencana menjemput Suhananto atau Nanto, 45 tahun, sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan. Rencana tersebut disampaikan Ipda Purnomo melalui unggahan di media sosial […]

    Bagikan
expand_less