Satu Jemaah Haji Kota Madiun Meninggal di Mekkah Usai Selesaikan Rangkaian Ibadah, Dimakamkan di Syaraya Makkah
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 56
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Kabar duka menyelimuti keluarga besar jemaah haji asal Kota Madiun . Salah satu jemaah haji kloter SUB-22, Djurianto dilaporkan meninggal dunia di RS King Faisal, Mekkah, Arab Saudi pada Sabtu (30/5/2026). Almarhum diketahui berangkat menunaikan ibadah haji bersama sang istri, Agus Diyah Rohaina. Kabar duka itu tersiar dari ucapan duka cita dari akun Instagram KBIHU Jabal Rahmah Kota Madiun.
Pimpinan KBIHU Jabal Rahmah Kota Madiun, Djauhari Purboyo, menyampaikan bahwa almarhum telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji. Mulai dari ibadah di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), thawaf ifadhah, sa’i, hingga tahallul. Dengan demikian, rangkaian ibadah hajinya dinilai telah terpenuhi dan hajinya insyaallah dinyatakan sah.
“Kami dari KBIHU Jabal Rahmah sudah menyampaikan duka cit langsung kepada keluarga. Berharap istri almarhum yang masih berada di Mekkah serta keluarga di rumah diberikan kesabaran dan keikhlasan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kemenhaj Kota Madiun, Datik Ardiyah, menjelaskan kronologi meninggalnya Djurianto setelah menyelesaikan rangkaian Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), almarhum sempat kembali ke hotel untuk beristirahat.
Usai menjalankan thawaf ifadah, almarhum mengalami sesak napas sehingga segera mendapatkan pertolongan dan dibawa ke rumah sakit. Namun, setelah penanganan medis, Djurianto dinyatakan meninggal dunia.
“Insyaallah untuk rangkaian ibadah hajinya sudah selesai. Jadi sudah bisa dikatakan haji beliau sah,” jelas Datik.
Datik juga menambahkan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, almarhum sebelumnya dalam kondisi sehat dan telah memenuhi syarat istitha’ah haji.
“Almarhum dimakamkan di kawasan Syaraya, Mekkah. Untuk proses pemakaman terus dilakukan petugas yang mendampingi, termasuk ketua kloter,” imbuhnya.
Sementara, secara umum kondisi jemaah haji asal Kota Madiun lainnya dilaporkan dalam keadaan sehat. Namun, masih terdapat satu jemaah yang saat ini menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





