Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

DPRD dan Pemkot Madiun Bahas Soal Pemangkasan Dana Transfer Rp. 168 Miliar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 178
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Istono Wakil Ketua DPRD Kota Madiun. Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 Kota Madiun menghadapi tantangan besar. Pemerintah pusat berencana memangkas alokasi transfer keuangan daerah (TKD) hingga sekitar Rp168 miliar.

Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono menyampaikan, hingga saat ini Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) belum menggelar pertemuan resmi untuk menyesuaikan rancangan anggaran. Pembahasan baru akan dilakukan setelah petunjuk pelaksanaan (juklak) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) diterbitkan.

“Kami belum mulai pembahasan karena masih menunggu juklak resmi. Tapi sudah kami agendakan dalam jadwal pembahasan,” ujar Istono, Senin (06/10/2025).

Berdasarkan agenda sementara, pembahasan RAPBD akan dimulai pada 22 Oktober dengan penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi, dilanjutkan dengan rapat komisi bersama mitra kerja. Jika tidak ada perubahan, pertemuan bersama TAPD direncanakan berlangsung pada 5 November mendatang.

Menurut Istono, DPRD menunggu arahan teknis dari pemerintah pusat agar penyesuaian anggaran dapat dilakukan secara tepat. “Kalau juknis sudah turun, kita bisa menentukan program mana yang bisa ditunda. Prinsipnya, efisiensi tetap perlu, tapi jangan sampai mengganggu kebutuhan dasar masyarakat,” terangnya.

Politikus Partai Demokrat itu menegaskan bahwa kebijakan penghematan merupakan langkah realistis di tengah kondisi fiskal nasional. Pemerintah daerah harus memprioritaskan program utama dan menunda kegiatan yang belum mendesak.

“Yang penting layanan dasar untuk masyarakat tetap berjalan. Program yang belum urgen bisa ditangguhkan dulu,” tambahnya.

Pemangkasan dana transfer ini, kata Istono, tidak hanya dialami Kota Madiun, melainkan juga terjadi di sejumlah daerah lain di Jawa Timur. “Ini bukan hanya persoalan Kota Madiun. Hampir semua daerah sedang menyesuaikan dengan kondisi fiskal nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Maidi memastikan pengurangan dana dari pusat tidak akan memengaruhi program-program kemanusiaan yang menjadi prioritas pemerintah kota.

“Betul, dana transfer memang berkurang. Tapi program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan ekonomi, tetap harus berjalan,” tegasnya.

Maidi menambahkan, langkah efisiensi akan diterapkan di sektor lain yang tidak bersifat mendesak. “Ada penyesuaian tentu, tapi kegiatan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat tidak boleh dikurangi. Itu komitmen kami,” pungkasnya.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madiun Siapkan Hadiah 30 Juta Peraih Medali Emas di PORPROV IX 2025

    Bupati Madiun Siapkan Hadiah 30 Juta Peraih Medali Emas di PORPROV IX 2025

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto all out dalam pembinaan olahraga di bumi kampung pesilat. Sebagai bukti sudah disiapkan anggaran reward pada gelaran PORPROV Jatim IX tahun 2025. Bupati Madiun menyiapkan hadiah bagi para atlit peraih medali emas yaitu uang senilai 30 Juta, medali perak 20 juta dan medali perunggu 15 juta. […]

    Bagikan
  • KA BIAS Kini Layani Rute Hingga Stasiun Caruban

    KA BIAS Kini Layani Rute Hingga Stasiun Caruban

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kabar gembira bagi warga Kabupaten Madiun dan sekitarnya. Mulai HUT ke-80 Republik Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun resmi memperluas layanan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS) hingga Stasiun Caruban. Langkah ini dilakukan guna memperkuat aksesibilitas sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat. Manajer Humas Daop 7 Madiun, […]

    Bagikan
  • Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Ditahan KPK Dalam Pusaran Kasus Harun Masiku

    Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Ditahan KPK Dalam Pusaran Kasus Harun Masiku

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Usai menjalani pemeriksaan, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (20/2/2025). Hasto telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan atau obstruction of justice (OJ) dalam pusaran kasus Harun Masiku. Penahanan bakal dilakukan selama 20 hari pertama terhitung mulai hari […]

    Bagikan
  • Seleksi Sekda Magetan Diperpanjang, Birokrasi Butuh Figur Penggerak

    Seleksi Sekda Magetan Diperpanjang, Birokrasi Butuh Figur Penggerak

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan masih berlanjut. Hingga batas akhir pendaftaran tahap pertama pada 17 Agustus 2025 lalu, hanya tiga pejabat eselon II yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Jumlah tersebut belum memenuhi syarat minimal empat peserta, sehingga panitia seleksi memperpanjang masa pendaftaran hingga 24 Agustus mendatang. Ketiga […]

    Bagikan
  • Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa photo_camera 2

    Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Enam pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Magetan resmi menembus pasar internasional setelah berhasil mengekspor produk mereka ke Maladewa. Pelepasan ekspor dilakukan di lokasi produksi Keripik Tempe H&G di Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, pada Kamis (5/3)2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyatakan bahwa keberhasilan […]

    Bagikan
  • Hari Batik Nasional 2026, Regenerasi Pembatik di Kota Madiun Masih Jadi Tantangan

    Hari Batik Nasional 2026, Regenerasi Pembatik di Kota Madiun Masih Jadi Tantangan

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Peringatan Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober menjadi momentum untuk melihat perkembangan industri batik sekaligus tantangan regenerasi perajin. Di Kota Madiun, batik terus berkembang dengan beragam motif khas, namun minat generasi muda untuk menekuni profesi sebagai pembatik masih dinilai rendah. Kepala Bidang Perindustrian Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan […]

    Bagikan
expand_less