Berita Terkini
Trending Tags

Rock Balancing, Meditasi Alam Menenangkan di Seloondo Ngawi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • visibility 203
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Yosef Dani Kurniawan salah satu pelaku seni rock balancing, Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Di tengah tren gaya hidup yang serba cepat, sejumlah orang mulai mencari cara baru untuk menenangkan diri. Salah satunya melalui rock balancing art, seni menyusun batu tanpa perekat hingga mencapai keseimbangan sempurna. Aktivitas ini bukan sekadar permainan, tetapi juga menjadi sarana meditasi dan latihan kesabaran.

Di Kabupaten Ngawi, seni unik ini bisa dijumpai di kawasan wisata alam Seloondo, Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo. Di lokasi yang dikelilingi pepohonan rindang dan aliran sungai ini, para pegiat sering terlihat menyusun batu secara vertikal hingga membentuk komposisi yang tampak mustahil namun seimbang.

Salah satu pelaku seni rock balancing, Yosef Dani Kurniawan, mengatakan kegiatan ini tidak hanya mengandalkan keterampilan fisik, tetapi juga ketenangan batin. “Bagi saya, rock balancing adalah cara untuk menemukan keseimbangan hidup. Seni ini mengajarkan bagaimana menyeimbangkan batu tanpa bantuan apa pun hingga bisa berdiri tegak,” tutur Dani saat ditemui, Sabtu (25/10/2025).

Menurutnya, proses menyusun batu bisa berlangsung cepat atau memakan waktu lama, tergantung pada bentuk batu dan tingkat kesulitannya. “Kadang bisa selesai dalam hitungan detik, tapi bisa juga sampai satu jam lebih,” ujarnya.

Dani menambahkan, siapa pun bisa mencoba aktivitas ini — baik anak-anak maupun orang dewasa. Selain melatih konsentrasi, kegiatan ini juga menjadi sarana relaksasi seperti halnya yoga di alam terbuka. “Rock balancing sepenuhnya berpegang pada prinsip fisika. Kuncinya ada pada titik tumpu dan pusat gravitasi agar batu bisa berdiri stabil,” jelasnya.

Seni ini mulai dikenal di Ngawi sejak 2015, berawal dari kegiatan Sendang Ngiyom, dan kemudian berkembang hingga terselenggaranya Festival Gravitasi Bumi di Bumi Perkemahan Seloondo. Meski sempat vakum selama pandemi Covid-19, kini sejumlah pegiat mulai menghidupkannya kembali.

“Sebenarnya sudah banyak seniman rock balancing di Ngawi yang andal. Hanya saja, sampai sekarang belum ada wadah komunitas resmi,” kata Dani.

Bagi masyarakat yang ingin mencoba, rock balancing bisa dilakukan di mana pun, asalkan tersedia batu-batu alam. Yang diperlukan hanyalah ketenangan, kesabaran, dan imajinasi untuk menemukan titik keseimbangan yang sempurna.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tinjau Langsung Proyek Pengendalian Banjir di Ponorogo

    Bupati Tinjau Langsung Proyek Pengendalian Banjir di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko meninjau langsung sejumlah proyek pengendalian banjir di wilayahnya. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan seluruh proyek berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dalam mengurangi risiko bencana banjir. Salah satu proyek yang ditinjau adalah normalisasi dam di Kelurahan Tonatan. Proyek ini merupakan bagian dari upaya jangka […]

    Bagikan
  • Libur Sekolah Dongkrak Kunjungan Telaga Sarangan, 88 Ribu Wisatawan Sumbang PAD Rp1,64 Miliar

    Libur Sekolah Dongkrak Kunjungan Telaga Sarangan, 88 Ribu Wisatawan Sumbang PAD Rp1,64 Miliar

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Momentum libur sekolah menjadi berkah bagi sektor pariwisata Kabupaten Magetan. Objek wisata andalan Telaga Sarangan mencatat lonjakan kunjungan selama periode 22 Juni hingga 12 Juli 2026 dengan total 88.368 wisatawan, sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan, Didik […]

    Bagikan
  • Penertiban Kabel Optik Dimulai, Provider Diminta Benahi Jalur Padat di Magetan

    Penertiban Kabel Optik Dimulai, Provider Diminta Benahi Jalur Padat di Magetan

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Magetan mulai menata kabel optik yang selama ini semrawut di sejumlah ruas kota. Penertiban melibatkan delapan provider dan difokuskan pada kawasan Alun-Alun serta beberapa titik utama lainnya. Kepala Diskominfo Magetan, Cahaya Wijaya, mengatakan langkah ini dipercepat agar kondisi kabel tidak semakin semrawut. “Penataan sudah dimulai. Delapan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Pasang Stiker Penarikan Aset Kios di Bogowonto Culinary Center

    Pemkot Madiun Pasang Stiker Penarikan Aset Kios di Bogowonto Culinary Center

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menunjukkan ketegasan dalam menertibkan aset daerah. Pada Selasa (08/07/2025), tim gabungan dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mendatangi kawasan Bogowonto Culinary Center. Mereka melakukan pemasangan stiker penarikan aset pada sejumlah kios yang menunggak retribusi. Langkah ini merupakan tindak lanjut […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Perkuat Transparansi, Wali Kota Maidi Gandeng BPK dan BPKP Periksa Keuangan Daerah

    Pemkot Madiun Perkuat Transparansi, Wali Kota Maidi Gandeng BPK dan BPKP Periksa Keuangan Daerah

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tata kelola keuangan yang terbuka dan akuntabel. Wali Kota Madiun, Maidi, berencana melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan audit menyeluruh terhadap keuangan daerah. Langkah ini, menurut Maidi, menjadi bukti nyata pelaksanaan visi dan misi pemerintahannya […]

    Bagikan
  • Peringati Harlah Pancasila, Bupati Madiun Sebut Sebagai “Way of Life”  Bangsa Indonesia

    Peringati Harlah Pancasila, Bupati Madiun Sebut Sebagai “Way of Life”  Bangsa Indonesia

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Senin (1/6/2026). Upacara tersebut diikuti aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), pelajar tingkat SMP dan SMA, hingga mahasiswa. Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian […]

    Bagikan
expand_less