Berita Terkini
Trending Tags

Harga Mawar di Magetan Melonjak Lebih dari 100 Persen Jelang Ramadan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 150
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
petani mawar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo menikmati masa panen. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Menjelang datangnya bulan Ramadan, para petani mawar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo menikmati masa panen yang membawa berkah besar. Permintaan yang meningkat tajam sejak pertengahan Januari membuat harga mawar meroket lebih dari 100 persen dibanding hari-hari biasa.

Kenaikan harga ini dipicu tradisi masyarakat yang memerlukan bunga mawar untuk ziarah dan berbagai ritual menyambut bulan suci. Kondisi tersebut sekaligus menjadi momentum bagi petani untuk meningkatkan pendapatan mereka.

Peningkatan aktivitas sudah terasa di kebun-kebun mawar yang mulai ramai didatangi para pengepul. Jika pada hari-hari normal harga mawar berkisar Rp50.000–Rp60.000 per tenggok. Namun menjelang Ramadan angka tersebut melonjak hingga Rp250.000 per tenggok.

“Sejak pertengahan bulan ini panen terus berjalan, tapi dua hari menjelang puasa bunga sudah mulai habis,” ujar Kami, salah satu petani mawar di Desa Sidomulyo.

Ia menuturkan, panen pada periode Ramadan memang menjadi masa paling sibuk, karena permintaan melonjak tak hanya untuk kebutuhan lokal, tetapi juga dari luar daerah.

Dalam kondisi puncak panen, seorang petani mampu menghasilkan hingga 20 tenggok mawar per hari. Jumlah tersebut bahkan dapat bertambah bila tanaman sedang berada pada masa produktif.

“Kalau sekali panen bisa sampai dua puluh tenggok, kadang lebih,” ungkap Kami.

Image Not Found
kebun bunga mawar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo. Foto : Kusnanto-Sinergia

Menurutnya, harga juga berubah sangat cepat mengikuti kondisi pasar. Dalam hitungan jam, nilai jual mawar bisa melonjak drastis.

Kami menjelaskan bahwa fluktuasi harga terjadi hampir setiap hari. “Pagi harganya sekitar seratus ribu. Menjelang siang naik jadi seratus lima puluh, lalu setengah jam kemudian bisa naik lagi sampai dua ratus lima puluh ribu per tenggok,” tuturnya.

Kenaikan harga ekstrem ini biasanya berlangsung menjelang Ramadan, IdulFitri, dan bulan Sura — periode ketika permintaan bunga berada di titik tertinggi.

Lonjakan permintaan membuat para pedagang tidak lagi menunggu di pasar. Mereka justru aktif mendatangi kebun-kebun mawar untuk membeli langsung dari petani dan memetik bunga di lokasi.

“Sekarang pedagang malah datang sendiri ke tegalan (kebun). Begitu lihat ada bunga yang siap petik, mereka langsung minta dipanen,” kata Kami.

Dengan sistem penjemputan langsung ini, petani tak perlu bersusah payah mencari pembeli. Transaksi pun berlangsung lebih cepat dan efisien.

Musim ramai penjualan mawar biasanya terjadi sejak awal Ramadan hingga 10 hari menjelang Idulfitri. Pada periode tersebut, aktivitas petani meningkat drastis mengikuti permintaan pasar.

Meski kenaikan harga hanya terjadi pada waktu tertentu dalam setahun, momen ini memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi keluarga petani.

“Alhamdulillah, panen menjelang puasa seperti ini sangat membantu. Walau musiman, hasilnya bisa menambah pendapatan kami,” ujar Kami.

Selain budidaya mawar, petani juga menerapkan sistem tumpang sari dengan tanaman lain, sehingga tetap memperoleh pemasukan meski harga mawar menurun pada hari biasa.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Pangan di Magetan Stabil Selama Ramadan, Cabai Rawit Masih Tertinggi photo_camera 4

    Harga Pangan di Magetan Stabil Selama Ramadan, Cabai Rawit Masih Tertinggi

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Tim Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan (Saber Pangan) Jawa Timur melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Magetan. Kegiatan ini merupakan rangkaian pemantauan di sejumlah wilayah seperti Madiun, Lamongan, Tulungagung, Blitar, Pacitan, Ponorogo, Ngawi, dan Nganjuk. Di Magetan, pemeriksaan difokuskan di Pasar […]

    Bagikan
  • Dramatis, BPBD Magetan Evakuasi Kambing Jatuh ke Sumur Tua

    Dramatis, BPBD Magetan Evakuasi Kambing Jatuh ke Sumur Tua

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana kepanikan mewarnai Dusun Kedungrejo, Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (27/06/2025) petang. Seekor kambing milik warga tercebur ke dalam sumur tua sedalam 20 meter. Peristiwa itu sontak mengundang perhatian warga dan memaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan turun tangan melakukan evakuasi. Insiden bermula saat Suwarno (43), […]

    Bagikan
  • Ini Persentase Tertinggi dan Terluas Capaian LTT di Jajaran Korem 081/DSJ

    Ini Persentase Tertinggi dan Terluas Capaian LTT di Jajaran Korem 081/DSJ

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun – Berbagai target pencapaian Luas Tambah Tanam (LTT) padi di bulan Januari telah selesai dilaksanakan oleh satuan di jajaran Korem 081/DSJ. Dua satuan yang menonjol dari segi persentase target maupun luasan LTT yang berhasil dicapai. “Untuk persentase tertinggi raihan target LTT di bulan januari yakni Kodim 0801/Pacitan yang mencapai 687,27 persen. […]

    Bagikan
  • Peringati HUT ke-80 RI, PSHT Pusat Madiun Teguhkan Komitmen Persatuan Bangsa

    Peringati HUT ke-80 RI, PSHT Pusat Madiun Teguhkan Komitmen Persatuan Bangsa

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jalan Merak, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Minggu (17/08/2025). Ketua Dewan Pusat PSHT, Kang Mas Issoebiantoro mengungkapkan peringatan ini menjadi momentum bagi keluarga besar PSHT untuk meneguhkan kembali nilai […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Siagakan 800 Personel Gabungan, Waspadai Jalur Rawan untuk Arus Mudik Lebaran 2026

    Polres Magetan Siagakan 800 Personel Gabungan, Waspadai Jalur Rawan untuk Arus Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan memperkuat pengamanan arus mudik Lebaran 1447 Hijriyah tahun 2026 dengan menurunkan 800 personel gabungan dari TNI–Polri, Dinas Perhubungan, BPBD, serta instansi pendukung lainnya. Seluruh personel tersebut akan ditempatkan di enam pos pengamanan, dua pos pelayanan, dan satu pos terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis jalur mudik. Kapolres Magetan […]

    Bagikan
  • Ratusan Siswa MI Ma’arif Setono Gelar Salat Gaib dan Galang Donasi untuk Korban Bencana di Sumatera

    Ratusan Siswa MI Ma’arif Setono Gelar Salat Gaib dan Galang Donasi untuk Korban Bencana di Sumatera

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif Setono, Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, menggelar salat gaib dan doa bersama untuk para korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Jami Batoro Katong yang berada di kompleks madrasah, Jumat (05/12/2025). Selain salat gaib, para siswa juga melakukan aksi […]

    Bagikan
expand_less