Berita Terkini
Trending Tags

Sidak Ramadan, Stok Aman, Daging dan Cabai Merangkak Naik, Minyakita Tidak Sesuai HET

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 167
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Gabungan sidak sejumlah pasar di Kabupaten Magetan, (24/2/2026)

Sinergia | Magetan – Memasuki pekan pertama Ramadan 2026 dan mendekati Idul Fitri 1447 H, upaya menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Magetan kembali diperkuat. Satgas Pangan Polres Magetan bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) di dua titik, yaitu Pasar Tradisional Parang dan Pasar Kawedanan.

Sidak yang digelar melibatkan seluruh unsur Satgas Saber Pelanggaran Pangan, mulai dari Kasat Reskrim Polres Magetan selaku ketua pelaksana, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan, Dinas Peternakan, Inspektorat, Bagian Perekonomian, DPMPTSP, Disperindag, hingga Bulog Ponorogo.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa stok bahan pokok di Magetan berada pada kondisi aman. Tidak ditemukan indikasi penimbunan, kelangkaan, atau pelanggaran lain yang berpotensi mengganggu distribusi pangan selama Ramadhan hingga Lebaran.

Meski demikian, tim menemukan kenaikan harga pada daging ayam, daging sapi, dan cabai rawit merah. Khusus untuk cabai rawit merah, kenaikan sudah terlihat sejak beberapa hari menjelang puasa.

Kasat Reskrim AKP Joko Santoso menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan secara berkala.

“Secara umum ketersediaan bahan pokok masih aman dan tidak ada praktik penimbunan. Namun kami menemukan kenaikan pada sejumlah komoditi seperti daging dan cabai rawit merah. Satgas akan terus memantau perkembangan harga untuk mencegah lonjakan yang tidak wajar,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Magetan bukan daerah penghasil cabai rawit merah, sehingga pasokan masih bergantung dari luar daerah. Pihaknya mendorong Dinas Pertanian memberikan pendampingan agar produksi lokal dapat berkembang.

Dalam sidak tersebut, petugas juga menemukan bahwa harga Minyakita di beberapa titik pasar masih belum sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

AKP Joko Santoso menambahkan bahwa pihaknya akan meningkatkan sosialisasi kepada pedagang dan distributor agar aturan HET dipatuhi.

“Kami akan memperkuat sosialisasi terkait HET, khususnya untuk Minyakita dan komoditi strategis lainnya, agar kepatuhan semakin meningkat dan tidak ada pelanggaran di lapangan,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipatif, Satgas Pangan bersama instansi terkait menjadwalkan sidak rutin selama Ramadhan hingga Idulfitri. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, pasokan aman, dan kondisi pasar tetap stabil sepanjang bulan suci. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengemis di Exit Tol Dumpil Viral Usai Pukul Pengendara, Dinsos Madiun Lakukan Evakuasi

    Pengemis di Exit Tol Dumpil Viral Usai Pukul Pengendara, Dinsos Madiun Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Aksi seorang pengemis perempuan yang memukul kepala pengendara motor di perempatan Exit Tol Dumpil, Desa Bagi, Kecamatan Madiun, viral di media sosial. Peristiwa itu membuat resah para pengguna jalan hingga memicu penanganan dari Dinas Sosial (Dinsos) bersama Satpol PP Kabupaten Madiun. Perempuan tersebut diketahui bernama Meliana Santi Dewi (46), warga […]

    Bagikan
  • Kirab Pencak Silat Perdana Kota Madiun, Jadi Bukti Guyub Rukun Kota Pendekar

    Kirab Pencak Silat Perdana Kota Madiun, Jadi Bukti Guyub Rukun Kota Pendekar

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Langit cerah menyambut pelaksanaan Kirab Pencak Silat perdana di Kota Madiun pada Kamis (25/6/2026). Ribuan warga yang memadati sejumlah ruas jalan tampak antusias menyaksikan penampilan para pesilat dari berbagai perguruan yang turut memeriahkan agenda tersebut. Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari itu menjadi momentum penting untuk menunjukkan wajah […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana akan mulai direalisasikan pada 2026. Program ini menyasar warga Dusun Kebonduren, Desa Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng, yang menjadi langganan banjir, serta warga Desa Mendak Kecamatan Dagangan, yang terdampak kerusakan tanah atau tanah retak. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan […]

    Bagikan
  • Peradah Jatim Gelar Yowana Sadhana 2026 di Nganjuk, Perkuat Kepemimpinan dan Persaudaraan Pemuda Hindu

    Peradah Jatim Gelar Yowana Sadhana 2026 di Nganjuk, Perkuat Kepemimpinan dan Persaudaraan Pemuda Hindu

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) Jawa Timur menggelar Yowana Sadhana atau Religi Camp 2026 di Pura Kerta Bhuana Giri Wilis, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Kegiatan pembinaan pemuda Hindu tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juli 2026, dan diikuti sekitar 200 peserta dari 17 kabupaten/kota di Jawa […]

    Bagikan
  • Serangan Ulat Bulu di SDN Patihan, Sejumlah Siswa Alami Gatal-Gatal

    Serangan Ulat Bulu di SDN Patihan, Sejumlah Siswa Alami Gatal-Gatal

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Patihan di Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, Jawa Timur terganggu pada Jumat (05/02/2026). Hal ini dikarenakan sejumlah siswa mengalami gatal-gatal akibat ulat bulu. Ternyata ratusan ulat bulu banyak ditemukan di 9 pohon yang berada di halaman telah sekolah. Seperti yang dialami oleh Arjuna […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan, Harga Cabai Tembus Rp. 95 Ribu per Kg, Ayam Potong Rp. 35 Ribu per Kg

    Jelang Ramadhan, Harga Cabai Tembus Rp. 95 Ribu per Kg, Ayam Potong Rp. 35 Ribu per Kg

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang bulan suci Ramadhan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Legi Ponorogo, Jawa Timur, mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada cabai rawit yang kini menembus Rp95 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp70 ribu per kilogram. Selain cabai rawit, kenaikan juga terjadi pada jenis cabai lainnya. Cabai merah […]

    Bagikan
expand_less