Berita Terkini
Trending Tags

Petani Gebyog Resah, Distribusi Pupuk Subsidi Tersendat Akibat Tunggakan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 75
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani Gebyog Resah, Distribusi Pupuk Subsidi Tersendat Akibat Tunggakan. Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Puluhan petani di Desa Gebyog, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, mendatangi kantor desa setempat. Mereka meminta kejelasan distribusi pupuk subsidi untuk musim tanam (MT) kedua yang hingga kini belum tersalurkan. Keterlambatan distribusi membuat para petani cemas. Pasalnya, pemupukan yang tidak tepat waktu dikhawatirkan berimbas pada menurunnya hasil panen, bahkan berpotensi gagal.

Permasalahan muncul setelah kios pupuk enggan menyalurkan jatah bagi petani Gebyog. Alasannya, masih ada tunggakan sekitar Rp. 2 juta dari pengambilan pupuk musim sebelumnya. “Kesulitan ini muncul ketika petani sudah harus melakukan pemupukan. Namun, pupuk tak bisa dicairkan karena ada tunggakan dari musim lalu. Padahal petani sudah merasa membayar sesuai dengan jatahnya,” ujar Giyanto, salah satu perwakilan petani.

Ia menjelaskan, tunggakan tersebut berasal dari sistem pengambilan pupuk sebelumnya. Namun hingga kini belum ada kejelasan apakah dana itu menjadi tanggung jawab kios atau bagian dari mekanisme kelompok tani (poktan).

Agar pemupukan tidak semakin tertunda, petani bersama kios dan pihak desa akhirnya menyepakati solusi sementara. Tunggakan Rp. 2 juta itu ditutup menggunakan dana operasional kelompok tani yang bersumber dari iuran Rp. 10 ribu per kuintal gabah.

“Harusnya tunggakan ditanggung secara pribadi. Tapi agar kios tidak mengalami kerugian dan petani tetap bisa pupuk tepat waktu, dana operasional kelompok terpaksa digunakan,” tambah Giyanto.

Selain soal tunggakan, petani juga mengeluhkan dugaan praktik penjualan pupuk subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dengan alasan tambahan kas poktan. “Kami terbebani karena kios menjual di atas HET. Alasannya untuk kas kelompok, tapi jelas memberatkan,” kata seorang petani yang enggan disebutkan namanya.

Kepala Desa Gebyog, Suyanto, membenarkan adanya kebijakan darurat itu. Menurutnya, tunggakan tetap akan dilunasi secara bertahap oleh pengurus poktan. “Kami berkomitmen menyelesaikan tunggakan kepada kios. Selain itu, akan kami kumpulkan pengurus poktan lama bersama pihak kios agar jelas bagaimana pembagian pupuk sebelumnya dilakukan,” tegasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyaluran 200 Paket PMT dari Pemprov Jatim, Upaya Percepat Penurunan Stunting

    Penyaluran 200 Paket PMT dari Pemprov Jatim, Upaya Percepat Penurunan Stunting

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Madiun menyerahkan 200 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita melalui Posyandu di wilayah Kabupaten Magetan. Penyerahan yang dilakukan di Pendopo Surya Graha ini sebagai bagian dari program intervensi percepatan penurunan stunting di wilayah Jawa Timur. Salah satu penerima manfaat, Haning Susanti, […]

    Bagikan
  • Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL di Atas Trotoar

    Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL di Atas Trotoar

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sejumlah bangunan semi permanen milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas trotoar dan bahu jalan di kawasan pusat kota Ponorogo dibongkar paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Selasa (15/4/2025). Penertiban dilakukan sejak pagi hari oleh puluhan petugas. Selain bangunan liar, gerobak dagangan yang ditinggalkan oleh pemiliknya juga […]

    Bagikan
  • Ratusan Massa Demo Tolak MBG, Soroti Nasib Guru Honorer di Ponorogo

    Ratusan Massa Demo Tolak MBG, Soroti Nasib Guru Honorer di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Konsorsium Ponorogo Bersatu menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kabupaten Ponorogo, Kamis (7/5/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum menjadi kebutuhan prioritas masyarakat. Selain menolak program MBG, massa juga menuntut perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru honorer […]

    Bagikan
  • SDN Berkebutuhan Khusus Butuh Dermawan Perbaiki Gedung Sekolah Ambrol

    SDN Berkebutuhan Khusus Butuh Dermawan Perbaiki Gedung Sekolah Ambrol

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di saat Negara tidak hadir, maka uluran tangan para dermawan sangat ditunggu. Kalimat ini dirasa cukup tepat menggambarkan kondisi SDN Sukosari, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun yang rusak parahnamun tidak kunjung mendapat perbaikan. Sekolah ini dihuni 30 murid berkebutuhan khusus. Pelajar yang sekolah di SDN Sukosari, merasa was-was. Mereka terpaksa belajar […]

    Bagikan
  • Jumlah Pemilih di Ponorogo Bertambah, KPU Tetapkan 783 Ribu Lebih dalam DPB Triwulan Tiga

    Jumlah Pemilih di Ponorogo Bertambah, KPU Tetapkan 783 Ribu Lebih dalam DPB Triwulan Tiga

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo –Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ponorogo menetapkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) triwulan III tahun 2025. Berdasarkan hasil penetapan, jumlah pemilih di Bumi Reog kini mencapai 783.219 jiwa. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 398.055 pemilih perempuan dan 385.164 pemilih laki-laki. Angka ini meningkat 11.330 pemilih dibandingkan dengan hasil DPB triwulan II […]

    Bagikan
  • Mbah Setyo Jemaah Haji Asal Ponorogo Meninggal Dunia di Mekkah

    Mbah Setyo Jemaah Haji Asal Ponorogo Meninggal Dunia di Mekkah

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Ponorogo, Jawa Timur, dikabarkan meninggal dunia usai menunaikan ibadah haji. Almarhum diketahui bernama Haji Setyo Budi bin Mangun Diman (64), warga Desa Kedung Banteng, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. Kabar meninggalnya almarhum diterima pihak keluarga pada Senin pagi, (16/06/2025) sekitar pukul 07.00 […]

    Bagikan
expand_less