Berita Terkini
Trending Tags

Tanah Gerak Putus Akses Kecamatan Pudak–Sooko, Dua Rumah Terancam

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 216
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi tanah retak dipantau oleh BPBD Jawa Timur dan aparat desa, Foto: Pusdalop BPBD Ponorogo

Sinergia | Ponorogo – Pergerakan tanah di Desa Bareng, Kecamatan Pudak, Ponorogo, Jawa Timur, memutus total akses jalan alternatif yang menjadi penghubung antar Kecamatan Pudak dan Sooko. Fenomena geologi ini juga menimbulkan retakan besar yang kini mengancam dua rumah warga yang berada di kawasan terdampak.

Tanah gerak tersebut telah terpantau dan tanda-tandanya bahkan sudah mulai muncul sekitar dua minggu sebelumnya. Patahan tanah berukuran besar terbentuk dengan kedalaman kurang lebih 2 meter dan memanjang hingga 40 meter. Dampaknya merusak area perkebunan milik warga dan memutus jalur strategis penghubung kecamatan.

Rumah yang sangat dekat dengan garis retakan, yakni milik pasutri Sarmin (60) dan Katijem (55) yang berjarak 5 meter dari retakan. Kini berada dalam ancaman kerusakan lanjutan. Mereka memilih tetap bertahan meski telah mendapatkan imbauan untuk mengungsi sementara.

“Berat sekali kalau harus pindah. Ini sudah rumah dari lama,”Katijem, pemilik rumah terdampak.

Kepala Desa Bareng, Yahudi, membenarkan adanya pergerakan tanah yang terus diamati oleh BPBD Jawa Timur dan aparat desa. Ia mengaku telah mengimbau warga yang paling dekat dengan retakan untuk mengosongkan rumahnya demi keamanan.

“Kami bersama BPBD Ponorogo dan BPBD Jatim sudah melakukan pemantauan. Dua rumah terdekat sudah kami minta dikosongkan sementara,” ujarnya.

Terputusnya akses jalan alternatif tersebut berdampak langsung pada mobilitas warga. Sebagian masyarakat kini terpaksa memutar perjalanan hingga puluhan kilometer untuk menuju pusat Kecamatan Pudak maupun kecamatan sooko. Hal itu memicu kekhawatiran akan dampak ekonomi dan layanan darurat jika pergerakan tanah masih berlanjut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur masih melakukan pemantauan berkala terhadap pergerakan tanah dan kemungkinan retakan susulan. Pemerintah desa juga telah menyiapkan rencana antisipatif untuk perlindungan permukiman dan pembukaan kembali akses bila memungkinkan. (Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Wejangan Presiden RI ke-6, SBY Kepada Walikota-Wakil Walikota Madiun Terpilih

    Ini Wejangan Presiden RI ke-6, SBY Kepada Walikota-Wakil Walikota Madiun Terpilih

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan lawatan di Kota Madiun pada Senin (20/1/2025). Dalam kesempatan di Kota Pendekar, SBY singgah di kediaman Walikota Madiun terpilih, Maidi di Jalan Merpati Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo. SBY turut disambut jajaran Forkopimda Kota Madiun serta para kader Partai Demokrat Kota Madiun. […]

    Bagikan
  • Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota dan Wakil Walikota Madiun mengikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 secara virtual pada Rabu (5/2/2025) di gedung GCIO Kota Madiun. Peluncuran ini juga di ikuti 38 Provinsi, 419 Kabupaten dan 93 Kota yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). […]

    Bagikan
  • Usman Efendi Resmi Dilantik, Lengkapi Formasi DPRD Kota Madiun

    Usman Efendi Resmi Dilantik, Lengkapi Formasi DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun menggelar rapat paripurna pengambilan sumpah jabatan Pengganti Antar Waktu (PAW) pada Rabu (20/08/2025) malam. Dalam rapat tersebut, Usman Efendi resmi dilantik menjadi anggota legislatif menggantikan almarhum Andi Raya Bagus Miko Saputra. Dengan dilantiknya Usman, kini jumlah anggota DPRD Kota Madiun masa jabatan 2024–2029 kembali lengkap sebanyak 30 […]

    Bagikan
  • Disnaker Kota Madiun Tangani 10 Kasus Perselisihan Ketenagakerjaan

    Disnaker Kota Madiun Tangani 10 Kasus Perselisihan Ketenagakerjaan

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dan UMKM Kota Madiun mencatat sebanyak 10 perusahaan terlibat dalam laporan perselisihan ketenagakerjaan selama tahun 2024 hingga April 2025 ini. Perselisihan ini bermacam-macam, mulai dari masalah pemutusan hubungan kerja (PHK), hak pesangon, hingga tunggakan upah. “Sejak awal tahun 2024 hingga sekarang, ada 10 pelapor yang masuk ke […]

    Bagikan
  • Jelang Duduki Kursi Pimpinan DPRD Magetan, Harta Kekayaan Riyin Nur Asiyah Naik Rp3,26 Miliar dalam 1,5 Tahun

    Jelang Duduki Kursi Pimpinan DPRD Magetan, Harta Kekayaan Riyin Nur Asiyah Naik Rp3,26 Miliar dalam 1,5 Tahun

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Riyin Nur Asiyah, mencatatkan peningkatan harta kekayaan yang cukup signifikan dalam kurun waktu sekitar satu setengah tahun terakhir. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dipublikasikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total kekayaan Riyin meningkat lebih dari Rp3,2 miliar atau […]

    Bagikan
  • Skema Pembiayaan Kreatif Proyek Strategis, Pemkab Madiun Sabet Juara 1 Paling Inovatif Oleh Kemendagri

    Skema Pembiayaan Kreatif Proyek Strategis, Pemkab Madiun Sabet Juara 1 Paling Inovatif Oleh Kemendagri

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab Madiun – Bumi kampung pesilat kembali dilirik Pemerintah pusat. Bukan soal pendekarnya. Namun kinerja totalitas terkait anggaran. Pemkab Madiun dinilai sebagai daerah paling inovatif di Indonesia dalam menciptakan terobosan pendanaan pembangunan di luar anggaran konvensional APBD. Keberhasilan ini diraih berkat kemampuan daerah mengoptimalkan sumber daya, mulai dari pengelolaan BUMD, pemanfaatan CSR, digitalisasi keuangan, […]

    Bagikan
expand_less