Berita Terkini
Trending Tags

Tingkatkan Kewaspadaan, Pemkab Madiun Bahas Ancaman Bencana Hidrometeorologi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 205
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD Kabupaten Madiun menggelar rapat koordinasi Forum Pengurangan Resiko Bencana bersama stakeholder, Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bersiap menghadapi peningkatan risiko bencana hidrometeorologi seiring peralihan musim dari kemarau ke penghujan. Kesiapsiagaan ini dibahas dalam rapat koordinasi Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat pada Senin, (1/12/2025).

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, menjelaskan bahwa rapat tersebut merupakan agenda FPRB ketiga pada tahun ini. Fokus pembahasan diarahkan pada potensi banjir dan tanah longsor yang merupakan dua jenis bencana hidrometeorologi paling sering terjadi di wilayah Kabupaten Madiun.

Menurut Boby, wilayah rawan longsor sudah dipetakan, terutama pada kawasan dataran tinggi seperti Kecamatan Kare, Saradan, Gemarang, dan Dagangan. 

“Beberapa langkah preventif juga telah dilakukan, contohnya penanganan cepat terhadap pergerakan tanah di Mendak belum lama ini, yang ditangani bersama tim ahli dari ITS, ESDM, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.” ucap Boby.

Untuk ancaman banjir, BPBD memetakan empat zona rawan yang bersumber dari dua gunung besar di Kabupaten Madiun yakni Gunung Wilis dan Gunung Pandan. 

“Aliran air dari Gunung Wilis umumnya memperbesar risiko banjir di wilayah Kecamatan Kare bagian atas, kemudian mengalir ke Kecamatan Wungu, Kecamatan Madiun, hingga Wonoasri.” tambahnya.

Sementara itu, dampak luapan air dari Gunung Pandan diperkirakan mengarah ke Kecamatan Pilangkenceng dan bermuara di Kecamatan Balerejo.

Boby menekankan bahwa mitigasi tidak bisa hanya mengandalkan penanganan teknis pemerintah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, terutama di kawasan dataran tinggi yang rentan mengalami kerusakan lahan.

“Kami mendorong penanaman pohon secara lebih masif. Idealnya satu pohon setiap 10 meter persegi di kawasan dataran tinggi. Ini penting untuk memperkuat struktur tanah dan mengurangi potensi longsor,” ungkapnya.

Rakor ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Madiun memastikan kesiapan seluruh pihak menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung pada Desember hingga awal tahun 2026. (Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Truk Boks Seruduk Avanza Parkir, Hantam Pagar Rumah Warga 

    Truk Boks Seruduk Avanza Parkir, Hantam Pagar Rumah Warga 

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Madiun-Ponorogo, tepatnya di Desa Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Rabu (26/2/2025). Sebuah truk boks bermuatan tepung menabrak mobil Toyota Avanza yang sedang terparkir di bahu jalan hingga menghantam pagar rumah warga. Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Iptu Roni Susanto, mengungkapkan bahwa kecelakaan […]

    Bagikan
  • Delegasi Uni Eropa Tinjau Proyek Beras Rendah Karbon di Madiun, Dorong Pertanian Ramah Iklim

    Delegasi Uni Eropa Tinjau Proyek Beras Rendah Karbon di Madiun, Dorong Pertanian Ramah Iklim

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Delegasi Uni Eropa meninjau langsung implementasi proyek beras rendah karbon di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (01/07/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari evaluasi program SWITCH-Asia Low Carbon Rice Project yang digagas untuk mendukung transisi menuju pertanian berkelanjutan di Indonesia. Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, H.E. […]

    Bagikan
  • DPMPTSP Sebut Tower BTS PT Mitra Teel Tak Kantongi Izin Resmi

    DPMPTSP Sebut Tower BTS PT Mitra Teel Tak Kantongi Izin Resmi

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah menara Base Transceiver Station (BTS) milik PT Mitra Teel yang berdiri di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, dipastikan belum mengantongi izin resmi. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, pada Selasa (08/07/2025). Arik menyebut, hingga saat […]

    Bagikan
  • Dorong Kemandirian, Pemkab Madiun Salurkan Modal Usaha bagi 130 Penerima PKH Graduasi

    Dorong Kemandirian, Pemkab Madiun Salurkan Modal Usaha bagi 130 Penerima PKH Graduasi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyalurkan bantuan sosial modal usaha dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Graduasi kepada 130 penerima manfaat. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun di Pendopo Muda Graha, Senin (24/11/2025). Bupati Hari Wuryanto […]

    Bagikan
  • 204 Peserta Ikuti Diklat HSR Batch 5 di PPI Madiun, Siap Dukung Operasional Kereta Cepat.

    204 Peserta Ikuti Diklat HSR Batch 5 di PPI Madiun, Siap Dukung Operasional Kereta Cepat.

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Hari Adi
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun secara resmi menyelenggarakan kegiatan Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) High-Speed Railway (HSR) Batch 5 Tahun 2026, yang diikuti oleh 204 orang peserta dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), pada hari Kamis (16/4/2026) di Auditorium PPI Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas […]

    Bagikan
  • Ini Jawaban Wali Kota Madiun terkait PU Fraksi DPRD soal Raperda P-APBD 2025

    Ini Jawaban Wali Kota Madiun terkait PU Fraksi DPRD soal Raperda P-APBD 2025

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan jawaban atas Pandangan Umum (PU) fraksi DPRD Kota Madiun terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Jawaban Wali Kota Madiun itu dibacakan oleh Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun […]

    Bagikan
expand_less