Berita Terkini
Trending Tags

Sumur Bor Program Pokir DPRD Magetan Mangkrak, Harapan Warga Nikmati Air Bersih Pupus

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • visibility 59
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi proyek Sumur bor yang mangkrak di Kab.Magetan. Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Keinginan besar warga Dusun Gangsiran, Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, untuk dapat menikmati air bersih kembali pupus. Proyek sumur bor yang telah dibangun melalui program pokok pikiran (pokir) DPRD Magetan hingga kini belum juga dapat berfungsi.

Padahal, awalnya proyek yang diketahui menelan anggaran puluhan juta rupiah tersebut dijanjikan sebagai solusi atas krisis air bersih yang selama ini dialami warga sekitar. Namun hingga pertengahan Oktober 2025, bangunan sumur bor itu hanya berdiri tanpa adanya tanda-tanda bisa dimanfaatkan.

“Dari awal di programkan kami sudah menaruh harapan banyak, tapi sumur ini tidak pernah beroperasi. Bahkan sambungan listriknya saja belum ada, jadi bagaimana cara airnya bisa keluar?” ungkap salah satu warga setempat, Senin (13/10/2025).

Informasi yang diperoleh, proyek sumur bor tersebut merupakan program pokir tahun anggaran 2022 dan selesai dikerjakan pada 2023. Sayangnya, meski sudah dua tahun berlalu, fasilitas pendukung seperti jaringan listrik dan instalasi air tidak juga tersedia maupun terpasang.

Kondisi itu justru menimbulkan rasa kekecewaan dan pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Salah satunya mengenai pengawasan serta tanggung jawab pihak pelaksana proyek. Tanpa adanya sarana pendukung, proyek yang didambakan agar mampu mengatasi persoalan kekeringan itu kini dalam kondisi mangkrak, bahkan tidak memberi manfaat apa pun bagi warga.

Seorang tokoh masyarakat Desa Mategal menduga, lemahnya pengawasan menjadi penyebab utama tidak dapat berfungsinya proyek tersebut. Ia juga menduga terdapat unsur kelalaian yang membuat pembangunan itu tampak sia-sia.

“Masyarakat tidak akan menuntut lebih, hanya ingin proyek ini benar-benar dijalankan sesuai tujuan awal. Jangan sampai uang rakyat terbuang begitu saja,” ujarnya.

Warga kini mendesak Pemerintah Kabupaten Magetan bersama aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun tangan mengevaluasi serta menindaklanjuti kasus ini. Mereka berharap proyek serupa ke depan dapat benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Madiun Curi Perhatian Delegasi Uni Eropa dan Preferred by Nature

    Kota Madiun Curi Perhatian Delegasi Uni Eropa dan Preferred by Nature

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali mencuri perhatian dunia internasional. Kali ini, belasan perwakilan kedutaan besar negara-negara Uni Eropa bersama organisasi global Preferred by Nature dibuat takjub saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka program SWITCH-Asia Low Carbon Rice. Kesan positif itu disampaikan langsung oleh Executive Director Preferred by Nature, Peter Feilberg, saat menghadiri […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

    Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS serta Tuberkulosis (TBC) melalui program deteksi dini dan layanan kesehatan gratis. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Remaja Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Sabtu (04/10/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Madiun sekaligus Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD), Hari Wuryanto. Bupati Madiun […]

    Bagikan
  • Wawali Madiun Pantau Kesiapan Kunjungan Mendukbangga Wihaji, Tinjau Pengembangan Program MBG

    Wawali Madiun Pantau Kesiapan Kunjungan Mendukbangga Wihaji, Tinjau Pengembangan Program MBG

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji bakal mengunjungi Kota Madiun. Kini, Pemerintah Kota Madiun tengah mempersiapkan diri untuk kunjungan yang direncanakan pada Rabu (26/2/2025). Hal itu menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi Wakil Walikota Madiun, F. Bagus Panuntun bersama Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta stakeholder terkait […]

    Bagikan
  • Gerakan Pangan Murah Digelar Di Ponorogo, Harga Lebih Terjangkau

    Gerakan Pangan Murah Digelar Di Ponorogo, Harga Lebih Terjangkau

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Jawa Timur menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Ponorogo pada Kamis (20/2/2025). Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan. Ketua Tim Kerja Distribusi Pangan DPKP Jatim, Sukemi, menyatakan GPM bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan menjelang Ramadhan 2025. Sejumlah komoditas pangan yang […]

    Bagikan
  • Jawab PU Fraksi Tentang RAPBD Magetan 2026, Bupati Magetan Janji Benahi Tata Kelola

    Jawab PU Fraksi Tentang RAPBD Magetan 2026, Bupati Magetan Janji Benahi Tata Kelola

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Magetan Tahun 2026 berlangsung padat sejak pagi hingga petang. Setelah rapat maraton Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD Magetan, sidang paripurna dilanjutkan dengan agenda utama penyampaian Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum delapan fraksi DPRD. Dalam sidang yang dipimpin Wakil […]

    Bagikan
  • Puluhan Hektar Padi Rusak Diserang Wereng, Petani Panen Lebih Awal

    Puluhan Hektar Padi Rusak Diserang Wereng, Petani Panen Lebih Awal

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Puluhan hektar lahan pertanian padi di Desa Winong, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, rusak parah akibat serangan hama wereng. Serangan hama tersebut menyebabkan bulir padi kosong dan banyak tanaman mati. Akibatnya, petani terpaksa melakukan panen lebih awal demi menghindari kerugian yang lebih besar. Wereng tak hanya merusak bulir padi, tapi juga […]

    Bagikan
expand_less