Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Genjot Program Pengelolaan Sampah Berbasis Warga

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • visibility 207
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Suwarno, menegaskan bahwa penanganan sampah harus dimulai dari rumah tangga, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun semakin serius membenahi sistem pengelolaan sampah dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sekaligus Kepala Bappelitbangda Kota Madiun, Suwarno, menegaskan bahwa penanganan sampah harus dimulai dari hulu, yakni rumah tangga.

“Setiap keluarga wajib memilah sampah sebelum dibuang ke TPS. Pemilahan sejak dari sumber akan memudahkan proses pengelolaan berikutnya,” ujar Suwarno, Selasa (23/09/2025).

Saat ini, di seluruh TPS sudah terbentuk 36 kelompok masyarakat (pokmas) yang berperan penting dalam mengelola sampah. Pokmas tersebut bertugas memilah sampah bernilai ekonomi untuk didaur ulang, sekaligus memisahkan sampah yang harus dimusnahkan.

Suwarno menyebutkan, dana lingkungan RT sebesar Rp. 10 juta yang selama ini difokuskan untuk perbaikan saluran, ke depan bisa dialihkan sebagian untuk mendukung pengelolaan sampah.

“Dana itu bisa digunakan untuk fasilitas umum, termasuk sarana pengolahan sampah,” jelasnya.

DLH juga menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk menghitung kebutuhan kapasitas insinerator di tiap TPS. Hasil kajian diperkirakan rampung akhir September atau awal Oktober 2025 dan akan menjadi dasar pengadaan insinerator sesuai volume sampah yang masuk.

Lebih lanjut, mulai 2026 Pemkot Madiun berencana memperluas penggunaan dana lingkungan di tingkat RT. Jika sebelumnya hanya difokuskan untuk pembangunan fisik seperti saluran, ke depan juga diarahkan untuk kegiatan sanitasi dan pengelolaan sampah.

“RT harus aktif mendukung bank sampah maupun program pemilahan sejak dari rumah,” tegas Suwarno.

Ia menambahkan, keberhasilan program sangat bergantung pada keterlibatan warga. Nantinya, petugas hanya akan mengangkut sampah yang sudah dipilah. Sampah organik bisa diolah menjadi maggot bernilai jual, sedangkan sampah yang tidak bisa dimanfaatkan akan dibakar.

Suwarno optimistis konsep ini dapat menjadi model nasional. “Penerapan di Madiun sudah menunjukkan hasil positif. Bahkan ketika saya paparkan di KPK, mereka mengakui konsep ini baru ada di Kota Madiun,” ungkapnya.

Surya Wibawa – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Daging Sapi di Ponorogo Tembus Rp150 Ribu per Kilogram

    Harga Daging Sapi di Ponorogo Tembus Rp150 Ribu per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Harga daging sapi di Kabupaten Ponorogo mengalami kenaikan cukup signifikan. Di Pasar Legi Ponorogo, harga daging sapi kualitas super kini menembus Rp150 ribu per kilogram. Harga tersebut naik dibanding sebelumnya yang berada di kisaran Rp130 ribu per kilogram. Kenaikan harga daging sapi ini dirasakan pedagang secara bertahap sejak Hari Raya Idul […]

    Bagikan
  • Tegas !! Ini Pesan Danrem 081/DSJ kepada Prajurit Yonif 511/DY

    Tegas !! Ini Pesan Danrem 081/DSJ kepada Prajurit Yonif 511/DY

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Jangan cengeng dan jangan pengecut. Itulah pesan tegas Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto dihadapan prajurit Yonif 511/Dibyarta Yodha. Prajurit TNI harus siap menghadapi permasalahan dan menyelesaikannya. “Semua orang punya masalah, tak terkecuali kita (prajurit). Setiap persoalan pasti ada solusinya. Jangan cengeng, jangan mengambil jalan yang tidak benar, kita selesaikan. Kau […]

    Bagikan
  • Jam Kerja ASN Ponorogo Berkurang Selama Ramadhan

    Jam Kerja ASN Ponorogo Berkurang Selama Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorgo – Jam kerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo berkurang selama bulan Ramadhan 1446 Hijriah. ASN hanya bekerja selama 32,5 jam per pekan, lebih sedikit lima jam dari biasanya yang mencapai 37,5 jam per pekan. Kebijakan itu tertuang dalam surat perihal jadwal jam kerja bulan Ramadhan 1446 Hijriah/2025 […]

    Bagikan
  • Baru Raih Adipura, Magetan Malah Banjir ! Saluran Irigasi Penuh Sampah Jadi Biang Kerok

    Baru Raih Adipura, Magetan Malah Banjir ! Saluran Irigasi Penuh Sampah Jadi Biang Kerok

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan belum lama ini meraih penghargaan sebagai daerah dengan predikat Adipura “Menuju Kota Bersih”. Namun malah dikejutkan banjir luapan pada Selasa (3/3/2026) petang. Ironisnya, banjir terjadi akibat saluran irigasi yang tersumbat sampah, sehingga air meluap ke jalan dan permukiman warga. Hujan deras mengguyur Magetan sejak pukul 17.00 hingga 20.00 WIB […]

    Bagikan
  • Stok LPG di Kota Madiun Dipastikan Aman Menjelang Lebaran, Pertamina Tambah 23.520 Tabung

    Stok LPG di Kota Madiun Dipastikan Aman Menjelang Lebaran, Pertamina Tambah 23.520 Tabung

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang hari raya Idul Fitri, stok LPG di wilayah Karisidenan Madiun, khususnya Kota Madiun, dipastikan dalam keadaan aman. Hal ini disampaikan oleh Gatot Subroto, SBM Kediri VI Gas Pertamina (Patra Niaga) saat meninjai sejumlah pangkalan LPG pada Kamis (27/03/2025). Dijelaskannya, bahwa suplai LPG dari Surabaya menuju Madiun berjalan lancar setiap […]

    Bagikan
  • Jembatan di Ponorogo Roboh, Warga Nekat Seberangi Sungai Berarus Deras

    Jembatan di Ponorogo Roboh, Warga Nekat Seberangi Sungai Berarus Deras

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah jembatan penyebrangan di Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, roboh akibat pondasinya tergerus derasnya arus sungai. Akibatnya, aktivitas warga terganggu, bahkan beberapa di antaranya nekat menerjang banjir untuk bisa beraktivitas. Jembatan besi sepanjang 10 x 3 meter itu putus pada Senin malam (17/05/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Peristiwa ini menyebabkan […]

    Bagikan
expand_less