Berita Terkini
Trending Tags

Gubernur Khofifah Pantau SPMB di Kota Madiun, 618 Ribu Lulusan Berebut 244 Ribu Kursi Sekolah Negeri

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 150
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gubernur Jawa Timur, Khofifah, pantau langsung proses SPMB di Kota Madiun. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan lancar dan tertib saat melakukan peninjauan langsung di SMKN 1 Madiun dan SMAN 4 Madiun, Jumat (5/6/2026).

Khofifah menegaskan bahwa seluruh tahapan SPMB telah dirancang secara terukur untuk menghindari penumpukan calon peserta didik maupun orang tua di sekolah tujuan.

“Saya ingin memastikan bahwa proses SPMB itu berjalan lancar. Proses SPMB semuanya terukur dengan pembatasan tertentu setiap harinya. Harapannya tidak ada penumpukan siswa, tidak ada model menunggu sampai berlama-lama, karena pada dasarnya secara online mereka sudah terkonfirmasi,” ujar Khofifah.

Menurutnya, sistem pendaftaran yang diterapkan untuk calon siswa bisa memastikan jadwal verifikasi sejak awal. Mereka dapat mengetahui tanggal dan jam pelayanan yang harus diikuti sehingga proses berlangsung lebih tertib dan nyaman.

“Mereka bisa mengikuti proses verifikasi jam berapa sampai jam berapa di tanggal berapa. Ketika kita memantau SPMB, kita bisa melihat suasana yang insya Allah semuanya nyaman,” katanya.

Khofifah juga mengapresiasi kesiapan sarana dan prasarana yang disediakan sekolah. Ia menyebut sebagian besar ruang layanan SPMB telah dilengkapi pendingin ruangan sehingga memberikan kenyamanan bagi calon peserta didik dan orang tua.

Image Not Found
Calon siswa antre verifikasi data SPMB di Madiun. Foto : Istimewa

“Ruang-ruang SPMB rata-rata ber-AC, sehingga kita bisa memastikan layanan ini makin hari bisa makin baik dan memberikan kepastian bahwa mereka yang akan mendaftar di sekolah-sekolah yang mereka tuju semuanya bisa terlayani dengan baik,” ungkapnya.

Untuk mempercepat proses verifikasi, setiap SMA dan SMK negeri di Jawa Timur telah menyiapkan 10 operator yang bertugas melayani calon peserta didik selama tahapan SPMB berlangsung.

Saat ditanya mengenai kendala yang ditemukan selama peninjauan, Khofifah mengaku tidak menemukan persoalan berarti. Verifikasi yang dilakukan sekolah hanya bertujuan mencocokkan data nilai yang telah diunggah secara daring dengan dokumen asli yang dibawa calon siswa.

“Yang saya tanya tidak ada kendala. Mereka hanya perlu verifikasi data nilai yang diterima secara online dari masing-masing SMP sederajat dengan hard copy-nya untuk memastikan kesesuaian nilai rapor per semester. Ada beberapa yang tidak sesuai, tetapi yang digunakan tetap dokumen hard copy,” jelasnya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mencatat jumlah lulusan SMP/MTs/sederajat pada tahun 2026 mencapai 618.479 siswa. Namun, daya tampung SMA dan SMK negeri di Jawa Timur hanya tersedia untuk 244.621 siswa.

Jumlah tersebut terdiri dari 121.538 kursi SMA Negeri dan 123.083 kursi SMK Negeri. Dengan demikian, sekolah negeri hanya mampu menampung sekitar 39,55 persen dari total lulusan tahun ini. Sebanyak 373.858 siswa atau sekitar 60,45 persen lainnya diperkirakan akan melanjutkan pendidikan melalui sekolah swasta maupun jalur pendidikan lainnya.

Azzila Arifania, salah satu calon peserta didik mengaku dirinya melakukan verifikasi dan validasi langsung ke sekolah yang ingin dituju yakni SMK Negeri 1 Madiun. Antrian calon peserta didik untuk proses verifikasi cukup banyak.

