Berita Terkini
Trending Tags

TKD Dipangkas Rp. 243 Miliar, DPRD Ponorogo Ingatkan Pemkab Tak Salah Prioritas

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • visibility 100
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kang Wie, saat pimpin rapat di badan anggaran DPRD Ponorogo. Foto : Humas DPRD – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pemangkasan Transfer Keuangan Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat mendapat perhatian serius dari DPRD Ponorogo. Dewan meminta eksekutif berhati-hati dalam menyusun skala prioritas anggaran, agar program pembangunan tidak terganggu secara signifikan.

Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno mengatakan, total pemangkasan TKD mencapai Rp. 243,1 miliar. Jumlah tersebut berasal dari berbagai pos, mulai dari Dana Desa (DD) sebesar Rp. 38,1 miliar, Insentif Fiskal Rp. 25 miliar, Dana Bagi Hasil (DBH) Rp. 34,1 miliar, Dana Alokasi Umum (DAU) Rp. 131,1 miliar, hingga Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp. 14,5 miliar.

“Yang paling berdampak tentu pemotongan DAU karena di dalamnya mencakup komponen belanja wajib seperti gaji ASN dan biaya operasional pemerintahan,” ujar Dwi, rabu (15/10).

Dengan adanya pemangkasan tersebut, proyeksi APBD 2026 Ponorogo yang semula mencapai Rp. 2,5 triliun diperkirakan menyusut menjadi sekitar Rp. 2,2 triliun. Dari total pendapatan tersebut, pendapatan transfer tercatat hanya Rp. 1,8 triliun, termasuk di dalamnya alokasi DAU sebesar Rp. 965 miliar setelah dipangkas.

Dwi menjelaskan, hampir 90 persen dana DAU akan terserap untuk belanja wajib. “Hitungan kasar kami, setelah dipakai untuk gaji pegawai, membayar utang, listrik, dan kebutuhan dasar lainnya, hanya tersisa sekitar Rp. 32 miliar yang bisa digunakan untuk kegiatan pembangunan selama satu tahun,” ungkapnya.

Pemangkasan itu diketahui setelah terbitnya Surat Edaran (SE) Kementerian Keuangan Nomor S-62/PK/2025 tentang penyampaian rancangan alokasi transfer ke daerah tahun anggaran 2026. Berdasarkan surat tersebut, seluruh daerah mengalami penyesuaian dana transfer sebagai bagian dari kebijakan nasional pengendalian fiskal.

Menanggapi kondisi tersebut, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Ponorogo segera menggelar rapat khusus. Mereka berencana memanggil pihak eksekutif untuk membahas ulang kebijakan prioritas anggaran.

“Kami akan duduk bersama Pemkab untuk memastikan arah kebijakan anggaran tetap selaras dengan kebutuhan masyarakat. Ini bukan hanya persoalan Ponorogo, tapi dampak dari kebijakan nasional yang berlaku di seluruh daerah,” tegas Dwi.

DPRD menekankan pentingnya efisiensi dan inovasi dalam pengelolaan APBD 2026 agar layanan publik dan pembangunan daerah tidak terhambat meski ruang fiskal semakin sempit.

Ega patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo GMNI dan PMII Batal, Polri-TNI Tetap Jaga Ketat DPRD dan Puspem Mejayan

    Demo GMNI dan PMII Batal, Polri-TNI Tetap Jaga Ketat DPRD dan Puspem Mejayan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Demo GMNI dan PMII Batal, Polri-TNI Tetap Jaga Ketat DPRD dan Puspem Mejayan Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan personel gabungan Polri dan TNI tetap disiagakan di dua lokasi vital Kabupaten Madiun, Senin (1/9/2025), meski rencana aksi demonstrasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dibatalkan. Pengamanan ketat dilakukan di Gedung […]

    Bagikan
  • 8.924 Pelanggaran Selama Operasi Patuh Semeru di Ponorogo, Mayoritas Pelajar

    8.924 Pelanggaran Selama Operasi Patuh Semeru di Ponorogo, Mayoritas Pelajar

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo –  Selama dua pekan, mulai 14 hingga 27 Juli, Operasi Patuh Semeru 2025 resmi berakhir. Satlantas Polres Ponorogo mencatat sebanyak 8.924 pelanggaran lalu lintas selama operasi berlangsung. Setidaknya ada 5.418 pelanggar hanya diberikan teguran, sementara 3.484 lainnya dikenai sanksi tilang. Mayoritas pelanggar berasal dari kalangan pelajar. “Jika dibandingkan dengan pelaksanaan tahun lalu, […]

    Bagikan
  • Banjir Meluas, 4 KA Lintasi Daop 7 Madiun Batal Berangkat, 4 KA Terlambat

    Banjir Meluas, 4 KA Lintasi Daop 7 Madiun Batal Berangkat, 4 KA Terlambat

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Banjir yang menggenangi jalur kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang berdampak pada perjalanan KA di wilayah KAI Daop 7 Madiun. Akibat banjir yang makin meluas, PT KAI melakukan sejumlah pembatalan dan rekayasa perjalanan sejumlah KA jarak jauh. Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 4 KA terpaksa […]

    Bagikan
  • Perlunya Koordinasi Lintas Sektor Menangani Bencana di Kecamatan Dagangan

    Perlunya Koordinasi Lintas Sektor Menangani Bencana di Kecamatan Dagangan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab. Madiun – Pemkab Madiun sangat serius dalam antisipasi bencana. Salah satu sudah dilakukan adalah rembug maton dalam memetakan dan mitigasi lokasi rawan bencana, misalnya saja di daerah Kecamatan Dagangan. “Salah satu yang menjadi kendala hingga saat ini ketika terjadi sebuah bencana  adalah faktor laporan data yang kurang sinkron,” kata Fajar Andy, anggota Tagana […]

    Bagikan
  • Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Wanita dalam Koper di Ngawi

    Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Wanita dalam Koper di Ngawi

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Upaya kepolisian dalam mengungkap kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap Uswatun Khasanah (29) akhirnya membuahkan hasil. Petugas gabungan Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan Satreskrim Polres Ngawi berhasil meringkus pelaku mutilasi ibu dua anak itu yang ditemukan di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Ngawi pada Kamis (23/1/2025) lalu. Pelaku telah diamankan pada Sabtu (25/1/2025) […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Gelar Tes Urine Mendadak, 97 Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

    Polres Ponorogo Gelar Tes Urine Mendadak, 97 Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Upaya memerangi penyalahgunaan narkotika tidak hanya diarahkan kepada masyarakat, tetapi juga diperkuat di internal kepolisian. Polres Ponorogo menggelar pemeriksaan urine secara mendadak terhadap puluhan anggotanya sebagai bentuk pengawasan sekaligus langkah pencegahan dini. Kegiatan tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya dan melibatkan seluruh unsur personel, mulai anggota hingga pejabat utama. Hasilnya, sebanyak 97 […]

    Bagikan
expand_less