Berita Terkini
Trending Tags

Gubernur Khofifah Pantau SPMB di Kota Madiun, 618 Ribu Lulusan Berebut 244 Ribu Kursi Sekolah Negeri

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gubernur Jawa Timur, Khofifah, pantau langsung proses SPMB di Kota Madiun. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan lancar dan tertib saat melakukan peninjauan langsung di SMKN 1 Madiun dan SMAN 4 Madiun, Jumat (5/6/2026).

Khofifah menegaskan bahwa seluruh tahapan SPMB telah dirancang secara terukur untuk menghindari penumpukan calon peserta didik maupun orang tua di sekolah tujuan.

“Saya ingin memastikan bahwa proses SPMB itu berjalan lancar. Proses SPMB semuanya terukur dengan pembatasan tertentu setiap harinya. Harapannya tidak ada penumpukan siswa, tidak ada model menunggu sampai berlama-lama, karena pada dasarnya secara online mereka sudah terkonfirmasi,” ujar Khofifah.

Menurutnya, sistem pendaftaran yang diterapkan untuk calon siswa bisa memastikan jadwal verifikasi sejak awal. Mereka dapat mengetahui tanggal dan jam pelayanan yang harus diikuti sehingga proses berlangsung lebih tertib dan nyaman.

“Mereka bisa mengikuti proses verifikasi jam berapa sampai jam berapa di tanggal berapa. Ketika kita memantau SPMB, kita bisa melihat suasana yang insya Allah semuanya nyaman,” katanya.

Khofifah juga mengapresiasi kesiapan sarana dan prasarana yang disediakan sekolah. Ia menyebut sebagian besar ruang layanan SPMB telah dilengkapi pendingin ruangan sehingga memberikan kenyamanan bagi calon peserta didik dan orang tua.

Image Not Found
Calon siswa antre verifikasi data SPMB di Madiun. Foto : Istimewa

“Ruang-ruang SPMB rata-rata ber-AC, sehingga kita bisa memastikan layanan ini makin hari bisa makin baik dan memberikan kepastian bahwa mereka yang akan mendaftar di sekolah-sekolah yang mereka tuju semuanya bisa terlayani dengan baik,” ungkapnya.

Untuk mempercepat proses verifikasi, setiap SMA dan SMK negeri di Jawa Timur telah menyiapkan 10 operator yang bertugas melayani calon peserta didik selama tahapan SPMB berlangsung.

Saat ditanya mengenai kendala yang ditemukan selama peninjauan, Khofifah mengaku tidak menemukan persoalan berarti. Verifikasi yang dilakukan sekolah hanya bertujuan mencocokkan data nilai yang telah diunggah secara daring dengan dokumen asli yang dibawa calon siswa.

“Yang saya tanya tidak ada kendala. Mereka hanya perlu verifikasi data nilai yang diterima secara online dari masing-masing SMP sederajat dengan hard copy-nya untuk memastikan kesesuaian nilai rapor per semester. Ada beberapa yang tidak sesuai, tetapi yang digunakan tetap dokumen hard copy,” jelasnya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mencatat jumlah lulusan SMP/MTs/sederajat pada tahun 2026 mencapai 618.479 siswa. Namun, daya tampung SMA dan SMK negeri di Jawa Timur hanya tersedia untuk 244.621 siswa.

Jumlah tersebut terdiri dari 121.538 kursi SMA Negeri dan 123.083 kursi SMK Negeri. Dengan demikian, sekolah negeri hanya mampu menampung sekitar 39,55 persen dari total lulusan tahun ini. Sebanyak 373.858 siswa atau sekitar 60,45 persen lainnya diperkirakan akan melanjutkan pendidikan melalui sekolah swasta maupun jalur pendidikan lainnya.

Azzila Arifania, salah satu calon peserta didik mengaku dirinya melakukan verifikasi dan validasi langsung ke sekolah yang ingin dituju yakni SMK Negeri 1 Madiun. Antrian calon peserta didik untuk proses verifikasi cukup banyak.

“Kalau untuk pengambilan PIN, bawa fotokopi KK sama KK asli, terus ada akta kelahiran, sama SKL (Surat Keterangan Lulus). Kalau untuk daftarnya saya pakai jalur itu, prestasi non-akademik, jadi tanggal 17 sampai 18,” jelasnya.

