Berita Terkini
Trending Tags

2 Rumah Tertimbun Longsor di Pulung Ponorogo, Akses Menuju Banaran Lumpuh Total

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 130
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi rumah milik Jemirin terdampak longsor, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Dua rumah warga di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, rusak berat setelah tertimpa material longsor pada Rabu (19/11/2024) sore. Tebing setinggi kurang lebih 10 meter ambrol setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama beberapa jam.

Rumah milik Marjuki hilang tertimbun tanah liat, sementara rumah milik Jemirin hancur di bagian kamar, ruang tamu, dan ruang keluarga. Tak hanya itu, tiga mobil—jenis Carry pick up, Panther, dan Honda Jazz—ikut tertimbun bersama empat sepeda motor.

Jemirin, pemilik rumah yang rusak, mengatakan bahwa suara gemuruh terdengar sesaat sebelum material dari atas tebing menerjang rumahnya.

“Saya di dapur, terus ada suara gemuruh. Saya keluar, di luar sudah kayak gini. Waktu kejadian semua di belakang, mau ke kandang. Kondisi rumah hancur semua. Kendaraan ada tiga yang tertimbun,” ujarnya.

Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan itu sejak siang. Beberapa warga sebenarnya sudah mengetahui adanya retakan di bagian atas tebing, namun belum sempat memasang plengsengan penahan tanah.

Kepala Dusun setempat, Nur Wijayanto, membenarkan bahwa retakan itu sempat terlihat sebelumnya dan sudah direncanakan untuk ditangani.

“Posisi tanah di rumah Pak Marjuki itu ada semacam retakan. Keluarga mau diplengseng, tapi belum sempat, kejadian tanah longsor duluan. Sampai sekarang rumah Pak Marjuki belum kelihatan. Belum 100 persen terlihat, padahal bangunan sudah jadi,” jelasnya.

Selain merusak dua rumah dan menimbun kendaraan, longsor juga menutup akses jalan penghubung antara Desa Wagir Kidul dan Desa Banaran. Akibatnya ratusan warga di delapan RT sementara waktu terisolasi.

Marjuki, yang rumahnya lenyap tertimbun tanah, mengaku sedang berada di kandang memerah sapi saat kejadian.

“Saat kejadian saya sedang kerja sama keluarga di kandang meras sapi, jam 4. Lalu dikabari tetangga kalau rumah kena longsor. Ya habis semua, tinggal baju di badan ini,” ungkapnya.

Hingga Kamis pagi, warga bersama perangkat desa masih melakukan evakuasi material longsor secara manual. Pemerintah daerah melalui BPBD dijadwalkan mendatangkan alat berat untuk membuka kembali akses desa yang tertutup serta mempercepat pencarian dan pembersihan material longsor.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Larang Keras Anggotanya Jadi Backing Judi, Danrem 081/DSJ : Saya Tidak Akan Kompromi

    Larang Keras Anggotanya Jadi Backing Judi, Danrem 081/DSJ : Saya Tidak Akan Kompromi

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto melarang keras anggotanya terlibat dalam perjudian. Terlebih menjadi backing dalam bentuk perjudian apapun. “Saya tekankan supaya jangan ada yang terlibat perjudian, apalagi menjadi backing. Saya tidak akan ada kompromi,” kata Pamen TNI AD abituren Akmil 1998 itu dalam arahannya kepada prajurit dan Persit di Kodim […]

    Bagikan
  • Potensi Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Kolam Renang Gemarang

    Potensi Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek Kolam Renang Gemarang

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun terus mendalami kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kolam renang dan fasilitas pendukung di Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun. Setelah menetapkan mantan Kepala Desa Gemarang, Suprapti sebagai tersangka, penyidik kini membuka peluang penambahan tersangka baru dalam perkara tersebut. Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Madiun, Inal […]

    Bagikan
  • Kisah Misringah, Jamaah Haji Tertua Di Ponorogo Yang Menabung Dari Hasil Jualan Asam Jawa

    Kisah Misringah, Jamaah Haji Tertua Di Ponorogo Yang Menabung Dari Hasil Jualan Asam Jawa

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Usia senja tak menghalangi tekad Misringah untuk menunaikan ibadah haji. Nenek berusia 90 tahun asal Desa Gandukepuh, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo ini akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini. Ia tercatat sebagai calon jamaah haji tertua di Ponorogo. Perjuangan Misringah untuk berangkat haji tak mudah. Semasa muda, […]

    Bagikan
  • Kejagung Periksa Sejumlah Kajari, Soroti Indikasi Pelanggaran Etik dan Kepemimpinan

    Kejagung Periksa Sejumlah Kajari, Soroti Indikasi Pelanggaran Etik dan Kepemimpinan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan langkah tak biasa dengan memeriksa sejumlah kepala kejaksaan negeri (Kajari) dalam beberapa hari terakhir. Pemeriksaan ini dilakukan setelah muncul indikasi pelanggaran etik, manajerial, hingga dugaan konflik kepentingan di lingkungan kejaksaan. Dikutip dari kanal media nasional, Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan bahwa Kajari Magetan dan Kajari Padang Lawas […]

    Bagikan
  • Pengusaha Selepan di Magetan Klaim Tak Terpengaruh Isu Beras Oplosan, Penjualan Justru Naik

    Pengusaha Selepan di Magetan Klaim Tak Terpengaruh Isu Beras Oplosan, Penjualan Justru Naik

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Di tengah maraknya pemberitaan tentang dugaan peredaran beras oplosan di sejumlah daerah, pengusaha penggilingan gabah di Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Jawa Timur, mengaku bisnisnya justru tetap lancar bahkan mengalami peningkatan. Sumining, pemilik selepan yang telah beroperasi sejak 1984, mengatakan bahwa isu beras oplosan tidak berdampak negatif terhadap usahanya. “Alhamdulillah beras […]

    Bagikan
  • Lansia Kini Lebih Nyaman Naik Kereta, KAI Daop 7 Siapkan Diskon dan Fasilitas Khusus

    Lansia Kini Lebih Nyaman Naik Kereta, KAI Daop 7 Siapkan Diskon dan Fasilitas Khusus

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menegaskan komitmennya menghadirkan layanan transportasi yang inklusif dan ramah bagi pelanggan lanjut usia (lansia) pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, Jumat (29/5/2026). Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan momentum HLUN menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap akses layanan […]

    Bagikan
expand_less