Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Merasa Dirugikan, Warga Nambangan Lor Protes Pembangunan Gedung 7 Lantai RSI Aisyah Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 527
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Nambangan Lor lapor ke DPRD Kota Madiun memprotes keberadaan gedung 7 lantai milik Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyah Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Warga RT 59 Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo wadul ke Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun pada Rabu (18/02/2026). Mereka ditemui oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya dan Ketua Komisi III Nur Salim beserta anggotanya di ruang rapat. Para warga ini memprotes keberadaan gedung 7 lantai milik Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyah Madiun.

Ketua RT 59, Kus Hendrawan menyampaikan bahwa sejak berdirinya bangunan tinggi itu berdampak terhadap kondisi lingkungan di pemukiman warga. Bahkan, warga juga tidak dilibatkan dalam Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), termasuk soal Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Sosialisasi emang iya. Padahal ada konflik sosial disitu. Kami merasa ditinggal disitu. Warga tidak ada yang dilibatkan untuk tanda tangan dan lain sebagainya,” tegas Kus.

Ditengah gejolak warga terkait pembangunan gedung rumah sakit milik PP Muhammadiyah tersebut, warga sudah disuguhkan munculnya Amdal, PBG hingga Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKL). Padahal, warga lingkungan RT 59 merasa tidak ada dinas atau instansi terkait yang hadir menemui mereka.

“Kami sudah berkirim surat ke sejumlah pihak termasuk ke LH (Dinas Lingkungan Hidup). LH menunjukan SKKL yang direkomendasikan dari DLH Provinsi Jawa Timur. Sekarang dampak lingkungannya sangat dirasakan oleh warga,” imbuhnya.

Menurutnya, dampak lingkungan yang dirasakan warga seperti sumur warga sudah tidak keluar air. Juga saat kondisi cuaca hujan dan angin kencang menyebabkan rumah warga mengalami kerusakan dibandingkan sebelum gedung itu berdiri.

“Kami sudah berkoordinasi tetapi hasilnya nihil. Bahkan, janji direktur RSI hingga Ketua Muhammadiyah Kota Madiun ketempat kami sampai gedung jadi tidak pernah datang,” terang Kus Hendrawan.

Lebih lanjut, warga mendesak agar ada solusi terkait permasalahan warga tersebut. Termasuk kompensasi terhadap dampak lingkungan yang kini dirasakan oleh warga.

“Kami mendesak agar wakil rakyat ini dapat menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga ini. Apalagi, lingkungan RT 59 ini sudah sering kali mendapatkan penghargaan di bidang lingkungan hidup. Banyak yang studi ke tempat kami,” tegas Kus Hendrawan.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Madiun, Nur Salim mengungkapkan bahwa aspirasi warga Nambangan Lor tersebut telah dicatat dan akan ditindaklanjuti. Termasuk akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan OPD Pemkot Madiun terkait. 

“Dari aduan ataupun aspirasi warga RT 59 Nambangan Lor ini akan kami tindaklanjuti. Termasuk dengan pihak-pihak terkait yang berhubungan dengan persoalan tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, persoalan tersebut disinyalir terjadi karena komunikasi yang tidak berjalan antara RSI dengan warga terdampak. Termasuk persoalan perizinan pembangunan gedung bertingkat yang berdampak kepada warga.

“Dan juga kaitannya dengan komplain-komplain yang hubungannya dengan izin-izin pendirian bangunan atau hubungannya dengan operasional RSI. Apakah itu semuanya sudah sesuai prosedur. Warga mempertanyakan semuanya itu,” pungkas Nur Salim.

Lebih lanjut, tidak hanya memanggil OPD terkait, namun tidak menutup kemungkinan manajemen RSI Aisyiah Madiun juga akan turut dipanggil untuk klarifikasi atas persoalan tersebut.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Relokasi, Pedagang Pasar Sayur Magetan Dililit Soal Akses dan Penataan

    Jelang Relokasi, Pedagang Pasar Sayur Magetan Dililit Soal Akses dan Penataan

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses relokasi 164 pedagang Pasar Sayur Magetan kini memasuki babak baru. Setelah sebelumnya ramai soal tuntutan akses jalan dan sterilisasi lokasi lama, kini perhatian beralih pada cara pemerintah daerah menyikapi aspirasi pedagang di tengah keterbatasan aturan dan anggaran. Ketua DPRD Magetan, Suratno, bersama sejumlah OPD melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan proses […]

    Bagikan
  • Pemuda Magetan Ciptakan Jet Car Bergaya Lamborghini, Tembus Pasar Wisata Air hingga Bali

    Pemuda Magetan Ciptakan Jet Car Bergaya Lamborghini, Tembus Pasar Wisata Air hingga Bali

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kreativitas pemuda Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mulai menunjukkan tajinya di industri wisata air. Berawal dari kebutuhan wahana speedboat di kawasan Telaga Sarangan, sejumlah pemuda di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, kini mampu mengembangkan produk sendiri hingga menciptakan Jet Car, speedboat yang dimodifikasi dengan desain menyerupai mobil sport dan dapat melaju di atas […]

    Bagikan
  • Kaesang Pangarep Terpilih Ketum PSI, Bagus Panuntun Ditunjuk Jadi Tim Formatur DPP PSI

    Kaesang Pangarep Terpilih Ketum PSI, Bagus Panuntun Ditunjuk Jadi Tim Formatur DPP PSI

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Solo – Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memunculkan nama Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI periode 2025-2030. Tidak hanya itu, Wakil Wali Kota Madiun yang juga Ketua DPW PSI Jawa Timur, Bagus Panuntun, resmi ditunjuk sebagai anggota tim formatur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI. Penunjukan ini diumumkan dalam acara pengumuman hasil e-voting di […]

    Bagikan
  • Pendataan Siswa Dimulai, Sekolah Rakyat di Madiun Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

    Pendataan Siswa Dimulai, Sekolah Rakyat di Madiun Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 655
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di tengah proses pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Madiun, Dinas Sosial (Dinsos) setempat mulai melakukan pendataan awal calon peserta didik. Langkah ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat langsung berjalan saat pembangunan fisik rampung sesuai target pemerintah pusat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun Supriadi mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan program […]

    Bagikan
  • Bulog Intensifkan Penyaluran MinyaKita di Magetan, Pastikan Dijual Sesuai HET

    Bulog Intensifkan Penyaluran MinyaKita di Magetan, Pastikan Dijual Sesuai HET

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Libur sekolah yang biasanya menjadi momentum peningkatan kunjungan wisata belum sepenuhnya mampu mendongkrak jumlah wisatawan di kawasan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Hingga pertengahan masa liburan, jumlah pengunjung tercatat masih berada di bawah capaian periode yang sama tahun lalu. Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan, jumlah wisatawan yang berkunjung […]

    Bagikan
  • Breaking News ! Remaja 19 Tahun di Kota Madiun Tewas dengan Luka Tusuk

    Breaking News ! Remaja 19 Tahun di Kota Madiun Tewas dengan Luka Tusuk

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kabar menggemparkan mengawali tahun 2026 di Kota Madiun, Jawa Timur. Seorang remaja berusia 19 tahun tewas diduga menjadi korban pembunuhan. Tim Polres Madiun Kota dan Polsek Taman telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Jolo Rante Kelurahan Josenan Kecamatan Taman Kota Madiun pada Kamis (01/01/2026). Termasuk memeriksa sejumlah […]

    Bagikan
expand_less