Berita Terkini
Trending Tags

TKD 2026 Ponorogo Terpangkas Rp243 Miliar, Sekda : Gaji dan Kewajiban Daerah Tetap Aman

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • visibility 198
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Agus Pramono, Sekda Kabupaten Ponorogo. Foto: Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo harus menyesuaikan langkah fiskal setelah alokasi Tambahan Keuangan Daerah (TKD) tahun anggaran 2026 mengalami pemangkasan signifikan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, menyebut total pemotongan mencapai Rp. 243 miliar, dengan porsi terbesar berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp. 131 miliar.

“Kita sedikit prihatin dengan kebijakan pemerintah pusat, tapi apapun itu kita tetap tegak lurus. Pasti akan kita sikapi,” ujar Agus saat ditemui di kantor Sekretariat Daerah Ponorogo, Senin (13/10/2025).

Menurutnya, kebijakan tersebut tentu berpengaruh terhadap sejumlah kegiatan dan program kerja pemerintah daerah. Namun, Pemkab memastikan kewajiban dasar tetap menjadi prioritas utama.

“Yang penting kita cukupi dulu kewajiban yang harus kita penuhi, di antaranya gaji pegawai, angsuran pembayaran utang, bunga, listrik, dan sebagainya,” jelasnya.

Agus menegaskan, meski terjadi pemangkasan cukup besar, ketersediaan anggaran untuk gaji ASN dipastikan aman. Pemerintah pusat yang biasanya mentransfer sekitar Rp. 1,31 triliun kini hanya menyalurkan sekitar Rp. 900 miliar setelah pemotongan TKD sebesar Rp243 miliar.

Ia menambahkan, langkah antisipasi dilakukan dengan memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sesuai arahan Bupati, kita akan kejar dari PAD-nya. Pemotongan terbesar memang dari DAU, tapi pembangunan harus tetap jalan, tetap ada,” tegasnya.

Selain DAU, Agus menyebut Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun ini nihil (0), sementara dana bagi hasil juga menurun. Meski begitu, Pemkab berkomitmen untuk tetap menjalankan program prioritas.

“Yang penting kita sikapi, kita berupaya, kita evaluasi PAD kita sesuai pentahapan. Per akhir triwulan III, realisasi PAD sudah mencapai sekitar 75–76 persen,” ungkapnya.

Agus menambahkan, pada Senin siang pihaknya akan menggelar rapat evaluasi bersama seluruh OPD dan DPRD Ponorogo guna membahas langkah penyesuaian serta strategi optimalisasi PAD di sisa tahun berjalan.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyaluran PKH Tahap Pertama Sentuh 27 Ribu Lebih KPM

    Penyaluran PKH Tahap Pertama Sentuh 27 Ribu Lebih KPM

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama tahun 2025 telah menyentuh 27.295 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Magetan. Bantuan sosial ini langsung dikirimkan oleh Kementerian Sosial ke rekening masing-masing penerima sesuai dengan kategori yang ditetapkan. Kabid Pengembangan, Perlindungan, dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Magetan, Dwi Cahyo Ariwibowo, menerangkan bahwa nilai […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Siapkan Pembahasan Dua Raperda, Fokus Penataan Pasar dan Limbah Domestik

    DPRD Magetan Siapkan Pembahasan Dua Raperda, Fokus Penataan Pasar dan Limbah Domestik

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPRD Kabupaten Magetan mulai memproses dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan oleh Bupati Magetan. Kedua regulasi tersebut berkaitan dengan penataan pasar serta pengelolaan air limbah domestik di wilayah Magetan. Ketua DPRD Magetan, Suratno, mengatakan raperda tentang penataan pasar disusun untuk menjawab berbagai aspirasi masyarakat, terutama dari pedagang pasar tradisional yang […]

    Bagikan
  • MPLS di SMAN 2 Kota Madiun Dimulai, Tekankan Empati dan Tolak Bullying

    MPLS di SMAN 2 Kota Madiun Dimulai, Tekankan Empati dan Tolak Bullying

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 2 Kota Madiun resmi dimulai pada Senin (14/07/2025). Kegiatan MPLS 2025 ini akan berlangsung selama lima hari. Kepala SMAN 2 Kota Madiun, Anim Hadisusanto, menyampaikan bahwa tahun ini siswa diwajibkan membawa sejumlah perlengkapan simbolis, seperti name tag, jurnal putih, foto keluarga orang tua […]

    Bagikan
  • Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat

    Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang wanita paruh baya bernama Janem (55), warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan/Kabupaten Magetan, diamankan warga setelah nekat menjambret kalung emas milik mantan majikannya, Selasa (3/3/2026) pagi. Aksi tersebut dilakukan di rumah korban, Sukini (72), warga Kelurahan Sukowinangun. Insiden berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB, ketika korban baru keluar dari kamar mandi dan mendapati […]

    Bagikan
  • 26 Puskesmas di Kabupaten Madiun Mulai Buka Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)

    26 Puskesmas di Kabupaten Madiun Mulai Buka Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 26 Puskesmas di Kabupaten Madiun mulai melaksanakan program Presiden Prabowo Subianto yakni Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Selasa (11/2/2025). Nantinya Dinas Kesehatan bersama tim medis Puskesmas akan masif mensosialisasikan kepada masyarakat serta mengenalkan aplikasi satu data mobile untuk peserta PKG.  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Tri Widodo menjelaskan bagi […]

    Bagikan
  • Tersangka Korupsi Pokir DPRD Magetan Masih Terima Gaji, Ini Penjelasannya

    Tersangka Korupsi Pokir DPRD Magetan Masih Terima Gaji, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Sekretariat DPRD Kabupaten Magetan memastikan hak keuangan dua anggota dewan yang berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi pokok pikiran (pokir) tetap dibayarkan secara selektif sesuai ketentuan. Keduanya saat ini berstatus “berhalangan sementara” dari tugas kedewanan. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Magetan, Yok Sujarwadi, menjelaskan bahwa dua anggota yang dimaksud adalah Suratno […]

    Bagikan
expand_less