Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Polemik PAW Gus Wahid di PKB Magetan Dinilai Sarat Muatan Politik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • visibility 253
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Muris Subiyantoro (kiri) dan Dimyati Dahlan (kanan), Foto : Isimewa

Sinergia | Magetan – Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) atas nama Nur Wahid atau Gus Wahid terus menuai sorotan publik. Selain dianggap sarat nuansa politik pasca-Pilkada 2024, keputusan itu juga dinilai berpotensi mengikis marwah ke-NU-an di dalam tubuh PKB Magetan.

Pengamat politik, Muries Subiyantoro menilai langkah PAW terhadap Gus Wahid tidak bisa dilepaskan dari dinamika politik pasca Pilkada Serentak 2024 lalu.

“Dari pengamatan saya, PAW terhadap Gus Wahid sangat mungkin dipicu oleh konstelasi Pilkada kemarin,” ujarnya, Rabu (08/10/2025).

Muries menambahkan, dalam Pilkada 2024, Partai Politik berlambang bola dunia itu secara resmi mendukung pasangan Kang Suyat–Nanik Endang Rusminiarti. Namun, di sisi lain, Gus Wahid disebut telah memberikan dukungan moral kepada pasangan Jatno–Ida, yang mana sang istri juga turut maju di Pilkada sebagai calon wakil bupati.

“Disinyalir karena perbedaan arah dukungan ini munculah keputusan PAW. Gus Wahid dianggap tidak sejalan dengan kebijakan partai,” jelas penggagas Lembaga Kajian Politik dan Pemerintahan Lokal Magetan, LoGoPoRI itu.

Meski demikian, Muries menegaskan bahwa adanya PAW merupakan hak prerogatif partai. “Kalau alasan PAW karena persoalan dukung-mendukung di Pilkada, ya itu sangat politis. Tapi sah-sah saja secara mekanisme partai,” imbuhnya.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa langkah ini berpotensi menimbulkan tanda tanya di masyarakat, mengingat kontribusi keluarga Gus Wahid terhadap sejarah berdirinya PKB di Magetan dinilai cukup besar. 

“Publik tahu sejarahnya. Gus Wahid dan almarhum ayahnya, Kiai Suryani, punya andil besar dalam membangun PKB di Magetan. Pertanyaannya, apakah itu tidak menjadi pertimbangan DPP?” tuturnya.

Muries juga menyoroti pentingnya transparansi dalam mekanisme PAW di dalam tubuh PKB. Menurutnya, perlu ada ruang bagi kader yang diberhentikan untuk menggunakan hak jawab atau pembelaan diri melalui forum internal seperti mahkamah partai.

“Kalau memang ada forum seperti itu, seharusnya dimanfaatkan untuk menjernihkan duduk persoalan. Tapi kalau tidak ada, ya wajar saja jika yang bersangkutan memilih jalur hukum,” ucapnya.

Menurutnya, jika Gus Wahid tak menerima dengan keputusan tersebut, menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) merupakan langkah yang sah secara hukum. 

“Itu hak pribadi dan hal yang wajar dilakukan. Yang penting sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Magetan Dimyati Dahlan juga memberikan pandangan yang senada. Ia menilai PAW merupakan domain mutlak partai dan sah secara aturan, meskipun disisi lain dapat berpotensi menghilangkan marwah ke-NU-an pada tubuh PKB Magetan.

“Pergantian antar waktu ini domainnya mutlak di partai, jadi sah-sah saja dan pasti sudah sesuai dengan peraturan yang ada,” kata Dimyati.

Ia menambahkan, proses PAW saat ini masih bersifat internal dan belum final, sehingga belum ada urgensi untuk dipermasalahkan secara hukum atau administratif. Terkait sikap Ketua DPC PKB Magetan, Suratno, yang enggan memberikan komentar lebih jauh, Dimyati menilai itu hal wajar. “Itu hak pribadi. Mau dipublikasikan atau tidak, itu kewenangan partai,” ujarnya.

Dimyati beranggapan bahwa Gus Wahid kemungkinan besar bakal bersikap lebih tenang dan tidak melakukan perlawanan.

“Sebagai seorang ulama kyai mursyid, beliau kemungkinan pasti memilih diam dan tidak akan melawan. Karena baginya, jabatan hanyalah titipan,” tambahnya.

Namun, Dimyati mengingatkan, hilangnya sosok figur Gus Wahid bisa berdampak pada citra PKB di mata warga nahdliyin.