Dirinya berharap dapat nantinya dapat diterima sesuai sekolah tujuan. Untuk di SMK 1 nantinya, akan mengambil jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik atau Desain Pemodelan Dan Informasi Bangunan.

“Ya, harapannya bisa keterima di sini dan sekolah di sini. Mau ngambil jurusan TITL, listrik, sama yang kedua DPIB, arsitek,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Praktik Penahanan Ijazah oleh Perusahaan Menuai Kritik Keras 

    Praktik Penahanan Ijazah oleh Perusahaan Menuai Kritik Keras 

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Pasopati Madiun melayangkan kritik tegas terhadap praktik penahanan ijazah karyawan yang diduga dilakukan oleh CV Sukses Jaya Abadi. Sorotan ini mencuat setelah keluhan para korban viral di media sosial. Koordinator LPKSM Pasopati Madiun, Sudjatmiko, menegaskan bahwa penahanan ijazah oleh perusahaan merupakan tindakan yang melanggar hukum, […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Kantor Bupati Ponorogo, Sejumlah Ruangan Diperiksa

    KPK Geledah Kantor Bupati Ponorogo, Sejumlah Ruangan Diperiksa

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi kompleks Pemerintah Kabupaten Ponorogo pada Selasa (11/11/2025). Kali ini, tim penyidik melakukan penggeledahan di gedung Kantor Bupati Ponorogo di Jalan Alun-Alun Utara. Dari pantauan di lokasi, sedikitnya tiga mobil berpelat AE terlihat masuk ke area kantor bupati. Penggeledahan dilakukan secara tertutup dan dijaga ketat oleh […]

    Bagikan
  • Dugaan Penyalahgunaan Identitas, Kejaksaan Geledah Kantor Dispendukcapil Ponorogo

    Dugaan Penyalahgunaan Identitas, Kejaksaan Geledah Kantor Dispendukcapil Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo menggeledah kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo, Selasa (27/5/2025). Penggeledahan dilakukan setelah muncul dugaan penyalahgunaan data identitas untuk pengajuan kredit bank menggunakan KTP yang telah dimodifikasi tanpa sepengetahuan pemiliknya. Selama lebih dari dua jam, tim kejaksaan menyisir sejumlah ruangan di kantor Dispendukcapil yang berada di […]

    Bagikan
  • Empat Jembatan Rampung, Kodim Siapkan Pembangunan Tahap Berikutnya

    Empat Jembatan Rampung, Kodim Siapkan Pembangunan Tahap Berikutnya

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang digagas Kodim 0802/Ponorogo terus berlanjut. Setelah empat jembatan Tahap III Tahun 2026 selesai dibangun dan dimanfaatkan masyarakat, kini Kodim kembali menyiapkan pembangunan di empat lokasi baru yang dinilai membutuhkan akses penghubung antarwilayah. Dandim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra mengatakan, pihaknya telah melakukan survei langsung untuk […]

    Bagikan
  • Cabdindik Ponorogo-Magetan “Semprit” Seluruh SLTA : Patuhi Juknis BOS!

    Cabdindik Ponorogo-Magetan “Semprit” Seluruh SLTA : Patuhi Juknis BOS!

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) wilayah Ponorogo-Magetan memberikan peringatan keras kepada seluruh satuan pendidikan jenjang SLTA untuk tidak main-main dengan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Langkah ini menyusul kasus dugaan penyelewengan BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo yang menyeret kepala sekolahnya, Syamhudi Arifin , ke balik jeruji besi. Plt Kepala Cabdindik […]

    Bagikan
  • Menuju Kota Tanpa Sampah, Maidi Gagas “Laundry Sampah” dan Konversi TPA Jadi Tempat Wisata

    Menuju Kota Tanpa Sampah, Maidi Gagas “Laundry Sampah” dan Konversi TPA Jadi Tempat Wisata

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mengungkapkan rencana ambisius untuk mengubah wajah pengelolaan sampah di wilayahnya. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Madiun akan menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mengalihfungsikannya menjadi kawasan wisata. “Kita akan tutup TPA ini dan jadikan tempat wisata. Sebagai gantinya, akan kita siapkan sistem pengelolaan baru bernama laundry […]

    Bagikan
expand_less