Berita Terkini
Trending Tags

Kejari Kota Madiun Monitoring dan Evaluasi Proyek Pavingisasi dan PJU

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 90
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun meninjau hasil pekerjaan program pavingisasi dan PJU. Foto: Kriswanto – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun melalui Tim Sambang Kelurahan meninjau hasil pekerjaan untuk program pavingisasi serta penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Kecamatan Kartoharjo pada Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini bagian dari program penyuluhan hukum terkait pembangunan sarana dan prasarana yang ada di tingkat kelurahan yang dilakukan oleh kelompok masyarakat (Pokmas). Korps Adhyaksa ingin memastikan jika program swadaya masyarakat ini sesuai aturan.

Plt Camat Kartoharjo, Agus Budiarto mengatakan pekerjaan pavingisasi maupun PJU ini telah didampingi oleh Kejaksaan dari tahap perencanaan hingga evaluasi akhir pekerjaan. Selain itu, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah kecamatan dengan Kejaksaan.

“Setelah pekerjaan selesai, kami menghadirkan tim Jaksa Sambang Kelurahan untuk evaluasi di lapangan terhadap pekerjaan yang sudah dilakukan. Seperti di Kelurahan Kanigoro ada 52 RT yang menerima dana pemberdayaan Rp. 10 Juta. Kalau PJU ada 27 titik serta paving ada 3 lokasi” ujar Agus.

Selain di Kelurahan Kanigoro, juga dilaksanakan kegiatan serupa di seluruh kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Kartoharjo. Ia berharap jika ditemukan kendala, maka dapat segera dibenahi sesuai dengan aturan yang ada.

“Apabila ada kendala bisa langsung dikoordinasikan di sini. Dengan begitu, kekurangan dapat segera dipenuhi agar pelaksanaan dan pelaporan kegiatan berjalan sesuai ketentuan,” pungkasnya.

Sementara, Jaksa Fungsional Kejari Kota Madiun, Sulistiyono menjelaskan peninjauan ke lapangan ini untuk memastikan pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan rencana dan anggaran yang telah ditetapkan. Seluruh kelurahan akan dilakukan monitoring dan evaluasi untuk hasil pekerjaan yang telah diselesaikan.

“Kegiatan ini tindaklanjut dari pembinaan di awal, di mana kami memberikan pengarahan kepada pihak kecamatan, kelurahan, dan pokmas agar pekerjaan dilaksanakan sesuai rencana dan anggaran yang ada. Tentunya pekerjaan di lapangan harus memperhatikan kriteria teknis, seperti jenis dan tipe tiang penerangan jalan sesuai kondisi jalan,” lanjutnya

Kejaksaan menargetkan hasil pekerjaan PJU bisa maksimal dan sesuai standar. Selain itu, diharapkan pembangunan yang bersumber dari anggaran Pemerintah Kota Madiun dapat terlaksana secara transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

    Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun terus mempercepat pendataan warga kurang mampu guna memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tercatat sebanyak 3.155 keluarga atau 9.608 jiwa masuk kategori Desil 1, serta 3.558 keluarga atau 10.397 jiwa masuk kategori Desil 2. Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas […]

    Bagikan
  • Tiga Kelas Rusak, Siswa SDN Glonggong Belajar di Perpustakaan dan Rumah Penjaga

    Tiga Kelas Rusak, Siswa SDN Glonggong Belajar di Perpustakaan dan Rumah Penjaga

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sudah hampir satu tahun, siswa kelas 1, 2, dan 3 SDN Glonggong 01, Kecamatan Balerejo, harus berpindah-pindah tempat belajar. Bukan karena program rotasi, melainkan karena atap tiga ruang kelas mereka rusak parah. “Sebagian gentengnya melorot, kayunya patah dan lapuk. Terlalu berisiko kalau tetap dipakai,” kata Kepala SDN Glonggong 01, Anita […]

    Bagikan
  • Peminat KA BIAS dari Stasiun Caruban Tunjukkan Tren Positif, Jadi Pilihan Warga Madiun

    Peminat KA BIAS dari Stasiun Caruban Tunjukkan Tren Positif, Jadi Pilihan Warga Madiun

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Layanan kereta api (KA) lokal BIAS dari Stasiun Caruban menunjukkan tren positif sejak pertama kali beroperasi pada 17 Agustus 2025. Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat, okupansi penumpang cukup tinggi selama sebulan pertama. “Dalam periode 17 Agustus hingga 16 September 2025, jumlah okupansi keberangkatan dan kedatangan […]

    Bagikan
  • Progres Pembangunan KDKMP Magetan Terus Meningkat, Pencapaian Tertinggi Dalam Pemetaan Lahan

    Progres Pembangunan KDKMP Magetan Terus Meningkat, Pencapaian Tertinggi Dalam Pemetaan Lahan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga 26 Januari 2026, Kodim 0804/Magetan mencatat sudah 162 titik desa/kelurahan masuk dalam progres pembangunan, meningkat dari 151 titik pada pekan sebelumnya. Dandim 0804/Magetan, Letkol Inf Hasan Dasuki, menjelaskan bahwa sejumlah lokasi masih menjalani verifikasi lanjutan seperti […]

    Bagikan
  • Dinkes Magetan Lakukan Penyelidikan Dugaan Keracunan Usai Santap MBG

    Dinkes Magetan Lakukan Penyelidikan Dugaan Keracunan Usai Santap MBG

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan keracunan makanan kembali terjadi. Kali ini menimpa belasan siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Dilaporkan sebanyak 11 siswa SDN Kediren 2 dan 1 siswa MI Nurul Dholam dilarikan ke Puskesmas setempat, Jumat (17/10/2025). Itu setelah mengalami gejala mual, pusing, hingga muntah usai menyantap menu program Makan Bergizi […]

    Bagikan
  • BKAD  : Aneh, BPN Kenapa Meragukan Sertifikat Produknya Sendiri ?

    BKAD  : Aneh, BPN Kenapa Meragukan Sertifikat Produknya Sendiri ?

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kantor ATR/BPN kota Madiun mendadak menggelar rapat bersama dengan Badan Keuangan Dan Aset Deerah (BKAD) Pemkot Madiun, Kamis (06/03/2025). Hasilnya BKAD balik bertanya sikap BPN yang justru meragukan sertifikat yang jelas jelas produk hukum ATR/ BPN. Rapat koordinasi dilakukan di kantor BKAD dan dibenarkan oleh Kepala BKAD Pemkot Madiun, Sudandi. […]

    Bagikan
expand_less