Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

842 Pekerja PT Global Way Indonesia Terancam PHK Bertahap

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • visibility 580
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pabrik PT Global Way Indonesia di Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.
Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — PT Global Way Indonesia (GWI) yang berlokasi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, akan memangkas 842 pekerja secara bertahap mulai Agustus hingga Oktober 2025. Keputusan ini disampaikan melalui surat pemberitahuan bernomor 29/P/GWIM/VIII/2025 yang diterima Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Madiun.

Manajemen GWI menyebut pemutusan hubungan kerja (PHK) dilakukan karena penurunan order produksi dan restrukturisasi organisasi.

“Dengan berat hati perusahaan harus mengurangi karyawan secara bertahap. Proses PHK mempertimbangkan absensi dan performa kerja,” demikian isi surat manajemen GWI yang ditandatangani oleh Marco Lin Operation VP pada 14 Agustus 2025.

Image Not Found
Karyawan dari Pabrik PT Global Way Indonesia, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Perusahaan memastikan akan memberikan pesangon sesuai peraturan perundang-undangan. Data detail karyawan yang terkena PHK akan diumumkan melalui serikat pekerja. Jumlah total tenaga kerja GWI saat ini sekitar 3.800 orang, mayoritas merupakan pekerja tetap di lini produksi.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Kabupaten Madiun Ratnasari Wandanwulan  memastikan belum ada laporan pelanggaran normatif terkait rencana PHK.

“Kalau pabrik melakukan PHK, harus ada pesangon atau kompensasi sesuai status pekerja. Surat resminya sudah kami terima dan normatifnya sesuai aturan,” ujarnya, Senin (25/8/2025).

Pemerintah daerah akan memeriksa pembayaran hak pekerja, termasuk jaminan hari tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan. 

“Kami akan minta data by name by address untuk dicek. Sejauh ini tidak ada aduan dari serikat pekerja,” tambah Ratnasari.

Disnakertrans juga tengah menyiapkan penyaluran tenaga kerja ke perusahaan lain yang membutuhkan. Salah satunya, pabrik sepatu PT Golden Step di Desa Kuwu, Kabupaten Madiun, yang tengah membuka lowongan sekitar 2.000 pekerja, meski baru terisi sekitar 30 persen karena sebagian order masih dikerjakan di Mojokerto.

“Kalau ada kebutuhan, akan kami salurkan. Tapi tetap harus melalui tes keterampilan, tidak otomatis diterima,” jelas pejabat Disnakertrans.

PT GWI merupakan produsen alat alat olahraga untuk kebutuhan ekspor sempat memperluas pabrik untuk memenuhi permintaan pasar global. Namun turunnya permintaan menyebabkan kapasitas produksi berkurang drastis. 

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pohon Tumbang Tutup Jalur Magetan–Bendo Polsek dan BPBD Lakukan Evakuasi

    Pohon Tumbang Tutup Jalur Magetan–Bendo Polsek dan BPBD Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Magetan Minggu (26/10/2025) siang, mengakibatkan sebuah pohon berukuran besar tumbang di Jalan Bupati Sudibyo, tepatnya masuk Desa Tambakrejo. Batang pohon yang tumbang melintang di jalur utama penghubung Magetan–Bendo sempat membuat arus lalu lintas terhenti sementara. Mendapat laporan warga, personel Polsek Magetan bersama tim […]

    Bagikan
  • Angka Stunting Turun Tapi Lambat, Bupati Madiun Soroti Akurasi Pendataan

    Angka Stunting Turun Tapi Lambat, Bupati Madiun Soroti Akurasi Pendataan

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Upaya Pemerintah Kabupaten Madiun menekan angka stunting menunjukkan tren positif, tetapi penurunannya masih berjalan lambat. Hingga Juli 2026, prevalensi stunting di Kabupaten Madiun tercatat 5,02 persen, turun tipis dari 5,14 persen pada 2025. Data tersebut menunjukkan prevalensi stunting hanya turun sekitar 0,12 persen dalam setahun. Sebelumnya, angka stunting juga turun dari […]

    Bagikan
  • Longsor Tambang Sirtu Telan Korban Jiwa, Pemkab Magetan Laporkan ke ESDM Jatim

    Longsor Tambang Sirtu Telan Korban Jiwa, Pemkab Magetan Laporkan ke ESDM Jatim

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Longsornya tebing tambang batuan (galian C) di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (27/9/2025) pagi, menelan korban jiwa. Suroso (55), sopir truk, meninggal dunia setelah tertimbun material tambang. Peristiwa tragis ini mendorong Pemerintah Kabupaten Magetan untuk mengambil langkah tegas. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti yang meninjau langsung lokasi […]

    Bagikan
  • Rumah Kontrakan di Sidokerto Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

    Rumah Kontrakan di Sidokerto Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Sidokerto, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, dibuat geger oleh kebakaran yang melanda sebuah rumah kontrakan pada Kamis (14/08/2025). Api melahap habis bangunan milik Supriyono (45), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Madiun, saat ditinggal bekerja. Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.15 WIB itu berawal ketika asap tebal terlihat membumbung dari atap […]

    Bagikan
  • Ini Tampang Dwi Bagus Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Jasad Diduga Digiling dan Dibakar

    Ini Tampang Dwi Bagus Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Jasad Diduga Digiling dan Dibakar

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Dwi Bagus Martono digelandang penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur guna mempertanggungjawabkan perbuatan kejinya. Pelaku tega membunuh Dini Hardiyanti (30) istri sirinya dan anak laki-laki Dini berinisial AG (4) asal Kabupaten Bogor. Kedua korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarga sejak 20 September 2026 lalu ke Polres Madiun Kota. Kasubdit III […]

    Bagikan
  • Sumur Dalam Bertambah, 15 Kelompok Tani di Ponorogo Terima Manfaat IATD

    Sumur Dalam Bertambah, 15 Kelompok Tani di Ponorogo Terima Manfaat IATD

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Program Irigasi Air Tanah Dalam (IATD) kembali digulirkan di Kabupaten Ponorogo tahun ini. Sebanyak 15 kelompok tani (poktan) ditetapkan sebagai penerima manfaat, dengan alokasi anggaran bervariasi sesuai kondisi lapangan. Poktan Margo Utomo di Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, menjadi salah satu penerima. Lokasi yang berada di medan sulit membuat anggaran yang dikucurkan […]

    Bagikan
expand_less