Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Petani Milenial Sayangkan KP3 Vakum, Kran Potensi Penyimpangan Distribusi Pupuk Subsidi Bocor

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 231
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Stok pupuk subsidi di Gudang PT Pupuk Indonesia, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun – Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) di Kabupaten Madiun yang vakum selama beberapa tahun terakhir dinilai memperlemah pengawasan distribusi pupuk bersubsidi. Kondisi ini membuka peluang terjadinya penyimpangan harga maupun alokasi di tengah ketatnya kebijakan pupuk dari pemerintah pusat.

Wakil Ketua Petani Milenial Kabupaten Madiun, Husain Fata Mizani, mengatakan ketiadaan KP3 membuat proses pengawasan hanya bergantung pada laporan kelompok tani dan pengecer, tanpa mekanisme kontrol yang terstruktur.

“Kami menyayangkan KP3 hingga kini belum terbentuk, padahal potensi kecurangan cukup tinggi seiring kebijakan pupuk dari pemerintah pusat,” ujar Husain saat dikonfirmasi, Senin (24/11/2025).

Menurut Husain, harga pupuk di sejumlah wilayah memang cenderung stabil. Tetapi masih ditemukan laporan harga yang bergerak di atas ketentuan. Tanpa KP3, kata dia, pemerintah daerah kesulitan memetakan penyebab ketidakwajaran tersebut. Apakah murni akibat biaya distribusi, stok terbatas, atau adanya penyimpangan di rantai penyaluran.

“KP3 akan lebih mudah melakukan penelusuran terkait isu-isu pupuk yang berkembang di lapangan,” ujarnya.

Masalah lain yang mencuat adalah biaya distribusi dan ongkos bongkar yang biasanya dibebankan pada petani. Tambahan sekitar Rp. 5.000 dari harga HPP kerap dianggap sebagai kesepakatan internal antara kelompok tani dan penyalur. Namun, menurut Husain, tanpa pengawasan yang memadai, komponen biaya itu rentan dipelintir menjadi dalih untuk mark up. 

“Persoalannya adalah ketika tambahan biaya itu ternyata tidak benar, sehingga muncul dugaan mark up yang bisa menimbulkan persoalan hukum,” tuturnya.

Ia menambahkan, tidak sedikit kelompok tani yang kebingungan saat diperiksa aparat penegak hukum mengenai dugaan penyimpangan harga pupuk. Ketidakhadiran KP3 membuat ruang klarifikasi teknis tidak tersedia, sehingga persoalan kecil mudah membesar menjadi kasus hukum.

“Dengan adanya KP3, setiap persoalan bisa diselesaikan secara internal sebelum berkembang menjadi persoalan hukum yang lebih besar,” kata Husain.

Hingga kini, pemerintah daerah belum memberikan penjelasan mengenai alasan KP3 belum dibentuk kembali. Padahal, komisi tersebut memiliki mandat strategis diantaranya memastikan distribusi pupuk berjalan sesuai ketentuan, memediasi sengketa harga, dan menjadi penghubung antara petani, pengecer, serta aparat penegak hukum.

Tanpa struktur pengawasan yang jelas, risiko distorsi harga dan alokasi pupuk diperkirakan tetap berulang setiap musim tanam. Petani menunggu kepastian dan hingga kini, KP3 masih sekadar nama dalam regulasi, bukan lembaga yang bekerja di lapangan.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Pendidikan Jatim Tinjau Proses SPMB di SMAN 2 Kota Madiun

    Dewan Pendidikan Jatim Tinjau Proses SPMB di SMAN 2 Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Demi memastikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan transparan dan akuntabel, Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur melakukan monitoring dan evaluasi (monev) langsung di SMAN 2 Kota Madiun, Selasa (17/06/2025). Anggota Dewan Pendidikan Jatim, Prof. Parji, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses di lapangan, terutama dalam aspek […]

    Bagikan
  • Volume Sampah di Kota Madiun Meningkat 10 Persen Selama Libur Lebaran 2025

    Volume Sampah di Kota Madiun Meningkat 10 Persen Selama Libur Lebaran 2025

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Volume sampah di Kota Madiun mengalami peningkatan signifikan selama momentum libur Hari Raya Idulfitri 2025. Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun, jumlah sampah harian meningkat sekitar 10 persen dibandingkan hari biasa. Jika pada hari biasa volume sampah berkisar antara 118 hingga 121 ton per hari, selama libur […]

    Bagikan
  • Sugiri-Lisdyarita Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo Terpilih

    Sugiri-Lisdyarita Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo Terpilih

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo secara resmi menetapkan pasangan Sugiri Sancoko dan Lisdyarita sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Pleno KPU yang sekaligus menjadi momen penyerahan Surat Keputusan (SK) penetapan hasil Pilkada 2024. SK tersebut tertuang dalam Nomor 11 […]

    Bagikan
  • Sopir Mengantuk, Truk Hino Hantam 3 Motor di Tugu Pendekar Madiun, 1 Tewas Seketika

    Sopir Mengantuk, Truk Hino Hantam 3 Motor di Tugu Pendekar Madiun, 1 Tewas Seketika

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 684
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Simpang 5 Tugu Pendekar, tepatnya di Jalan S. Parman, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 05.15 WIB. Insiden ini melibatkan satu unit truk boks muatan air mineral dan tiga sepeda motor. Akibat kejadian ini, satu orang meninggal dunia serta dua lainnya mengalami luka-luka. Berdasarkan data kepolisian, korban […]

    Bagikan
  • Warga Bangunsari Dolopo Peringati HUT RI ke-80 dengan Karnaval Kostum Unik

    Warga Bangunsari Dolopo Peringati HUT RI ke-80 dengan Karnaval Kostum Unik

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Warga Dusun Tempuran, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dengan cara berbeda. Mereka menggelar upacara bendera tradisional yang diikuti perwakilan dari setiap RT dengan mengenakan beragam kostum unik, mulai dari pakaian zaman dulu, busana suku Dayak dan Indian, kebaya, hingga kostum Mak Lampir Senin […]

    Bagikan
  • Ribuan Santri Di Ponorogo Gelar Sholat Gaib Untuk Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    Ribuan Santri Di Ponorogo Gelar Sholat Gaib Untuk Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan santri dan santriwati dari Pondok Pesantren Assyafi’iyyah, Durisawo, Ponorogo, menggelar sholat gaib dan doa bersama, Rabu (01/10/2025). Kegiatan ini ditujukan untuk mendoakan korban runtuhnya bangunan lantai tiga Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, yang roboh saat proses pengecoran pada Selasa (30/09/2025). Sedikitnya 1.200 santri memadati masjid pesantren setelah sholat dzuhur berjamaah. […]

    Bagikan
expand_less