Berita Terkini
Trending Tags

Pencari Belut Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Listrik Perangkap Tikus

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
  • visibility 105
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang pencari belut ditemukan tewas diduga akibat tersengat listrik, Kab. Ngawi, 20/1/2025, Foto : Wahyu – Sinergia

Sinergia | Kab. Ngawi – Seorang pencari belut di Kabupaten Ngawi ditemukan tewas diduga akibat tersengat listrik yang digunakan sebagai perangkap tikus di area persawahan. Jenazah korban segera dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Warga Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria di area persawahan pada Minggu (19/01/2025) pagi. Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui bernama Saljam (41), warga setempat. Menurut keterangan Moch. Badrodin, saudara pemilik sawah tempat kejadian, saat itu dirinya hendak menuju lahan bibit padi di tengah sawah.

Setibanya di lokasi, ia menemukan korban dalam keadaan tergeletak dan tak bernyawa dengan posisi terlentang. Badrodin pun segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

“Saat itu saya hendak menuju ke lahan bibit padi dan menemukan korban sudah tergeletak di sawah. Langsung saya laporkan kejadian ini ke Polsek Geneng,” ungkap Moch. Badrodin.

Dugaan awal menyebutkan bahwa korban, yang saat itu sedang mencari belut di sawah, kemungkinan besar tersengat listrik dari jebakan tikus yang dipasang menggunakan aki. Kejadian ini diduga berkaitan dengan alat yang biasa digunakan untuk menangkap tikus di area persawahan.

“Kami segera menghubungi petugas reskrim Polres Ngawi untuk melakukan olah TKP dan memastikan penyebab pasti kematian korban,” jelas AKP Haris Sinarto, Kapolsek Geneng.

Jenazah korban langsung dievakuasi oleh petugas ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui apakah korban meninggal akibat sengatan listrik dari jebakan tikus atau karena faktor lain yang terkait dengan alat pencari belut milik korban.

Pihak kepolisian saat ini masih terus menyelidiki kejadian ini dan menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit untuk mendapatkan kepastian mengenai penyebab kematian korban.

“Kami akan memastikan segala sesuatunya melalui hasil visum untuk mengetahui apakah kematian korban berkaitan dengan jebakan listrik atau bukan,” tambah AKP Haris Sinarto.

Wahyu – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Madiun Tinjau Sungai Piring, Turunkan Alat Berat Bersihkan Sampah

    Wali Kota Madiun Tinjau Sungai Piring, Turunkan Alat Berat Bersihkan Sampah

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, melakukan peninjauan langsung ke Sungai Piring di Kelurahan Pilangbango Kecamatan Kartoharjo yang kerap terdampak banjir saat musim hujan. Dalam kunjungannya, Wali Kota juga mengerahkan alat berat untuk membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran air, khususnya di kolong jembatan. Mayoritas sampah yang ditemukan berasal dari tumpukan bambu […]

    Bagikan
  • PKS Kota Madiun Segara Gelar Musda, Nama-Nama Calon Pengurus Sudah Dikirim ke Pusat

    PKS Kota Madiun Segara Gelar Musda, Nama-Nama Calon Pengurus Sudah Dikirim ke Pusat

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Madiun tengah mempersiapkan perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan September 2025. Agenda ini menjadi momen penting untuk menyambut kepengurusan baru di tubuh partai. Proses penjaringan calon pengurus telah dilakukan melalui mekanisme musyawarah internal di kalangan anggota pelopor. Delapan nama hasil seleksi tersebut […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Memburu Jejak Buronan Kasus Fiktif BRI Unit Pasar Pon

    Kejari Ponorogo Memburu Jejak Buronan Kasus Fiktif BRI Unit Pasar Pon

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Lette atau nama panggilan Daniel Sakti Kusuma Wijaya, resmi ditetapkan sebagai buronan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Langkah ini diambil setelah tersangka kasus dugaan kredit fiktif BRI Unit Pasar Pon tersebut tiga kali mangkir dari panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo. Kasi Intelijen Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, mengungkapkan penetapan status tersangka dilakukan […]

    Bagikan
  • Dosen IPB Dampingi Peternak Domba Kenali Kecacingan hingga Uji Ekstrak Akasia

    Dosen IPB Dampingi Peternak Domba Kenali Kecacingan hingga Uji Ekstrak Akasia

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Bogor — Kecacingan menjadi salah satu persoalan yang dapat menggerus produktivitas dan efisiensi usaha peternakan domba. Gangguan parasit yang tidak terdeteksi sejak dini dapat menyebabkan pertumbuhan ternak melambat, pemanfaatan pakan tidak optimal, masa pemeliharaan lebih panjang, hingga meningkatkan biaya produksi. Untuk membantu peternak mengenali gangguan tersebut sekaligus mencari alternatif pengendalian, dosen IPB University […]

    Bagikan
  • 38 Pelajar SD-SMP Ikuti Lomba Craft Painting di Balai Kota Madiun, Asah Kreativitas Lewat Ikon Kota

    38 Pelajar SD-SMP Ikuti Lomba Craft Painting di Balai Kota Madiun, Asah Kreativitas Lewat Ikon Kota

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Halaman Balai Kota Madiun dipenuhi semangat kreativitas pada Jumat (17/7/2026). Sebanyak 38 pelajar tingkat SD hingga SMP sederajat mengikuti lomba Craft Painting dengan media lukis berbahan anyaman. Mengusung tema identitas Kota Madiun, para peserta tampak serius menggoreskan kuas demi menghadirkan karya terbaik. Berbeda dari melukis di atas kertas atau kanvas, […]

    Bagikan
  • PAD Kabupaten Madiun Belum Capai Target, Retribusi RSUD Jadi Penyumbang Defisit Terbesar

    PAD Kabupaten Madiun Belum Capai Target, Retribusi RSUD Jadi Penyumbang Defisit Terbesar

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Menjelang penutupan tahun anggaran 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun masih belum mencapai target. Hingga 11 Desember 2025, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat realisasi PAD baru berada di angka 92,48 persen atau Rp. 405,3 miliar dari target Rp. 438,3 miliar. Kekurangan realisasi PAD tersebut didominasi oleh sektor retribusi daerah, […]

    Bagikan
expand_less