“Kalau untuk pengambilan PIN, bawa fotokopi KK sama KK asli, terus ada akta kelahiran, sama SKL (Surat Keterangan Lulus). Kalau untuk daftarnya saya pakai jalur itu, prestasi non-akademik, jadi tanggal 17 sampai 18,” jelasnya.

Dirinya berharap dapat nantinya dapat diterima sesuai sekolah tujuan. Untuk di SMK 1 nantinya, akan mengambil jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik atau Desain Pemodelan Dan Informasi Bangunan.

“Ya, harapannya bisa keterima di sini dan sekolah di sini. Mau ngambil jurusan TITL, listrik, sama yang kedua DPIB, arsitek,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baru 3 Bulan Menjabat, Kajari Kota Madiun Kena Mutasi, Ada Apa ?

    Baru 3 Bulan Menjabat, Kajari Kota Madiun Kena Mutasi, Ada Apa ?

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 31 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) berganti jabatan berdasarkan keputusan yang diteken pada 11 Februari 2026. Salah satunya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Madiun, Wahyu Triantono yang kini digantikan oleh Komaidi. Padahal, Wahyu Triantono baru menjabat di Kota Pendekar sekitar 3 bulan. Namun, tak hanya di posisi pucuk pimpinan, rotasi […]

    Bagikan
  • 50 Warga Kabupaten Madiun Terkena DBD, Dinkes Gencar Fogging 

    50 Warga Kabupaten Madiun Terkena DBD, Dinkes Gencar Fogging 

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Baru satu setengah bulan, penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Madiun mencapai 50 pasien. Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Kesehatan setempat melaksanakan fogging di sejumlah wilayah pada Selasa (18/2/2025). Pengasapan dilakukan secara bertahap di sekitar rumah warga yang dilaporkan terkena DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegepty. Warga Setempat, Tutus Hermiati […]

    Bagikan
  • Ini Penjelasan Polisi Soal Kecelakaan Beruntun Yang Tewaskan 1 Pengendara Motor

    Ini Penjelasan Polisi Soal Kecelakaan Beruntun Yang Tewaskan 1 Pengendara Motor

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Thamrin, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Rabu (1/4/2026). Sebuah mobil Toyota Kijang menabrak tiga sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan, mengakibatkan satu pengendara meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di depan rumah nomor 11 milik warga […]

    Bagikan
  • Semarak Hari Santri 2025, PCNU Kota Madiun Gelar Sepedaan “Kupluk’an” Penuh Kebersamaan

    Semarak Hari Santri 2025, PCNU Kota Madiun Gelar Sepedaan “Kupluk’an” Penuh Kebersamaan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Santri Tahun 2025, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Madiun menggelar kegiatan Sepedaan Kupluk’an yang diikuti ratusan warga pada Minggu pagi (19/10/2025). Kegiatan dimulai dari Masjid Besar Baitul Hakim Kota Madiun dilepas langsung oleh Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, bersama Ketua PCNU Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Menilik RTH Tematik Perjuangan Kemerdekaan RI di Kota Madiun (3)

    Menilik RTH Tematik Perjuangan Kemerdekaan RI di Kota Madiun (3)

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata dengan menghadirkan sejumlah RTH yang menggabungkan keindahan taman dan nilai sejarah. Di antaranya adalah Monumen Perjuangan Peta, Ruang Terbuka Hijau (RTH) TGP, dan Monumen Obor yang kini menjadi tempat favorit bagi warga yang ingin berkunjung. 1. Monumen Perjuangan Peta Yang terletak di […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2025, Satgas Pangan Cek Bapokting

    Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2025, Satgas Pangan Cek Bapokting

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut bulan Ramadan dan Idul Fitri 2025, jajaran Satgas Pangan Kota Madiun yang terdiri Dinas Perdagangan Kota Madiun, Satreskrim Polres Madiun Kota, Pertamina, dan Kejaksaan Negeri Kota Madiun melakukan pemantauan ketersediaan Bahan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) pada Rabu (19/2/2025). Pemantauan dilakukan di sejumlah titik diantaranya Gudang Bulog, Pasar Besar […]

    Bagikan
expand_less