Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Tanah Gerak Putus Akses Kecamatan Pudak–Sooko, Dua Rumah Terancam

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 293
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi tanah retak dipantau oleh BPBD Jawa Timur dan aparat desa, Foto: Pusdalop BPBD Ponorogo

Sinergia | Ponorogo – Pergerakan tanah di Desa Bareng, Kecamatan Pudak, Ponorogo, Jawa Timur, memutus total akses jalan alternatif yang menjadi penghubung antar Kecamatan Pudak dan Sooko. Fenomena geologi ini juga menimbulkan retakan besar yang kini mengancam dua rumah warga yang berada di kawasan terdampak.

Tanah gerak tersebut telah terpantau dan tanda-tandanya bahkan sudah mulai muncul sekitar dua minggu sebelumnya. Patahan tanah berukuran besar terbentuk dengan kedalaman kurang lebih 2 meter dan memanjang hingga 40 meter. Dampaknya merusak area perkebunan milik warga dan memutus jalur strategis penghubung kecamatan.

Rumah yang sangat dekat dengan garis retakan, yakni milik pasutri Sarmin (60) dan Katijem (55) yang berjarak 5 meter dari retakan. Kini berada dalam ancaman kerusakan lanjutan. Mereka memilih tetap bertahan meski telah mendapatkan imbauan untuk mengungsi sementara.

“Berat sekali kalau harus pindah. Ini sudah rumah dari lama,”Katijem, pemilik rumah terdampak.

Kepala Desa Bareng, Yahudi, membenarkan adanya pergerakan tanah yang terus diamati oleh BPBD Jawa Timur dan aparat desa. Ia mengaku telah mengimbau warga yang paling dekat dengan retakan untuk mengosongkan rumahnya demi keamanan.

“Kami bersama BPBD Ponorogo dan BPBD Jatim sudah melakukan pemantauan. Dua rumah terdekat sudah kami minta dikosongkan sementara,” ujarnya.

Terputusnya akses jalan alternatif tersebut berdampak langsung pada mobilitas warga. Sebagian masyarakat kini terpaksa memutar perjalanan hingga puluhan kilometer untuk menuju pusat Kecamatan Pudak maupun kecamatan sooko. Hal itu memicu kekhawatiran akan dampak ekonomi dan layanan darurat jika pergerakan tanah masih berlanjut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur masih melakukan pemantauan berkala terhadap pergerakan tanah dan kemungkinan retakan susulan. Pemerintah desa juga telah menyiapkan rencana antisipatif untuk perlindungan permukiman dan pembukaan kembali akses bila memungkinkan. (Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berapa UMK Kota Madiun 2026 ? Disnaker : Belum Ada Pembahasan

    Berapa UMK Kota Madiun 2026 ? Disnaker : Belum Ada Pembahasan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pembahasan terkait penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Madiun untuk tahun 2026 belum memasuki proses resmi. Kepala Disnaker Koperasi, Usaha Mikro (KUM) Kota Madiun, Agus Siswanta, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima undangan rapat dari Dewan Pengupahan. “Belum masuk pembahasan. Masih sebatas komunikasi informal antar-pemangku kepentingan,” ujarnya pada Jumat […]

    Bagikan
  • Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 80 di Jiwan Madiun, Berdoa Agar Pemimpin Amanah Tanpa Cela

    Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 80 di Jiwan Madiun, Berdoa Agar Pemimpin Amanah Tanpa Cela

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80, berlangsung cukup meriah di lapangan Desa Jiwan Kec Jiwan, Kab Madiun, Minggu (17/08/2025). Usai acara kegiatan diselingi beberapa suguhan menarik seperti drama kolosal. Seperti diketahui, upacara peringatan hari Kemerdekaan RI randown acara tersusun sangat detail. Salah satu cukup krusial adalah pembacaan doa. Petugas pembaca […]

    Bagikan
  • Tingkatkan Produksi Padi, Pemkab Madiun Minta Bantuan Alsintan ke Pemerintah Pusat

    Tingkatkan Produksi Padi, Pemkab Madiun Minta Bantuan Alsintan ke Pemerintah Pusat

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan panen raya padi bulan April ini mencapai luas 15 ribu hektar. Kegiatan panen raya digelar di area persawahan Desa Banjarsari, Kecamatan Madiun, Senin (07/04/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama jajaran Forkopimda. Hari Wuryanto mengatakan, panen kali ini menunjukkan hasil memuaskan. Meski masih […]

    Bagikan
  • Hujan Lebat Picu 10 Titik Longsor di Poncol Magetan, Sejumlah Rumah Rusak

    Hujan Lebat Picu 10 Titik Longsor di Poncol Magetan, Sejumlah Rumah Rusak

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur wilayah Kecamatan Poncol selama lebih dari tiga jam pada Senin (9/3/2026) memicu bencana tanah longsor di sejumlah lokasi. Sedikitnya 10 titik longsor dilaporkan, sembilan di antaranya berada di Desa Plangkrongan, dan satu titik lainnya di Desa Genilangit. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian […]

    Bagikan
  • Emil Dardak : Iuran Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Wali Murid

    Emil Dardak : Iuran Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Wali Murid

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, menegaskan bahwa iuran komite sekolah tidak boleh berubah menjadi pungutan wajib yang justru membebani keluarga siswa. Pernyataan itu disampaikan Emil saat menghadiri kegiatan di Magetan, Senin (25/08/2025). Emil menilai, persoalan utama bukan pada keberadaan iuran komite, melainkan perasaan sebagian orang tua yang merasa tersisih […]

    Bagikan
  • Gerombolan Pembalak Liar Babat 11 Gelondong Jati Hutan Mruwak

    Gerombolan Pembalak Liar Babat 11 Gelondong Jati Hutan Mruwak

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Belasan pembalak liar menyatroni hutan jati di petak 42 A, RPH Mruwak, BKPH Brumbun Kec. Dagangan. Aksi kawanan terorganisir ini berhasil digagalkan tim Polhut KPH Madiun, Jumat ( 14/02/2025) menjelang petang. ADM Perhutani KPH Madiun, Panca Sihite mengatakan semua pelaku termasuk sopir yang membawa kayu jati berhasil kabur. “Kita amankan […]

    Bagikan
expand_less