“Hilangnya sosok Gus Wahid akan menjadi hilangnya marwah ke-NU-an di PKB Magetan. Saat ini satu-satunya figur ulama NU yang ada di partai itu ya hanya beliau,” tegasnya.

Proses PAW sendiri masih bergulir di internal DPC PKB Magetan, Jamaludin Malik disebut-sebut sebagai bakal calon penggantinya. Hingga kini, belum muncul pernyataan resmi dari DPP PKB mengenai alasan maupun jadwal pasti pelantikan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sapi Kurban Presiden Prabowo Berasal dari Lereng Lawu, Dibeli Seharga Rp. 100 Juta

    Sapi Kurban Presiden Prabowo Berasal dari Lereng Lawu, Dibeli Seharga Rp. 100 Juta

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, membeli seekor sapi kurban seberat hampir satu ton dari seorang peternak asal Magetan, Jawa Timur. Sapi berjenis Limosin yang dinamai Blangor itu berasal dari Dukuh Kandenan, Kelurahan Plaosan, yang berada di lereng Gunung Lawu. Sapi tersebut dibeli dengan harga Rp100 juta oleh tim dari […]

    Bagikan
  • Dari Tusuk Sate ke Tanah Suci, Nahrowi Siap Berangkat Haji

    Dari Tusuk Sate ke Tanah Suci, Nahrowi Siap Berangkat Haji

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tekun dan tak kenal lelah, Nahrowi (52), seorang perajin tusuk sate asal Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, akhirnya mendapat kesempatan berangkat haji tahun ini. Pria yang telah menekuni usaha tusuk sate selama bertahun-tahun itu dijadwalkan masuk gelombang kedua pemberangkatan jemaah haji dari Kabupaten Madiun pada 17 Mei 2025. “Dulu […]

    Bagikan
  • Kasus Korupsi Pokir Magetan Seret Elite Lintas Partai, Peta Politik DPRD Ikut Tersorot

    Kasus Korupsi Pokir Magetan Seret Elite Lintas Partai, Peta Politik DPRD Ikut Tersorot

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkembangan terbaru kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan tidak hanya mengungkap praktik penyimpangan anggaran, tetapi juga membuka sisi lain berupa keterlibatan elite politik lintas partai di tingkat legislatif daerah. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan sebelumnya telah menetapkan enam tersangka dalam perkara ini, termasuk tiga anggota DPRD aktif. […]

    Bagikan
  • Peminat Masih Kurang, Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Ponorogo Diperpanjang hingga 27 Februari

    Peminat Masih Kurang, Pendaftaran Lelang Jabatan Sekda Ponorogo Diperpanjang hingga 27 Februari

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo resmi diperpanjang setelah jumlah pelamar dinilai belum memenuhi ketentuan minimal. Hingga penutupan pendaftaran tahap pertama pada Jumat (20/2/2026) pukul 13.00 WIB, jumlah peserta yang melakukan submit berkas masih belum mencukupi. Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Suko Widodo, mengatakan […]

    Bagikan
  • Kemenag Ponorogo Genjot Pembuatan Paspor Jemaah Haji 2026, 226 Orang Terlayani Hingga Akhir September

    Kemenag Ponorogo Genjot Pembuatan Paspor Jemaah Haji 2026, 226 Orang Terlayani Hingga Akhir September

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo intensif melakukan verifikasi dan fasilitasi pembuatan paspor bagi calon jemaah haji 2026. Hingga akhir September, tercatat 226 jemaah telah dibantu pembuatan paspor dalam dua gelombang kegiatan yang digelar di wilayah setempat. “Bulan lalu kami melakukan verifikasi terhadap kesediaan jemaah. Untuk menindaklanjuti, sampai akhir September kami […]

    Bagikan
  • Suasana Haru dan Khitmat Jemaah Sindo Wisata Jalani Wukuf Di Arafah

    Suasana Haru dan Khitmat Jemaah Sindo Wisata Jalani Wukuf Di Arafah

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Arafah – Wukuf adalah rukun haji yang sangat penting, yang berarti berdiam diri atau berhenti di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Wukuf ini menjadi momen puncak dalam ibadah haji, di mana jamaah berupaya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, merenungkan dosa-dosa, dan memohon ampunan. Wukuf dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah, mulai dari matahari […]

    Bagikan
expand_less