Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Gubernur Khofifah Pantau SPMB di Kota Madiun, 618 Ribu Lulusan Berebut 244 Ribu Kursi Sekolah Negeri

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 187
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gubernur Jawa Timur, Khofifah, pantau langsung proses SPMB di Kota Madiun. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan lancar dan tertib saat melakukan peninjauan langsung di SMKN 1 Madiun dan SMAN 4 Madiun, Jumat (5/6/2026).

Khofifah menegaskan bahwa seluruh tahapan SPMB telah dirancang secara terukur untuk menghindari penumpukan calon peserta didik maupun orang tua di sekolah tujuan.

“Saya ingin memastikan bahwa proses SPMB itu berjalan lancar. Proses SPMB semuanya terukur dengan pembatasan tertentu setiap harinya. Harapannya tidak ada penumpukan siswa, tidak ada model menunggu sampai berlama-lama, karena pada dasarnya secara online mereka sudah terkonfirmasi,” ujar Khofifah.

Menurutnya, sistem pendaftaran yang diterapkan untuk calon siswa bisa memastikan jadwal verifikasi sejak awal. Mereka dapat mengetahui tanggal dan jam pelayanan yang harus diikuti sehingga proses berlangsung lebih tertib dan nyaman.

“Mereka bisa mengikuti proses verifikasi jam berapa sampai jam berapa di tanggal berapa. Ketika kita memantau SPMB, kita bisa melihat suasana yang insya Allah semuanya nyaman,” katanya.

Khofifah juga mengapresiasi kesiapan sarana dan prasarana yang disediakan sekolah. Ia menyebut sebagian besar ruang layanan SPMB telah dilengkapi pendingin ruangan sehingga memberikan kenyamanan bagi calon peserta didik dan orang tua.

Image Not Found
Calon siswa antre verifikasi data SPMB di Madiun. Foto : Istimewa

“Ruang-ruang SPMB rata-rata ber-AC, sehingga kita bisa memastikan layanan ini makin hari bisa makin baik dan memberikan kepastian bahwa mereka yang akan mendaftar di sekolah-sekolah yang mereka tuju semuanya bisa terlayani dengan baik,” ungkapnya.

Untuk mempercepat proses verifikasi, setiap SMA dan SMK negeri di Jawa Timur telah menyiapkan 10 operator yang bertugas melayani calon peserta didik selama tahapan SPMB berlangsung.

Saat ditanya mengenai kendala yang ditemukan selama peninjauan, Khofifah mengaku tidak menemukan persoalan berarti. Verifikasi yang dilakukan sekolah hanya bertujuan mencocokkan data nilai yang telah diunggah secara daring dengan dokumen asli yang dibawa calon siswa.

“Yang saya tanya tidak ada kendala. Mereka hanya perlu verifikasi data nilai yang diterima secara online dari masing-masing SMP sederajat dengan hard copy-nya untuk memastikan kesesuaian nilai rapor per semester. Ada beberapa yang tidak sesuai, tetapi yang digunakan tetap dokumen hard copy,” jelasnya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mencatat jumlah lulusan SMP/MTs/sederajat pada tahun 2026 mencapai 618.479 siswa. Namun, daya tampung SMA dan SMK negeri di Jawa Timur hanya tersedia untuk 244.621 siswa.

Jumlah tersebut terdiri dari 121.538 kursi SMA Negeri dan 123.083 kursi SMK Negeri. Dengan demikian, sekolah negeri hanya mampu menampung sekitar 39,55 persen dari total lulusan tahun ini. Sebanyak 373.858 siswa atau sekitar 60,45 persen lainnya diperkirakan akan melanjutkan pendidikan melalui sekolah swasta maupun jalur pendidikan lainnya.

Azzila Arifania, salah satu calon peserta didik mengaku dirinya melakukan verifikasi dan validasi langsung ke sekolah yang ingin dituju yakni SMK Negeri 1 Madiun. Antrian calon peserta didik untuk proses verifikasi cukup banyak.

“Kalau untuk pengambilan PIN, bawa fotokopi KK sama KK asli, terus ada akta kelahiran, sama SKL (Surat Keterangan Lulus). Kalau untuk daftarnya saya pakai jalur itu, prestasi non-akademik, jadi tanggal 17 sampai 18,” jelasnya.

