Berita Terkini
Trending Tags

Tanah Gerak Putus Akses Kecamatan Pudak–Sooko, Dua Rumah Terancam

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 168
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi tanah retak dipantau oleh BPBD Jawa Timur dan aparat desa, Foto: Pusdalop BPBD Ponorogo

Sinergia | Ponorogo – Pergerakan tanah di Desa Bareng, Kecamatan Pudak, Ponorogo, Jawa Timur, memutus total akses jalan alternatif yang menjadi penghubung antar Kecamatan Pudak dan Sooko. Fenomena geologi ini juga menimbulkan retakan besar yang kini mengancam dua rumah warga yang berada di kawasan terdampak.

Tanah gerak tersebut telah terpantau dan tanda-tandanya bahkan sudah mulai muncul sekitar dua minggu sebelumnya. Patahan tanah berukuran besar terbentuk dengan kedalaman kurang lebih 2 meter dan memanjang hingga 40 meter. Dampaknya merusak area perkebunan milik warga dan memutus jalur strategis penghubung kecamatan.

Rumah yang sangat dekat dengan garis retakan, yakni milik pasutri Sarmin (60) dan Katijem (55) yang berjarak 5 meter dari retakan. Kini berada dalam ancaman kerusakan lanjutan. Mereka memilih tetap bertahan meski telah mendapatkan imbauan untuk mengungsi sementara.

“Berat sekali kalau harus pindah. Ini sudah rumah dari lama,”Katijem, pemilik rumah terdampak.

Kepala Desa Bareng, Yahudi, membenarkan adanya pergerakan tanah yang terus diamati oleh BPBD Jawa Timur dan aparat desa. Ia mengaku telah mengimbau warga yang paling dekat dengan retakan untuk mengosongkan rumahnya demi keamanan.

“Kami bersama BPBD Ponorogo dan BPBD Jatim sudah melakukan pemantauan. Dua rumah terdekat sudah kami minta dikosongkan sementara,” ujarnya.

Terputusnya akses jalan alternatif tersebut berdampak langsung pada mobilitas warga. Sebagian masyarakat kini terpaksa memutar perjalanan hingga puluhan kilometer untuk menuju pusat Kecamatan Pudak maupun kecamatan sooko. Hal itu memicu kekhawatiran akan dampak ekonomi dan layanan darurat jika pergerakan tanah masih berlanjut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur masih melakukan pemantauan berkala terhadap pergerakan tanah dan kemungkinan retakan susulan. Pemerintah desa juga telah menyiapkan rencana antisipatif untuk perlindungan permukiman dan pembukaan kembali akses bila memungkinkan. (Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditengah Sorotan Publik, Disbudpar Magetan Klaim Kunjungan Wisatawan di Telaga Sarangan Meningkat

    Ditengah Sorotan Publik, Disbudpar Magetan Klaim Kunjungan Wisatawan di Telaga Sarangan Meningkat

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ditengah sorotan publik beberapa waktu ini, Telaga Sarangan kembali menegaskan posisinya sebagai ikon wisata Kabupaten Magetan. Sepanjang 2025, jumlah wisatawan yang datang ke destinasi andalan di lereng Gunung Lawu itu mencapai 1.094.668 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 14 ribu pengunjung dibanding capaian 2024 yang berada di angka 1.080.666 wisatawan. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

    Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tidak banyak yang menyangka, Stasiun Magetan yang dahulu bernama Stasiun Barat kini menjelma menjadi simpul penting transportasi kereta api di jalur selatan Jawa. Terletak di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, stasiun ini bukan sekadar titik pemberhentian melainkan bagian strategis dari mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional. Pada tahun 2025, jumlah penumpang […]

    Bagikan
  • Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

    Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Di tengah berkembangnya tren kuliner modern saat ini, Mahasiswa Kelas 5C Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun mampu menghadirkan sebuah gagasan inovatif melalui produk Kong’s Dimsum. Inovasi ini lahir dari proyek mata kuliah Manajemen Inovasi dan Kreativitas dengan dosen pengampu mata kuliah bapak Hendra Setiawan, S.E., M.M. yang mendorong […]

    Bagikan
  • Macet Parah Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi, Lebih dari 4 Jam Kendaraan Tak Bergerak

    Macet Parah Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi, Lebih dari 4 Jam Kendaraan Tak Bergerak

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Banyuwangi – Kondisi kemacetan parah terjadi Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi sejak Jum’at (29/08/2025) dini hari. Kemacetan kendaraan diperkirakan hingga belasan kilometer. Kemacetan dari arah Situbondo ke Banyuwangi maupun sebaliknya. Ikhsan, salah satu pengguna jalan mengaku terjebak macet di wilayah Desa Bajulmati Kecamatan Galekan Kabupaten Banyuwangi sejak pukul 02.00 WIB. Dirinya tengah menuju […]

    Bagikan
  • Semarak Hari Kartini, Flashmob Karyawan PT KAI dan Bagi Buket Bumbu Ke Penumpang KA

    Semarak Hari Kartini, Flashmob Karyawan PT KAI dan Bagi Buket Bumbu Ke Penumpang KA

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2025, suasana berbeda tampak di Stasiun Madiun. Para karyawan PT KAI Daop 7 Madiun tampil anggun dengan mengenakan pakaian adat tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap sosok R.A. Kartini, pahlawan emansipasi perempuan Indonesia, […]

    Bagikan
  • Absen 162 Hari, Bintara Polres Ponorogo Dipecat Tidak Hormat

    Absen 162 Hari, Bintara Polres Ponorogo Dipecat Tidak Hormat

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang anggota Polres Ponorogo, BT, resmi diberhentikan secara tidak hormat dari institusi kepolisian setelah terbukti melakukan pelanggaran berat berupa desersi atau meninggalkan tugas dinas tanpa izin selama lebih dari lima bulan. Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap bintara berpangkat Brigadir Polisi itu digelar di halaman Mapolres Ponorogo, Kamis (15/5/2025). […]

    Bagikan
expand_less