Berita Terkini
Trending Tags

Harga Tomat dan Cabai di Kare Pulih Jelang Nataru, Petani Siap Pasok Pasar

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 66
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani Desa Kare merawat tanaman Hortikultura, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun – Harga sejumlah komoditas hortikultura di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, kembali merangkak naik setelah sempat jatuh dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan ini membuat petani lebih optimistis memasok kebutuhan pasar menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Salah satu titik produksi berada di lahan seluas sekitar setengah hektare milik BUMDes Desa Kare. Komoditas utama yang tengah dipanen antara lain tomat dan cabai merah besar.

Arik Krianto, pengelola hortikultura BUMDes Kare, mengatakan harga tomat kini berada di kisaran Rp. 5.000–Rp. 7.000 per kilogram. Padahal sebelumnya harga hanya berkisar Rp. 2.000. Sementara cabai merah besar tembus Rp. 25.000 per kilogram, melampaui target internal BUMDes yang hanya Rp. 20.000.

“Panen keempat ini sudah melebihi target. Harga juga tiga kali lipat dari sebelumnya,” kata Arik pada Selasa (2/12/2025).

Menurutnya, seluruh komoditas hortikultura di Kare, termasuk bawang merah, daun bawang, dan sayuran lain siap disuplai ke pasar selama periode Nataru.

Meski harga membaik, tantangan lain justru datang dari cuaca ekstrem dan serangan hama. Intensitas hujan yang tinggi membuat risiko gagal panen meningkat, terutama akibat hama layu fusarium, lalat buah, hingga belalang. “Kami memperketat penggunaan pestisida dan insektisida untuk menjaga produktivitas,” terangnya.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kare, Agung Setiyo Nugroho, menyebut produksi hortikultura di Kare sepanjang 2025 menunjukkan kenaikan signifikan, baik dari sisi keragaman komoditas maupun luas lahan. Namun cuaca tetap menjadi variabel paling berpengaruh.

“Cuaca ekstrem ini berdampak pada produktivitas. Untuk tomat, dari 3.800 tanaman, kami targetkan bisa menghasilkan delapan ton. Sedangkan cabai ditargetkan empat ton dalam satu kawasan,” kata Agung.

Selain tomat dan cabai, pengembangan komoditas lain seperti bawang merah, kentang, bawang prei, dan wortel juga terus meluas di Kecamatan Kare. Petani berharap momentum kenaikan harga jelang akhir tahun dapat menutup kerugian akibat anjloknya harga beberapa waktu lalu.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Minta Warga Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

    Pemkot Madiun Minta Warga Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Madiun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir hingga angin kencang. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat sebelum petugas datang ke lokasi bencana. “Macam-macam bencana bisa terjadi, mulai dari angin, kebakaran, genangan, sampai ular. Maka masyarakat harus tahu cara […]

    Bagikan
  • Dikbud Belum Terima Juklak Juknis Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

    Dikbud Belum Terima Juklak Juknis Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun dalam Hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan belum ada persiapan khusus terkait Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). meski per hari ini Senin (06/01/2025) pemerintah pusat telah melakukan kick off MBG secara serentak, dengan menyasar 3,2 juta peserta didik baik PAUD, SD, SMP dan SMA. Saat ditemui diruanganya, Sekretaris […]

    Bagikan
  • Proses PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB Kembali Berjalan, Masih Terkendala Administrasi

    Proses PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB Kembali Berjalan, Masih Terkendala Administrasi

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi PKB, Nur Wakhid atau Gus Wahid, kembali menunjukkan perkembangan setelah sebelumnya sempat terhenti. Surat permohonan PAW dari DPC PKB kembali masuk ke Sekretariat DPRD Magetan dan mulai dibahas pimpinan dewan pada Rabu (18/2/2026). Sekretaris DPRD Magetan, Endang Ambarwati, membenarkan bahwa […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bagikan Seragam Sekolah Kepada 4.945 Siswa SD-SMP Negeri/Swasta

    Pemkot Madiun Bagikan Seragam Sekolah Kepada 4.945 Siswa SD-SMP Negeri/Swasta

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pendidikan membagikan seragam sekolah gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) maupun siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik Negeri dan Swasta. Pembagian seragam lengkap dengan atributnya ini secara simbolis diserahkan Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun kepada perwakilan siswa di halaman […]

    Bagikan
  • BPBD Gandeng FPRB Mitigasi Potensi Bencana Kemarau Basah dan Perkuat Sinergi Pentahelix

    BPBD Gandeng FPRB Mitigasi Potensi Bencana Kemarau Basah dan Perkuat Sinergi Pentahelix

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menggelar Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) sebagai bagian dari upaya memperkuat mitigasi bencana di wilayah setempat. Kegiatan berlangsung di Gedung Eka Kapti, Kabupaten Madiun, Jumat (23/05/2025). Forum bertema “Penguatan Mitigasi Bencana Untuk Ketangguhan Yang Bersahaja” itu dihadiri oleh berbagai unsur pentahelix, yang meliputi […]

    Bagikan
  • Warga Lapor Dinsos Pencairan Bansos Diblokir, Diduga Terlibat Judi Online

    Warga Lapor Dinsos Pencairan Bansos Diblokir, Diduga Terlibat Judi Online

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sejumlah warga Kabupaten Ngawi mendadak tidak dapat mencairkan dana bantuan sosial (Bansos) yang rutin mereka terima. Setelah penelusuran oleh Dinas Sosial (Dinsos) setempat, diketahui sebagian dari penerima bantuan terindikasi terlibat dalam aktivitas judi online. Akibatnya, data mereka secara otomatis diblokir oleh sistem Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Fenomena ini muncul dalam beberapa […]

    Bagikan
expand_less