Dirinya berharap dapat nantinya dapat diterima sesuai sekolah tujuan. Untuk di SMK 1 nantinya, akan mengambil jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik atau Desain Pemodelan Dan Informasi Bangunan.

“Ya, harapannya bisa keterima di sini dan sekolah di sini. Mau ngambil jurusan TITL, listrik, sama yang kedua DPIB, arsitek,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Logistik PSU untuk 4 TPS di Magetan Siap Didistribusikan 

    Logistik PSU untuk 4 TPS di Magetan Siap Didistribusikan 

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur memastikan bahwa empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Magetan siap untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Sabtu (22/3/2025). Keempat TPS yang telah ditinjau pada Jumat (21/3/2025) pukul 16.00 WIB meliputi TPS 001 dan TPS 004 di Desa Kinandang, Kecamatan Bendo, TPS 001 […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Setujui KUA-PPAS Perubahan 2026, Anggaran Infrastruktur Naik Hampir Rp. 35 Miliar

    DPRD Magetan Setujui KUA-PPAS Perubahan 2026, Anggaran Infrastruktur Naik Hampir Rp. 35 Miliar

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPRD Kabupaten Magetan menyetujui dan menandatangani Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD 2026. Dalam perubahan anggaran tersebut, sektor infrastruktur menjadi salah satu pos dengan tambahan anggaran terbesar, yakni mencapai hampir Rp35 miliar. Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah mengatakan, pembahasan perubahan APBD telah disesuaikan dengan […]

    Bagikan
  • Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Pemkab Perkuat Inovasi dan Kolaborasi Wujudkan Madiun Bersahaja

    Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Pemkab Perkuat Inovasi dan Kolaborasi Wujudkan Madiun Bersahaja

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun di ruang rapat paripurna DPRD, Sabtu (18/7/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema “Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja”, yang menjadi semangat bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat dalam […]

    Bagikan
  • Puluhan Dosen PNM Ikut Aksi Demonstrasi ke Jakarta Tuntut Pencairan Tukin Bersama ADAKSI

    Puluhan Dosen PNM Ikut Aksi Demonstrasi ke Jakarta Tuntut Pencairan Tukin Bersama ADAKSI

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Puluhan Dosen Politeknik Negeri Madiun (PNM) menggelar aksi tuntutan pencairan tunjangan kinerja bersama  seluruh dosen ASN yang tergabung dalam Aliansi Dosen ASN Kemendiktisaintek Seluruh Indonesia (ADAKSI) Senin (03/02/2025). Mereka bertekad memperjuangkan haknya dengan satu suara menuntut pemerintah segera membayarkan tunjangan kinerja bagi dosen ASN di lingkungan kerja Kemendiktisaintek tahun 2025. Koordinator […]

    Bagikan
  • Persiapan Haji Magetan Capai 90 Persen, Pemberangkatan Dijadwalkan 26 April

    Persiapan Haji Magetan Capai 90 Persen, Pemberangkatan Dijadwalkan 26 April

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Tahapan persiapan ibadah haji bagi jemaah asal Kabupaten Magetan telah mencapai sekitar 90 persen. Hingga pertengahan April, seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala berarti, meski masih ada beberapa kelengkapan yang belum dibagikan. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, menjelaskan bahwa salah satu yang masih ditunggu adalah distribusi […]

    Bagikan
  • Viral Rumah Dibongkar Ekskavator di Ngawi, Ternyata Imbas Gagal Nikah

    Viral Rumah Dibongkar Ekskavator di Ngawi, Ternyata Imbas Gagal Nikah

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Sebuah video yang memperlihatkan pembongkaran rumah menggunakan alat berat jenis ekskavator di Kabupaten Ngawi ramai beredar di media sosial. Rekaman yang diunggah akun TikTok @Ari_plafon_ngawi itu memicu perhatian publik dan memunculkan berbagai spekulasi. Dalam video tersebut, tampak sebuah rumah permanen diratakan hingga hampir rata dengan tanah. Unggahan itu disertai keterangan singkat […]

    Bagikan
expand_less