Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Waspada Kemarau Panjang, Desa Sirapan dan Bodag Terancam Krisis Air Bersih

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 278
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Personel BPBD Kabupaten Madiun melakukan pengecekan tandor air, antisipasi musim kemarau. (2/6/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mulai menyiapkan sejumlah langkah mitigasi menghadapi potensi kemarau panjang yang diprediksi berlangsung mulai Juni hingga Oktober 2026. Ancaman fenomena El Nino yang diperkirakan memicu kekeringan di sejumlah wilayah menjadi perhatian utama.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan pihaknya akan memperkuat upaya pencegahan melalui sosialisasi kepada desa-desa yang berpotensi terdampak kekeringan.

“Kami sudah menyampaikan kepada seluruh jajaran BPBD untuk meningkatkan kewaspadaan. Dalam waktu dekat akan dilakukan sosialisasi ke desa-desa yang berpotensi terdampak musim kemarau,” ujar Boby, Selasa (2/6/2026).

Selain sosialisasi, BPBD juga telah menyiapkan peta kerawanan kekeringan sebagai dasar penentuan langkah mitigasi. Berdasarkan peta tersebut, BPBD akan mengirimkan surat edaran kepada seluruh kecamatan agar segera melaporkan jika terjadi dampak kekeringan di wilayahnya.

“Kecamatan nantinya akan meneruskan informasi kepada desa-desa. Jika ada indikasi kekeringan, kami harapkan segera dilaporkan sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” katanya.

BPBD juga akan melakukan pemetaan dan pengambilan sampel di desa-desa yang masuk kategori rawan kekeringan. Desa dengan tingkat kerawanan tertinggi akan menjadi prioritas dalam program sosialisasi dan edukasi pengelolaan air.

Menurut Boby, edukasi kepada masyarakat menjadi penting karena pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan masih tingginya penggunaan air saat debit sumber air mulai menurun.

Ia mencontohkan kondisi yang pernah terjadi di Desa Sirapan dan Desa Bodag, di mana masyarakat mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau. Dari hasil evaluasi, penggunaan air dinilai masih belum disesuaikan dengan kondisi berkurangnya debit air.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih bijak menggunakan air. Misalnya, aktivitas yang tidak terlalu mendesak seperti menyiram tanaman bisa dikurangi agar kebutuhan air rumah tangga tetap terpenuhi selama musim kemarau,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan krisis air bersih, BPBD Kabupaten Madiun juga telah menyiapkan delapan unit tandon air berkapasitas masing-masing 2.000 liter. Tandon tersebut akan ditempatkan di wilayah yang mengalami kekurangan air bersih.

BPBD nantinya akan bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk memasok kebutuhan air ke tandon-tandon yang ditempatkan di desa terdampak.

“Jika ada desa yang mengalami kekurangan air, kami akan menempatkan tandon dan bekerja sama dengan PDAM untuk mengisi kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Boby.

Meski sebagian tandon bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Timur telah dihibahkan kepada desa-desa rawan kekeringan, BPBD memastikan delapan tandon yang tersedia saat ini siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi krisis air selama musim kemarau 2026. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 140 Penerima PKH di Madiun Ditargetkan Keluar dari Bansos, Modal Rp 3 Juta Jadi Ujian

    140 Penerima PKH di Madiun Ditargetkan Keluar dari Bansos, Modal Rp 3 Juta Jadi Ujian

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan ratusan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dapat keluar dari ketergantungan bantuan sosial pada tahun ini. Melalui program PKH Graduasi, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun menyiapkan bantuan modal usaha sebagai langkah mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriadi, mengatakan program tersebut ditujukan bagi […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana akan mulai direalisasikan pada 2026. Program ini menyasar warga Dusun Kebonduren, Desa Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng, yang menjadi langganan banjir, serta warga Desa Mendak Kecamatan Dagangan, yang terdampak kerusakan tanah atau tanah retak. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan […]

    Bagikan
  • Mencekam! 6 Jam Penyergapan Pemuda Bersenjata Golok di Ngawi, Polisi Gunakan Senjata Kejut

    Mencekam! 6 Jam Penyergapan Pemuda Bersenjata Golok di Ngawi, Polisi Gunakan Senjata Kejut

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah situasi mencekam terjadi di Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Senin (23/2/2026) siang, ketika seorang pemuda mengamuk sambil membawa golok dan merusak atap rumah warga. Peristiwa ini bukan hanya mengejutkan, namun juga mengundang ketegangan panjang hingga enam jam sebelum akhirnya aparat kepolisian berhasil mengakhiri aksi berbahaya tersebut. Aksi itu bermula […]

    Bagikan
  • Pasca Longsor, BBWS Bengawan Solo Mitigasi Kerawanan Jalur Lingkar Selatan Telaga Sarangan

    Pasca Longsor, BBWS Bengawan Solo Mitigasi Kerawanan Jalur Lingkar Selatan Telaga Sarangan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya penanganan jangka panjang pasca longsor di jalur lingkar selatan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, mulai digarap serius. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Senin (19/1/2026), menurunkan tim teknis untuk melakukan survei dan pengambilan data topografi di titik longsoran sebagai bahan perencanaan pemulihan permanen. Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) Telaga Sarangan, […]

    Bagikan
  • Senyum Ceria Anak Yatim Piatu Diajak Belanja Baju Lebaran di Pasar Legi Ponorogo

    Senyum Ceria Anak Yatim Piatu Diajak Belanja Baju Lebaran di Pasar Legi Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, suasana bahagia tampak di Pasar Legi Songgolangit Ponorogo, Sabtu pagi. Sebanyak 60 anak yatim, piatu dan duafa diajak berbelanja baju muslim serta pakaian harian untuk menyambut Lebaran. Anak-anak dari berbagai wilayah di Ponorogo itu tampak antusias saat berkeliling pasar. Mereka bebas memilih sendiri baju yang diinginkan, […]

    Bagikan
  • Peringati Suro, 5 Pusaka Dikirab Keliling Desa

    Peringati Suro, 5 Pusaka Dikirab Keliling Desa

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan warga Dusun Cambor, Desa Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, antusias menyambut tradisi Kirab Pusaka yang digelar pada malam hari bertepatan pada bulan Muharram atau bulan Suro. Meski udara malam terasa dingin, semangat masyarakat untuk mengikuti rangkaian kirab tak surut. Satu persatu pusaka dikeluarkan dari rumah sesepuh desa setempat.  Dentuman […]

    Bagikan
expand_less