Berita Terkini
Trending Tags

Ekskul Tari SDN Balerejo 01 Jadi Ruang Pelestarian Budaya Lokal di Tengah Arus Globalisasi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 120
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SDN Balerejo 01, Kabupaten Madiun melaksanakan ekstrakurikuler seni tari. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pesatnya arus informasi dan masuknya budaya asing di era globalisasi menjadi tantangan tersendiri bagi keberlangsungan budaya lokal. Dunia pendidikan pun dituntut menghadirkan ruang yang mampu menanamkan nilai-nilai budaya daerah kepada generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler seni tari.

Upaya tersebut dilakukan SDN Balerejo 01, Kabupaten Madiun, yang menjadikan kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) seni tari sebagai sarana penguatan karakter sekaligus pelestarian budaya lokal bagi peserta didik.

Kepala SDN Balerejo 01, Adi Nugroho, mengatakan bahwa kegiatan seni tari tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan bakat dan minat siswa, tetapi juga menjadi media internalisasi nilai-nilai luhur budaya daerah.

“Kegiatan ini tidak hanya sebagai sarana pengembangan bakat, tetapi juga sebagai media pelestarian budaya lokal agar tetap dikenal dan dicintai generasi muda,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Ekskul seni tari di SDN Balerejo 01 tidak berhenti sebagai kegiatan rutin sekolah. Para siswa secara aktif tampil dalam berbagai kegiatan di luar sekolah, mulai dari festival seni hingga acara budaya di tingkat kecamatan.

Image Not Found
Ekskul seni tari di SDN Balerejo 01 saat mengikuti lomba. Foto : Tova-Sinergia

Beberapa di antaranya yakni partisipasi dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kabupaten Madiun, Pawai Ta’aruf Tahun Baru Islam 1447 H, serta berbagai pentas seni daerah. Keikutsertaan tersebut menjadi pengalaman belajar sekaligus ruang aktualisasi bagi siswa.

Pada FLS2N tahun 2024 tingkat kabupaten, sekolah ini berhasil meraih juara II melalui penampilan Tari Kreasi Tapak Jompong. Prestasi tersebut dinilai bukan hanya soal perolehan piala, melainkan proses pembelajaran yang dilalui siswa.

“Yang paling penting adalah prosesnya. Anak-anak belajar disiplin, kerja sama, dan semangat berlatih,” kata Adi.

Kegiatan seni tari dinilai mampu membentuk karakter peserta didik melalui latihan yang menuntut ketekunan, kekompakan, dan rasa tanggung jawab. Di tengah perubahan zaman, minat siswa terhadap seni tradisional menjadi harapan tersendiri bagi keberlanjutan budaya daerah.

Sekolah pun terus memberikan dukungan dengan menyediakan fasilitas dan ruang apresiasi bagi siswa yang memiliki minat di bidang seni tari. Langkah ini diharapkan mampu menarik lebih banyak generasi muda untuk mengenal sekaligus melestarikan seni budaya lokal.

Melalui kegiatan tersebut, SDN Balerejo 01 berharap seni tari tidak hanya menjadi kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan identitas budaya peserta didik di tengah tantangan globalisasi.(Tova).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Buyung/Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serabi Tradisional Ponorogo Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Kuliner Modern

    Serabi Tradisional Ponorogo Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Kuliner Modern

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya kuliner modern yang terus bermunculan, kue tradisional serabi Ponorogo masih bertahan dan tetap diminati masyarakat. Cita rasa khas yang gurih serta proses pembuatan yang masih mempertahankan cara tradisional menjadi daya tarik utama kuliner legendaris ini. Salah satu sentra serabi tradisional berada di Kerun Ayu, Desa Ploso Jenar, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Genjot Hilirisasi Kakao untuk Tarik Investor

    Pemkab Madiun Genjot Hilirisasi Kakao untuk Tarik Investor

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menjadikan kakao sebagai salah satu komoditas unggulan yang akan ditawarkan kepada calon investor. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah produk perkebunan daerah dan memperluas penyerapan tenaga kerja lokal. Sesuai data pada tahun 2024, luas areal kakao di Kabupaten Madiun mencapai 4.407 hektar. Sedangkan untuk produksi […]

    Bagikan
  • Menikmati Kelezatan Nila Jumbo Asam Manis di Pinggir Telaga Ponorogo

    Menikmati Kelezatan Nila Jumbo Asam Manis di Pinggir Telaga Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Telaga Ngebel Ponorogo tidak hanya menyuguhkan keindahan alam yang sejuk nan asri. Namun, aneka kuliner yang menggoda yang khas di Telaga Ngebel patut disantap. Apalagi kalau bukan olahan ikan Nila. Lokasinya berada di tepi telaga, rumah makan bernama Pos Ketan. Kenapa ikan nila, hal ini lantaran di area Telaga Ngebel banyak […]

    Bagikan
  • Satlantas Polres Ponorogo Belum Terapkan Tilang Sistem Poin, Masih Tunggu Arahan Polda Jatim

    Satlantas Polres Ponorogo Belum Terapkan Tilang Sistem Poin, Masih Tunggu Arahan Polda Jatim

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai memberlakukan sistem tilang berbasis poin bagi pemegang Surat Izin Mengemudi (SIM) per Januari 2025. Setiap pemilik SIM akan mendapat jatah 12 poin, yang akan berkurang sesuai dengan jenis pelanggaran lalu lintas yang dilakukan. Jika poin habis, SIM terancam dibekukan atau dicabut sementara. Namun, Kasatlantas […]

    Bagikan
  • Pelajar 14 Tahun Tewas Usai Kecelakaan di Jalan Raya Karas

    Pelajar 14 Tahun Tewas Usai Kecelakaan di Jalan Raya Karas

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas melibatkan pelajar kembali terjadi di wilayah Kabupaten Magetan. ABH (14) tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil pick up di Jalan Raya Karas, tepatnya di sebelah timur Jembatan Desa Jungke, Kecamatan Karas, Rabu (08/10/2025) kemarin malam sekitar pukul 19.30 WIB. Insiden maut itu melibatkan mobil pick […]

    Bagikan
  • Konflik Kian Memanas, Ketua dan Sekretaris PKB Magetan Dilaporkan ke Polisi

    Konflik Kian Memanas, Ketua dan Sekretaris PKB Magetan Dilaporkan ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan di internal tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan tampaknya terus meningkat. Perselisihan yang muncul antara pengurus DPC dengan salah satu kadernya, Nur Wakhid atau yang akrab disapa Gus Wahid, kini berujung pada pelaporan pidana. Kuasa hukum Nur Wakhid, Sumadi, dengan resmi melaporkan Ketua dan Sekretaris DPC PKB Magetan ke […]

    Bagikan
expand_less