Berita Terkini
Trending Tags

Pamit Menyusul Ibunya, Gadis 15 Tahun Hilang di Hutan Jati

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
  • visibility 97
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Keluarga sedang menunjukan foto gadis yang hilang di hutan jati, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Seorang remaja perempuan bernama Ilut Apriliani (15) dilaporkan hilang di kawasan hutan jati Desa Lembeyan Wetan, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sejak Jumat sore (09/05/2025). Hingga Sabtu siang (10/05/2025), proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Ilut, warga Dusun Tegal Rejo RT 02 RW 04, terakhir terlihat berjalan seorang diri menuju hutan untuk menyusul ibunya yang sedang memanen kunyit. Namun, hingga malam harinya, ia tak kunjung kembali ke rumah.

Menurut keterangan sang nenek, Painem (63), Ilut awalnya pulang lebih dulu dari hutan sekitar pukul 12.00 WIB bersama ayah dan adik bungsunya. Setelah makan siang, ia sempat berpamitan kepada ayahnya untuk kembali ke hutan.

“Dia bilang ke bapaknya, ‘Pak, saya mau nyusul mbok e sama mama’. Tapi ternyata tidak pernah sampai ke sana,” ungkap Painem dengan mata berkaca-kaca.

Sang nenek pun ikut menyusuri hutan di tengah hujan deras sambil memanggil-manggil nama cucunya. Salah satu warga sempat melihat Ilut berjalan ke arah hutan pada Jumat siang. Namun setelah itu, tak seorang pun mengetahui arah pasti yang dituju oleh remaja tersebut.

“Saya panik, Mas. Sudah bolak-balik cari sambil teriak-teriak, tapi tidak ada jawaban. Sekarang saya hanya bisa berdoa agar dia cepat ketemu dalam keadaan selamat,” tambah Painem.

Kapolsek Lembeyan, AKP Sunarto, membenarkan adanya laporan orang hilang dan menyatakan bahwa pencarian telah dilakukan sejak Jumat sore.

“Kami kerahkan lebih dari 70 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga setempat. Pencarian sudah menjangkau radius lima kilometer dari titik awal, tapi korban belum ditemukan,” jelas AKP Sunarto.

Pencarian sempat terkendala hujan deras dan medan hutan yang rapat oleh pohon jati dan semak belukar. Kendati demikian, operasi pencarian tetap dilanjutkan pada Sabtu pagi. Kapolsek menegaskan bahwa pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan. Ia juga mengajak masyarakat untuk membantu serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mohon doa dari masyarakat agar Ilut bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat. Tim di lapangan terus bekerja secara maksimal,” pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebutuhan PJU di Kabupaten Madiun Masih Kurang Ribuan, Baru 8.100 Titik Terpasang

    Kebutuhan PJU di Kabupaten Madiun Masih Kurang Ribuan, Baru 8.100 Titik Terpasang

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Madiun hingga kini belum sepenuhnya terpenuhi. Dari total kebutuhan sekitar 10 ribu titik alat penerangan jalan (APJ), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun baru mampu memasang sekitar 8.100 titik. Kepala Seksi Prasarana Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun, Devie Anggara, membenarkan masih adanya kekurangan tersebut. Ia […]

    Bagikan
  • Komisi B DPRD Magetan Sidak Lokasi Pasar Hewan Pahingan, Warga Terancam Tergusur

    Komisi B DPRD Magetan Sidak Lokasi Pasar Hewan Pahingan, Warga Terancam Tergusur

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi Pasar Hewan Pahingan Maospati, Selasa (27/05/2025), menyusul aduan warga terkait rencana relokasi pasar ke lahan baru di belakang Puskesmas Maospati. Sidak ini mengungkap sederet persoalan, mulai penolakan sebagian warga, hingga potensi dampak lingkungan di area fasilitas publik. Langkah relokasi […]

    Bagikan
  • Rapat Paripurna Nota Penjelasan Wali Kota Madiun terhadap 4 Raperda Tahap II Tahun 2025

    Rapat Paripurna Nota Penjelasan Wali Kota Madiun terhadap 4 Raperda Tahap II Tahun 2025

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun menggelar rapat paripurna pada Senin (16/06/2025) dengan agenda penyampaian nota penjelasan Wali Kota Madiun atas empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Madiun tahap kedua tahun 2025. Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya serta dihadiri langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi. Dalam kesempatan ini, […]

    Bagikan
  • Mahasiswa Ngawi Gelar Aksi Damai “Ngawi In Solidarity” di Kantor DPRD

    Mahasiswa Ngawi Gelar Aksi Damai “Ngawi In Solidarity” di Kantor DPRD

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam PC PMII Ngawi serta Aliansi BEM Ngawi turun ke jalan, Senin (01/09/2025) pagi. Mereka menggelar aksi damai bertajuk Ngawi In Solidarity di depan Kantor DPRD Kabupaten Ngawi, Jalan Jaksa Agung Suprapto. Aksi ini dipimpin langsung oleh Ketua Aliansi BEM Ngawi, Erliana Puspitasari, bersama Ketua PC PMII […]

    Bagikan
  • Jelang Idul Fitri 2026, Pertamina Tambah Kuota Elpiji 3 Kg di Ponorogo

    Jelang Idul Fitri 2026, Pertamina Tambah Kuota Elpiji 3 Kg di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan elpiji bersubsidi di masyarakat terus mengalami peningkatan. Untuk menjaga ketersediaan serta stabilitas pasokan, PT Pertamina menambah kuota elpiji 3 kilogram di Kabupaten Ponorogo hingga puluhan ribu tabung. Penambahan ini dilakukan seiring meningkatnya aktivitas rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang membutuhkan elpiji lebih banyak dibandingkan […]

    Bagikan
  • Kemarau Basah Ancam Petani Tembakau, Masa Tanam Mundur Hingga Juli

    Kemarau Basah Ancam Petani Tembakau, Masa Tanam Mundur Hingga Juli

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Musim kemarau tahun ini tak sepenuhnya membawa angin segar bagi petani tembakau di Kabupaten Madiun. Fenomena cuaca tak lazim yang dikenal sebagai kemarau basah menjadi kekhawatiran tersendiri. Hal itu mengingat curah hujan masih terpantau tinggi di tengah musim yang semestinya kering. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi ini […]

    Bagikan
expand_less