Berita Terkini
Trending Tags

Harga Mawar di Magetan Melonjak Lebih dari 100 Persen Jelang Ramadan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 114
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
petani mawar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo menikmati masa panen. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Menjelang datangnya bulan Ramadan, para petani mawar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo menikmati masa panen yang membawa berkah besar. Permintaan yang meningkat tajam sejak pertengahan Januari membuat harga mawar meroket lebih dari 100 persen dibanding hari-hari biasa.

Kenaikan harga ini dipicu tradisi masyarakat yang memerlukan bunga mawar untuk ziarah dan berbagai ritual menyambut bulan suci. Kondisi tersebut sekaligus menjadi momentum bagi petani untuk meningkatkan pendapatan mereka.

Peningkatan aktivitas sudah terasa di kebun-kebun mawar yang mulai ramai didatangi para pengepul. Jika pada hari-hari normal harga mawar berkisar Rp50.000–Rp60.000 per tenggok. Namun menjelang Ramadan angka tersebut melonjak hingga Rp250.000 per tenggok.

“Sejak pertengahan bulan ini panen terus berjalan, tapi dua hari menjelang puasa bunga sudah mulai habis,” ujar Kami, salah satu petani mawar di Desa Sidomulyo.

Ia menuturkan, panen pada periode Ramadan memang menjadi masa paling sibuk, karena permintaan melonjak tak hanya untuk kebutuhan lokal, tetapi juga dari luar daerah.

Dalam kondisi puncak panen, seorang petani mampu menghasilkan hingga 20 tenggok mawar per hari. Jumlah tersebut bahkan dapat bertambah bila tanaman sedang berada pada masa produktif.

“Kalau sekali panen bisa sampai dua puluh tenggok, kadang lebih,” ungkap Kami.

Image Not Found
kebun bunga mawar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo. Foto : Kusnanto-Sinergia

Menurutnya, harga juga berubah sangat cepat mengikuti kondisi pasar. Dalam hitungan jam, nilai jual mawar bisa melonjak drastis.

Kami menjelaskan bahwa fluktuasi harga terjadi hampir setiap hari. “Pagi harganya sekitar seratus ribu. Menjelang siang naik jadi seratus lima puluh, lalu setengah jam kemudian bisa naik lagi sampai dua ratus lima puluh ribu per tenggok,” tuturnya.

Kenaikan harga ekstrem ini biasanya berlangsung menjelang Ramadan, IdulFitri, dan bulan Sura — periode ketika permintaan bunga berada di titik tertinggi.

Lonjakan permintaan membuat para pedagang tidak lagi menunggu di pasar. Mereka justru aktif mendatangi kebun-kebun mawar untuk membeli langsung dari petani dan memetik bunga di lokasi.

“Sekarang pedagang malah datang sendiri ke tegalan (kebun). Begitu lihat ada bunga yang siap petik, mereka langsung minta dipanen,” kata Kami.

Dengan sistem penjemputan langsung ini, petani tak perlu bersusah payah mencari pembeli. Transaksi pun berlangsung lebih cepat dan efisien.

Musim ramai penjualan mawar biasanya terjadi sejak awal Ramadan hingga 10 hari menjelang Idulfitri. Pada periode tersebut, aktivitas petani meningkat drastis mengikuti permintaan pasar.

Meski kenaikan harga hanya terjadi pada waktu tertentu dalam setahun, momen ini memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi keluarga petani.

“Alhamdulillah, panen menjelang puasa seperti ini sangat membantu. Walau musiman, hasilnya bisa menambah pendapatan kami,” ujar Kami.

Selain budidaya mawar, petani juga menerapkan sistem tumpang sari dengan tanaman lain, sehingga tetap memperoleh pemasukan meski harga mawar menurun pada hari biasa.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot-DPRD Kota Madiun Sepakati Perubahan Propemperda 2026, Legislatif Usulkan 3 Raperda Inisiatif

    Pemkot-DPRD Kota Madiun Sepakati Perubahan Propemperda 2026, Legislatif Usulkan 3 Raperda Inisiatif

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun melaksanakan Rapat Paripurna dengan agenda Penetapan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2026 di Gedung Paripurna pada Jumat (09/01/2026).  Dari hasil koordinasi antara Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Madiun dan Tim Pelaksana Harmonisasi dan Sinkronisasi Raperda Pemerintah Kota Madiun, Legislatif […]

    Bagikan
  • Pasar Hewan Jetis Ditutup, Pedagang Kebingungan

    Pasar Hewan Jetis Ditutup, Pedagang Kebingungan

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Penutupan Pasar Hewan Jetis di Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Ponorogo, resmi diberlakukan sejak 8 Januari 2025. Kebijakan ini sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). Namun, sejumlah pedagang sapi mengaku kebingungan karena tidak mengetahui adanya penutupan tersebut. “Saya tidak tahu kalau pasar ini ditutup. Terpaksa sapi saya bawa […]

    Bagikan
  • Keseruan Anak-Anak Menikmati Libur Panjang Dengan Belajar Bercocok Tanam Dan Berenang

    Keseruan Anak-Anak Menikmati Libur Panjang Dengan Belajar Bercocok Tanam Dan Berenang

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Momen libur panjang peringatan Kenaikan Isa Al-Masih dimanfaatkan warga untuk berwisata bersama keluarga. Salah satu destinasi yang jadi primadona adalah Nusantara Edupark di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Tempat wisata edukatif ini dipadati ribuan pengunjung sejak 29 Mei lalu, dengan mayoritas pengunjung datang dari luar kota. Tak hanya menyuguhkan […]

    Bagikan
  • Keseruan KAI Daop 7 Bersama Anak Disabilitas Naik Kereta di Hari Anak Nasional 2025

    Keseruan KAI Daop 7 Bersama Anak Disabilitas Naik Kereta di Hari Anak Nasional 2025

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun menggelar berbagai kegiatan edukatif yang menyasar anak-anak, khususnya anak-anak penyandang disabilitas. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap perlindungan anak serta upaya mengenalkan transportasi kereta api sejak dini. Dalam kegiatan ini, anak-anak […]

    Bagikan
  • PR Pemkab Madiun ! 22 Ribu Rumah Tangga di Madiun Belum Nikmati Akses Sanitasi Layak

    PR Pemkab Madiun ! 22 Ribu Rumah Tangga di Madiun Belum Nikmati Akses Sanitasi Layak

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memiliki segudang pekerjaan rumah salah satunya masih banyak rumah tangga di 206 Desa/Kelurahan belum memiliki Sanitasi limbah domestik yang layak. Tercatat sekitar 22 ribu rumah tangga di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, belum memiliki akses terhadap sanitasi yang layak. Angka ini setara dengan 12,4 persen dari total 184 […]

    Bagikan
  • Target 7 Emas PORPROV Jatim IX, Koni Kab Madiun Siapkan Atlit Unggulan

    Target 7 Emas PORPROV Jatim IX, Koni Kab Madiun Siapkan Atlit Unggulan

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan atlit dan official KONI Kabupaten Madiun siap bertanding di gelaran bergengsi PORPROV Jatim IX di Kota Batu dan Malang. Koni menarget 7 emas dari sejumlah cabang olahraga berprestasi. “Target 7 emas ini naik Porprov sebelumnya 6 medali emas, semoga bisa lebih, ” kata Ketua Umum (Ketum) Koni Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
expand_less